Array

Akuisisi PGE Oleh PLN Dinilai Belum Urgen

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 17 Oktober 2016 | 15:12 WIB
Akuisisi PGE Oleh PLN Dinilai Belum Urgen
Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak di Bogor, Jawa Barat, yang berkapsitas 180 Megawat. Fasilitas ini memperkuat sistem kelistrikan PLN Jawa-Bali (Antara/Adimaja).

Rencana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengakuisisi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak usaha PT Pertamina (Persero) di bisnis panas bumi dinilai belum mendesak. Sebab pengembangan energi panas bumi oleh PGE dinilai masih berkembang dengan baik.

"Ini sebetulnya topik yang sensitif. Saya tidak dalam kapasitas menilai rencana akuisisi itu benar atau salah. Tapi sepanjang yang saya tahu, pengembangan panas bumi sebagai sumber energi oleh PGE terus berlangsung. Seharusnya biarkan PGE tersebut terus memaksimalkan peranannya," kata Sanusi Satar, Wakil Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) saat dihubungi Suara.com, Senin (17/10/2016).

Sanusi menegaskan bahwa investasi pengembangan energi panas bumi menjadi sumber tenaga listrik tak bisa dilakukan sembarangan. Perusahaan yang hendak mengembangkan panas bumi haruskan memiliki kemampuan teknis serta pengalaman panjang di bidang panas bumi. Sementara selama ini PLN lebih banyak menggunakan batu bara sebagai sumber tenaga listrik.

"Simpelnya sih begini, lebih baik masing-masing mengurus domainnya sebagus mungkin," jelas Sanusi.

Ia mengaku tak paham mengapa ada dorongan PLN agar mengakuisisi sebagian saham PGE. "Saya tidak tahu, apakah ada kajian dari pemerintah (Kementerian BUMN, red) terlebih dahulu soal rencana ini atau tidak. Saya tidak tahu persis sebetulnya apa yang jadi dasar dari rencan tersebut," tutup Sanusi.

Sebagaimana diketahui,  Sofyan Basir, Direktur Utama PLN mengungkapkan, langkah akuisisi ini merupakan perintah dari Menteri BUMN Rini Soemarno.

Menurut Sofyan,  saat ini kapasitas listrik terpasang dari Energi Baru Terbarukan (EBT) hanya sekitar 1.600 Megawatt (MW). Padahal pemerintah tengah mengejar pengembangan listrik EBT dari panas bumi mencapai 7,2 Gigawatt (GW) hingga 2025 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI