Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun

Adhitya Himawan

Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:50 WIB
PLTU Cilacap Ekspansi Senilai Rp18 Triliun Mulai Dibangun
PLTU di Muara Karang, Jakarta. [Antara/Muhammad Adimaja]

PT Sumber Segara Primadaya (S2P) mulai melakukan konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi berkapasitas daya 1x1.000 MW dengan nilai investasi Rp18 triliun.

Manajer Senior Humas PLN Agung Murdifi di Jakarta, Rabu (12/10/2016) mengatakan, PLTU, yang merupakan bagian program 35.000 MW, direncanakan beroperasi pada 2019.

"PLTU ini nantinya akan semakin memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali," katanya.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) PLTU yang terletak di tiga desa yaitu Karangkandri, Menganti dan Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan luas 26 hektare, dilakukan pada Rabu ini (12/10/2016).

S2P merupakan pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP) yang sahamnya dimiliki PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) sebesar 51 persen dan PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB), anak perusahaan PLN, menguasai 49 persen.

PLTU itu menggunakan teknologi "ultra supercritical boiler" yang selain dapat menghemat bahan bakar, juga memiliki efisiensi tinggi dan ramah lingkungan.

Kontrak jual beli listrik (power purchase agreemeent/PPA) ditandatangani pada 30 Oktober 2015 dengan penyelesaian keuangan (financing date) pada 19 September 2016.

Proyek akan beroperasi secara komersial 39 bulan sejak "financing date" atau akhir 2019.

Investasi proyek senilai 1,389 miliar dolar atau setara Rp18 triliun itu memperoleh pendanaan dari Bank Rakyat Indonesia, China Development Bank, dan Bank Of China.

Setelah beroperasi, PLTU Cilacap akan masuk ke jaringan 500 kV Jawa-Bali melalui Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Adipala dan diteruskan ke GITET Kesugihan.

Saat ini, kapasitas pembangkit di Jawa-Bali mencapai 33.824 MW per 2015.

Daya mampu pembangkit Jawa-Bali pada Oktober 2016 adalah 33.153 MW dengan beban puncak 24.000 MW. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

PLN Pastikan Listrik Pulau Moa Menyala 24 Jam

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 15:36 WIB

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Perkuat Listrik Jawa Timur, PLN Operasikan 7 Trafo Gardu Induk

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:28 WIB

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Tender PLTGU Jawa 1 Diminta Jadi Rujukan PLN di Proyek Pembangkit

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 16:14 WIB

12 Golongan Tarif  Listrik PLN Kembali Berubah

12 Golongan Tarif Listrik PLN Kembali Berubah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:30 WIB

Kalla Group Gandeng Toshiba Bangun PLTA di Tana Toraja

Kalla Group Gandeng Toshiba Bangun PLTA di Tana Toraja

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 00:41 WIB

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:55 WIB

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Politisi Nasdem Tak Setuju PT PJB Ikut Tender PLTGU Jawa I

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:48 WIB

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

PLN Diminta Transparan Dalam Proyek Tender Pembangkit Listrik

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:41 WIB

Batalkan Tender, PLN Dikritik Agar Lebih Transparan

Batalkan Tender, PLN Dikritik Agar Lebih Transparan

Bisnis | Jum'at, 23 September 2016 | 21:36 WIB

PLN Dapat Kredit Rp32 Triliun dari Tiga Bank BUMN

PLN Dapat Kredit Rp32 Triliun dari Tiga Bank BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 13:17 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×