Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kurtubi: Indonesia Butuh 240 Ribu MW untuk Jadi Negara Maju

Adhitya Himawan

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 16:05 WIB
Kurtubi: Indonesia Butuh 240 Ribu MW untuk Jadi Negara Maju
Presiden Joko Widodo didampingi Dirut PLN Sofyan Basir, Menteri BUMN Rini Sumarno meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan Gas (PLTDG) Pesanggaran, Bali, Sabtu (11/6). [Antara]

 Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi mengkritik pelaksanan program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW) di Indonesia masih banyak menemui hambatan. Padahal program itu sendiri jauh dari cukup untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia jika ingin menjadi negara industri maju.

"Seharunya bukan menambah  pembangkit listrik sebanyak 35 ribu MW. Kalau Indonesia mau jadi negara industri maju, yang dibutuhkan adalah tambahan pembangkit listrik 4 kali lipat dari itu, yaitu sebesar 240 ribu MW," kata Kurtubi  saat dihubungi Suara.com, Jumat (14/10/2016).

Kurtubi juga menyayangkan kebijakan tata kelola energi listrik di Indonesia masih banyak kekeliruan. Salah satunya adalah menempatkan opsi nuklir sebagai opsi terakhir sebagai sumber energi listrik. Padahal yang bisa menjawab kebutuhan pasokan listrik dalam jumlah besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia ialah nuklir. "Isu nuklir juga selalu menjadi isu kontroversi berkepanjangan. Ini salah satu tantangan yang harus dijawab oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar," ujar Kurtubi.

Politis Nasdem tersebut juga menyoroti implementasi program pembangkit listrik 35 ribu MW sendiri yang masih banyak persoalan di lapangan. "Semoga Jonan dan Arcandra bisa mengatasi persoalan ini agar tercapai sesuai jadwal. Waktu pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla tinggal 3,5 tahun lagi," tutup Kurtubi.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo, secara resmi meluncurkan Program 35.000 MW untuk Indonesia di pantai Samas, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/6/2015). Program terobosan di sektor ketenagalistrikan ini diluncurkan untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang selama ini berjalan. Program 35.000 MW ini merupakan salah satu program unggulan dalam rangka mencapai salah satu sasaran nawacita yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis khususnya kedaulatan energi.

Komitmen 35 ribu MW sendiri tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2015-2024 yang telah disahkan dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): 0074K/21/MEM/2015. Dalam RUPTL ini ada 109 proyek Program 35 ribu megawatt di seluruh Indonesia. Untuk 10 ribu MW ditangani langsung PLN sebanyak 35 proyek. Untuk 25 ribu MW mengundang partisipasi swasta sebanyak 74 proyek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Lantik Jonan dan Arcandra

Jokowi Lantik Jonan dan Arcandra

Foto | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 16:01 WIB

Nasdem Dukung Jokowi Lantik Jonan dan Arcandra, Tapi...

Nasdem Dukung Jokowi Lantik Jonan dan Arcandra, Tapi...

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:50 WIB

Nasdem Sindir Arcandra Tahar Diangkat Jadi Wamen ESDM

Nasdem Sindir Arcandra Tahar Diangkat Jadi Wamen ESDM

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:45 WIB

Ketua Komisi VII Gagal Paham Jonan Diangkat Jadi Menteri ESDM

Ketua Komisi VII Gagal Paham Jonan Diangkat Jadi Menteri ESDM

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:41 WIB

Cadangan Minyak Indonesia Anjlok Akibat Tata Kelola Buruk

Cadangan Minyak Indonesia Anjlok Akibat Tata Kelola Buruk

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:17 WIB

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Ini Tantangan Berat Sektor ESDM Buat Duet Jonan-Arcandra

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:01 WIB

Presiden Jokowi Sebut Jonan dan Arcandra Keras Kepala

Presiden Jokowi Sebut Jonan dan Arcandra Keras Kepala

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 14:41 WIB

Sempat Hilang, Jabatan Wamen ESDM Kembali Diisi Arcandra Tahar

Sempat Hilang, Jabatan Wamen ESDM Kembali Diisi Arcandra Tahar

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 14:02 WIB

Jokowi Lantik Ignasius Jonan Menjadi Menteri ESDM

Jokowi Lantik Ignasius Jonan Menjadi Menteri ESDM

News | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:46 WIB

Presiden Pertimbangkan Lagi Arcandra Sebagai Menteri ESDM

Presiden Pertimbangkan Lagi Arcandra Sebagai Menteri ESDM

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 23:16 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB