Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Waskita Beton Precast Raih Kontrak Baru Rp7,45 Triliun

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:52 WIB
Waskita Beton Precast Raih Kontrak Baru Rp7,45 Triliun
PT Waskita Beton Precast Tbk. [bumn.go.id]

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengantongi perolehan kontrak baru senilai Rp 7,45 triliun per akhir September 2016. Dengan pencapaian tersebut, anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini sudah berhasil memenuhi 93,38 persen dari target perolehan kontrak tahun ini yang mencapai Rp8 triliun.

Informasi tersebut tertuang dalam keterangan resmi Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Selasa (11/10/2016).

Mayoritas proyek yang diperoleh perseroan terdiri dari proyek jalan tol. Beberapa proyek tol yang didapat adalah jalan tol Cimanggis-Cibitung, jalan tol Pasuruan-Probolinggo, jalan tol Pemalang-Batang dan jalan tol Batang-Semarang. Kemudian, proyek tol yang sedang dikerjakan adalah jalan tol Pejagan-Pemalang, jalan tol di atas laut Tanjung Benoa, jalan tol Gempol-Pasuruan dan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

"Sementara itu, dari sisi kinerja keuangan, sampai Agustus 2016, WSBP baru mengantongi pendapatan sebesar Rp2,5 triliun. Nilai itu baru sekitar 51,02 persen dari target pendapatan tahun ini yang sebesar Rp4,9 triliun. Sedangkan, laba bersih diperoleh sebesar Rp312 miliar dari target Rp620 miliar," kata Hans.

Adapun PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mulai melakukan pembangunan pabrik bahan baku obat atau Active Pharmaceutical Ingredient (API). Sebelumnya KAEF telah membangun pabrik bahan baku garam farmasi Tahap I yang saat ini sudah selesai 100 persen pembangunannya dan akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua di tahun ini juga dengan kapasitas yang lebih besar.

Keterangan resmi KAEF menyebutkan bahwa pembangunan pabrik bahan baku obat atau Active Pharmaceutical Ingredient (API) ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama dengan pembentukan Joint Venture (JV) Company antara KAEF dengan PT Sungwun Pharmacopia Indonesia, perwakilan dari Sungwun Pharmacopia Co. Ltd dari Korea Selatan. Pabrik ini dibangun sesuai dengan standar Good Manu-facturing Practice (GMP) dan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kimia Farma Mulai Bangun Pabrik Bahan Baku Obat

Kimia Farma Mulai Bangun Pabrik Bahan Baku Obat

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:43 WIB

Merger Perbankan Italia Stimulus Penguatan Saham Eropa

Merger Perbankan Italia Stimulus Penguatan Saham Eropa

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 13:37 WIB

Matahari Putra Prima Geber Ekspansi di Kuartal IV 2016

Matahari Putra Prima Geber Ekspansi di Kuartal IV 2016

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 17:53 WIB

DOID Tawarkan Obligasi Global Bond Senilai 500 Juta Dolar AS

DOID Tawarkan Obligasi Global Bond Senilai 500 Juta Dolar AS

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 17:43 WIB

Kawasan Industri Jababeka Rilis Obligasi Rp2,45  Triliun.

Kawasan Industri Jababeka Rilis Obligasi Rp2,45 Triliun.

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 14:01 WIB

Saham AS Melembah Akibat Data Nonfarm Dibawah Estimasi

Saham AS Melembah Akibat Data Nonfarm Dibawah Estimasi

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 13:49 WIB

Sido Muncul Makin Gencar Ekspansi Bisnis ke Indonesia Timur

Sido Muncul Makin Gencar Ekspansi Bisnis ke Indonesia Timur

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:21 WIB

Pasar Saham Eropa Berakhir Melemah

Pasar Saham Eropa Berakhir Melemah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 12:50 WIB

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Saham PGN Dinilai Paling Likuid Oleh BEI

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 16:07 WIB

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:26 WIB

Terkini

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:27 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:18 WIB

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:09 WIB