Ini 3 Program Prioritas Pemerintah untuk Bangun Infrastruktur

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 21:57 WIB
Ini 3 Program Prioritas Pemerintah untuk Bangun Infrastruktur
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (7/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah gencar melakukan pembangunan guna meningkatkan daya saing nasional dan mengurangi disparitas pembangunan antar wilayah di Indonesia.

"Penyelesaian infrastruktur kita sudah 'rock and roll' tapi ternyata orang lain cepat, coba kita lihat walaupun di beberapa konferensi seperti Asian Summit kepala negara gandengan tangan tapi semua bersaing untuk menarik investasi," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, pada acara jumpa pers capaian 2 tahun kinerja Kementerian PUPR, di Jakarta, Jumat (7/10/2016).

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan PUPR menyentuh 3 program prioritas yakni konektivitas, kedaulatan pangan dan ketahanan air, serta perumahan dan permukiman. Pembangunannya diintegrasikan melalui 35 Wilayah Pengembangan Strategis.

Program konektivitas sesuai rencana strategis (Renstra), 2015-2019 untuk jalan tol ditargetkan bertambah 1.000 kilometer, penyelesaian pembangunan jalan Trans-Papua, jalan perbatasan dan 7 pos lintas batas negara di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua dan Nusa Tenggara Timur. Pembangunan jembatan bentang panjang seperti Jembatan Teluk Kendari, Jembatan Holtekamp, dan Jembatan Pulau Balang II.

Sementara itu juga akan dibangun sebanyak 49 bendungan baru dan penyelesaian 16 bendungan yang belum rampung di tahun 2014, sehingga menjadi total 65 bendungan.

Dibidang perumahan dan permukiman, program satu juta rumah, pembangunan sistem penyediaan air minum, sanitasi dan air limbah.

Pembangunan infrastruktur PUPR yang menjadi prioritas pemerintah tentu membutuhkan insinyur profesional.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Hermanto Dardak ditempat terpisah mengatakan PII siap mendukung program pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, dengan menyiapkan Insinyur yang profesional.

Dijelaskannya ada dua tantangan utama dalam meningkatkan profesionalisme insinyur, yaitu dilihat dari segi kuantitas dan segi kualitas.

Dari segi kuantitas, ia mengatakan peminat pelajar untuk menjadi sarjana teknik semakin sedikit. “Jumlah mahasiswa teknik hanya 15 persen dari keseluruhan jumlah mahasiswa yang ada di Indonesia. Sementara di malaysia 25 persen dan China 38 persen,” ujarnya.

Untuk itu ia mengaku tengah merancang program untuk mempromosikan program studi teknik untuk menumbuhkan minat pelajar menjadi mahasiswa teknik.

Sementara dari segi kualitas, ia mengaku saat ini tengah menyiapkan program pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Dalam program tersebut nantinya, lulusan insinyur yang baru akan dipersyaratkan untuk magang selama dua tahun agar bisa terdaftar dan diakui sebagai insinyur untuk praktek sebagai profesional. “Sudah ada penandatangan antara Kemenristek dan Kementerian PUPR untuk masalah magang. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan Kementerian Perindustrian,” ujarnya.

Setelah melalui proses magang tersebut, ia juga menyiapkan uji kompetensi kepada setiap lulusan insinyur tersebut sehingga diharapkan setiap insinyur yang telah terdaftar dan memperoleh sertifikasi dari PII dapat terus dibina untuk meningkatkan kualitas profesinya.

Sementara untuk insinyur yang sudah berpengalaman di dunia kerja akan didata oleh PII untuk mendapatkan pengakuan tingkat profesionalisme berdasarkan pengalaman yang dimilikinya. “Untuk mereka yang sudah bekerja akan kami data dengan meminta mereka untuk mengisi pengalaman kerja atau kita sebut rekognisi pembelajaran lampau, nanti kita setarakan, apakah masuk insinyur, insinyur madya atau insinyur profesional,” terangnya.

Diharapkan dengan sertifikasi tersebut, nantinya para insinyur di Indonesia juga mampu bersaing di tingkat internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basuki Optimis Pembangunan Jalan Tol 1.000 Kilometer Tercapai

Basuki Optimis Pembangunan Jalan Tol 1.000 Kilometer Tercapai

Bisnis | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 21:52 WIB

Ketersediaan Infrastruktur Buruk, Daya Saing Indonesia Turun

Ketersediaan Infrastruktur Buruk, Daya Saing Indonesia Turun

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 21:07 WIB

Menhub Pindah Pembangunan KA dari Kalteng ke Kaltim

Menhub Pindah Pembangunan KA dari Kalteng ke Kaltim

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:38 WIB

Percepat Pembebasan Lahan, Penyerapan Anggaran PUPR Naik

Percepat Pembebasan Lahan, Penyerapan Anggaran PUPR Naik

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 18:31 WIB

Menteri Basuki Menerima Penghargaan Adi Karsa Utama dari ITERA

Menteri Basuki Menerima Penghargaan Adi Karsa Utama dari ITERA

Press Release | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 18:18 WIB

Jalan Amblas di Jalan Utama Bandung-Cirebon Sudah Dapat Dilewati

Jalan Amblas di Jalan Utama Bandung-Cirebon Sudah Dapat Dilewati

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:49 WIB

SPAM Banjarbakula akan Suplai Air Baku ke PDAM Bandarmasih

SPAM Banjarbakula akan Suplai Air Baku ke PDAM Bandarmasih

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:36 WIB

Pembangunan Jembatan Basirih Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini

Pembangunan Jembatan Basirih Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:29 WIB

Menteri PUPR Berjanji Bangun Jembatan Pulau Laut

Menteri PUPR Berjanji Bangun Jembatan Pulau Laut

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 17:22 WIB

Daya Saing Infrastruktur Indonesia Tahun Ini Peringkat 41 Dunia

Daya Saing Infrastruktur Indonesia Tahun Ini Peringkat 41 Dunia

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 17:15 WIB

Terkini

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:59 WIB

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Batam | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

News | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:50 WIB

×