Skema Holding Bisa Membuat BUMN Jadi Pemain Dunia

Adhitya Himawan

Senin, 24 Oktober 2016 | 06:33 WIB
Skema Holding Bisa Membuat BUMN Jadi Pemain Dunia
Gedung Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pembentukan holding Badan Usaha Milik Dunia (BUMN) menjadi sesuatu yang harus dilakukan karena bukan hanya menyangkut efiensi dan akumulasi modal, tapi agar BUMN Indonesia bisa bersaing di tingkat dunia. 

Hal itu disampaikan Fahmi Radhi, Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada. “Pasti holding BUMN nantinya bisa diarahkan agar memiliki keunggulan sehingga bisa bersaing menjadi pemain dunia, misal Pertamina jadi pemimpin holding energi maka pertamina harus menjadi pemain dunia,” ungkap Fahmi dalam keterangan tertulis, Minggu (23/10/2016).

Sebelumnya Komisi VI DPR memperingatkan Menteri BUMN Rini Soemarno untuk tidak gegabah membentuk enam holding BUMN tanpa persetujuan DPR. Bila holding BUMN tetap dilakukan, Komisi VI menjamin akan ada masalah besar yang muncul sebagai konsekuensinya.

Menteri BUMN memang kini sedang melakukan road map pembentukan super holding. Enam sektor holding yang sedang digarap adalah sektor migas, tambang, keuangan, jalan tol, perumahan serta konstruksi. Holding BUMN adalah integerasi BUMN dengan usaha sejenis, dimana BUMN yang paling kuat berpeluang menjadi pengelola.

Adapun tujuan lain dari holding tersebut, agar BUMN-BUMN yang kerap merugi bisa dikelola lebih profesional oleh BUMN yang kuat sehingga tidak melulu membebani keuangan negara atau APBN.
Meski demikian, kata Fahmi, pembentukan holding harus disertai konsep yang jelas, jangan sampai ada agenda lain yang memberikan keuntungan pihak-pihak tertentu.

Sedang prosesnya harus diawali dengan integrasi atau bisa juga merger antara BUMN sejenis. Baru terbentuk holding. Fahmi mengakui bahwa holding energi adalah yang paling siap diwujudkan, kemudian holding BUMN pangan dan perbankan.

Penunjukan holding bisa dilakukan dengan dua cara, bisa tujuk langsung misal menunjuk Pertamina karena pengalamannya, bisa juga membentuk perusahaan baru dimana Pertamina ada di bawahnya. “Namun penunjukan Pertamina bisa menjadi pilihan pertama karena Pertamina sudah dikenal sebagai national oil company yang mewakili Indonesia, “

Jika holding BUMN sudah terbentuk, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah perencanaan atau corporate planning, melakukan control dan pastinya koordinasi perusahaan-perusahaan yang di bawahnya.

Bagi Fahmi, pengakuan Menteri BUMN Rini Soemarno bahwa pembentukan holding akan meniru apa yang telah dilakukan di Malaysia dan Singapura bukan masalah. “Pasti tidak plek, apalagi karakteristik di sini berbeda dengan dua negara tersebut. Indonesia sudah terlalu banyak BUMN jadi agak lebih sulit. Namun upaya pembentukan holding menjadi satu kebutuhan mendesak bagi perbaikan BUMN,” ujar Fahmi.

Lalu siapa yang akan mengendalikan super holding-super holding tersebut? Jika di Singapura dan Malaysia di bawah Perdana Menteri (PM), di Indonesia cukup di bawah menteri BUMN. Bisa juga, menurut Fahmi akan Dirut dari Super Holding yang jabatannya bisa setingkat menteri.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Asman Natawijaya di Gedung DPR Jakarta, Kamis (20/10/2016), mengatakan bahwa hingga saat ini , Komisi VI DPR belum pernah diajak bicara tentang rencana pembentukan enam holding BUMN oleh Kementerian BUMN. Bahkan kabar soal holding hanya didapatkan Komisi VI dari pemberitaan media.

Seharusnya tutur Azam, rencana holding BUMN harus dibicarakan dengan Komisi VI yang membidangi BUMN. Apalagi, holding bisa mengubah komposisi saham di dalam perusahaan-perusahaan BUMN. Azam mengingatkan pentingnya pengawasan terkait pembentkan super holding BUMN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HIPMI Tuding PLN Hambat Pengusaha Lokal di Proyek 35 Ribu MW

HIPMI Tuding PLN Hambat Pengusaha Lokal di Proyek 35 Ribu MW

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 20:10 WIB

PT KCJ Operasikan Lokasi Hall Baru di Stasiun Bogor

PT KCJ Operasikan Lokasi Hall Baru di Stasiun Bogor

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:12 WIB

GMF Sepakati Kerjasama di Bidang Logistic & Bonded Services

GMF Sepakati Kerjasama di Bidang Logistic & Bonded Services

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 17:58 WIB

Jika RUU Migas Buntu, Pemerintah Didesak Terbitkan Perppu

Jika RUU Migas Buntu, Pemerintah Didesak Terbitkan Perppu

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:28 WIB

BRI dan Kemendikbud Resmikan Kartu Indonesia Pintar Plus

BRI dan Kemendikbud Resmikan Kartu Indonesia Pintar Plus

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 16:11 WIB

Bank CIMB Niaga Targetkan Bisa Kelola 10 Persen Dana Repatriasi

Bank CIMB Niaga Targetkan Bisa Kelola 10 Persen Dana Repatriasi

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:54 WIB

PT KAI Kasih Diskon 20 Persen Pembelian KA Komersial di PRI

PT KAI Kasih Diskon 20 Persen Pembelian KA Komersial di PRI

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 13:25 WIB

Ini Respon Pertamina Soal Dugaan SPBE Tak Ada Izin Beroperasi

Ini Respon Pertamina Soal Dugaan SPBE Tak Ada Izin Beroperasi

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 11:21 WIB

Bahas PMN BUMN, Komisi XI DPR Panggil Sri Mulyani

Bahas PMN BUMN, Komisi XI DPR Panggil Sri Mulyani

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 12:30 WIB

8 Ribu MW dari Program 35 Ribu MW  Dibangun di Jawa Tengah

8 Ribu MW dari Program 35 Ribu MW Dibangun di Jawa Tengah

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:23 WIB

Terkini

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

IHSG Jatuh ke Level 4.900, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 17:12 WIB

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Relativitas Albert Einstein: Mengubah Cara Manusia Memahami Ruang dan Waktu

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:00 WIB

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

IHSG Anjlok Parah Tembus Level 4.900, 624 Saham Luluh Lantak!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:57 WIB

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 16:52 WIB

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

MIND ID Tampilkan Peran Mineral bagi Kehidupan dalam Ajang Minerba Convex 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Berapa Harga Parfum The Body Shop White Musk? Cek 4 Variannya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 16:48 WIB

Jelang Diresmikan Prabowo 10 November, Perlinsos Digital Sudah Jangkau 17 Juta KK

Jelang Diresmikan Prabowo 10 November, Perlinsos Digital Sudah Jangkau 17 Juta KK

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:46 WIB

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Sinopsis Overacting, Film Komedi Thailand Terbaru Netflix Tayang 5 November

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:45 WIB

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 16:37 WIB

×