Judesa Siap Menjadi Jembatan Penghubung Antar Desa

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 24 Oktober 2016 | 08:10 WIB
Judesa Siap Menjadi Jembatan Penghubung Antar Desa
Salah satu jembatan penghubung antar desa di Indonesia. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penggunaan teknologi Jembatan Untuk Desa (Judesa) oleh pemerintah daerah untuk membuka keterisoliran desa-desa terpencil. Demikan disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga di Jakarta, Jumat (21/10/2016).

Menurutnya, warga di desa-desa terpencil yang dipisahkan sungai, masih kesulitan aksesnya.

Hal ini dikarenakan untuk membangun jembatan disamping masalah dana, pembangunannya juga dipengaruhi faktor topografi wilayah tersebut, misalnya kondisi daerah yang berada di lereng gunung tentunya akan membuat pengerjaan menjadi semakin kompleks, terutama dari segi penyediaan material.

Keunggulan dari Judesa yang merupakan hasil penelitian Balitbang, Kementerian PUPR diantaranya adalah fungsi dan kemampuannya yang sangat cocok diterapkan di perdesaan, yaitu fleksibel dan ekonomis.

“Material Judesa merupakan hasil pre pabrikasi yang dapat disiapkan terlebih dahulu sebelum dikirim ke lokasi, sehingga membuat waktu pengerjaan jembatan lebih cepat. Sistem jembatan yang modular juga menambah kemudahan pembangunan dengan swadaya masyarakat,”tambah Danis.

Disamping itu, cara pembangunannya dilakukan satu arah atau dari satu sisi sungai sehingga cocok untuk membuka jalur perintis dan mengurangi pengangkutan material menyeberangi sungai.

Beberapa komponen jembatan juga didisain sedemikian rupa sehingga mengurangi biaya material struktur jembatan seperti penggunaan tiang tunggal.

Pada tahun lalu, Kementerian PUPR telah meresmikan Judesa pertama yakni di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tepatnya jembatan tersebut menghubungkan dua desa, yaitu Desa Cihawuk dan Desa Cibeureum.

Jembatan tersebut mempunyai panjang bentang 42 meter dan lebar 1,80 meter untuk dilalui pejalan kaki dan sepeda motor.

Besarnya biaya yang digunakan sebesar Rp 370 juta dan dibangun melibatkan masyarakat selama 2 bulan.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Cihawuk, Yaya saat peresmian menyambut gembira bantuan pembangunan jembatan dari pemerintah pusat itu.

Jauh sebelum jembatan itu dibangun, tambahnya masyarakat di desanya hanya menggunakan jembatan bambu yang berkali-kali ambruk diterjang arus sungai.

“Dulu hanya ada jembatan bambu yang panjangnya cuma delapan meter dan lebarnya setengah meter. Namun, jika sungai meluap, jembatan itu ambruk, sehingga akses terputus,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Infrastruktur Adalah Hal Fundamental dalam Persaingan

Jokowi: Infrastruktur Adalah Hal Fundamental dalam Persaingan

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 19:47 WIB

Bulan Depan Warga Semarang Bisa Nikmati Rumah Perpustakaan Apung

Bulan Depan Warga Semarang Bisa Nikmati Rumah Perpustakaan Apung

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 16:56 WIB

Pemerintah Susun Masterplan Infrastruktur di Tiga Objek Wisata

Pemerintah Susun Masterplan Infrastruktur di Tiga Objek Wisata

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 13:55 WIB

Pembangunan Jembatan Apung di Cilacap Sudah 85 Persen

Pembangunan Jembatan Apung di Cilacap Sudah 85 Persen

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 13:35 WIB

Ini Tiga Instrumen Penting untuk Bangun Perkotaan

Ini Tiga Instrumen Penting untuk Bangun Perkotaan

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 13:18 WIB

Konsorsium Jasa Marga Menang Tender Jalan Tol Jakarta-Cikampek II

Konsorsium Jasa Marga Menang Tender Jalan Tol Jakarta-Cikampek II

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:35 WIB

Pembangunan 285 Rumah RISHA di NTT Telah Mencapai 82 Persen

Pembangunan 285 Rumah RISHA di NTT Telah Mencapai 82 Persen

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:31 WIB

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Terganjal Pembebasan Lahan

Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Terganjal Pembebasan Lahan

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 18:45 WIB

Dana Pensiun Didorong untuk Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur

Dana Pensiun Didorong untuk Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 16:31 WIB

Pameran Indonesia di UN Habitat III Ekuador Ramai Pengunjung

Pameran Indonesia di UN Habitat III Ekuador Ramai Pengunjung

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 14:16 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB