Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

UI Rintis Pusat Riset Terpadu Optimalkan Energi Panasbumi

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2016 | 13:11 WIB
UI Rintis Pusat Riset Terpadu Optimalkan Energi Panasbumi
Ilustrasi: Energi panas bumi. (Shutterstock)

Universitas Indonesia (UI) merintis terbentuknya Pusat Riset Terpadu Panasbumi yang melibatkan para pakar lintas fakultas, praktisi dan sektor swasta untuk mendorong pemanfaatan energi panasbumi di tanah air.

Berbagai aktivitas riset eksplorasi dan produksi sebenarnya telah berlangsung lama di lingkungan UI namun masih berjalan sesuai rumpun keilmuan masing-masing fakultas.

Sebagai langkah awal kerja terpadu lintas bidang ini, Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat bersama Program Magister Geothermal UI menggelar workshop internasional bertajuk Mengurangi risiko bisnis panasbumi dengan mempercanggih teknologi yang sudah ada di gedung Balairung Universitas Indonesia, Kota Depok Jawa Barat, 25-26 Oktober 2016.

"Kami berupaya mengoptimalkan semua pakar lintas fakultas yang ada di UI untuk memperkuat riset di bidang panasbumi, di antaranya Fakultas MIPA, Teknik, Ekonomi dan Bisnis serta rumpun ilmu sosial lainnya,"kata kata Ketua Program Magister Eksplorasi Geotermal Universitas Indonesia, Dr. Yunus Daud, di Depok, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).

UI serius dalam mendorong target pemerintah mencapai penyediaan daya listrik 35 ribu Megawatt yang mayoritas akan bersumber dari energi baru terbarukan panasbumi.

"Sesegera mungkin UI akan memproses pembentukan pusat riset panasbumi. Rektor akan mengajukan ke Senat Akademik Universitas," kata Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Indonesia, Pro Dr Bambang Wibawarta.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR RI Dr Agus Hermanto menyampaikan hasil keputusan pertemuan Senior Official Meeting tujuh kementerian di gedung DPR Senin 24 Oktober 2016 agar target Kebijakan Energi Nasional sebesar 7.200 MW dari panasbumi dapat segera tercapai.

"Salah satu butir kesepakatannya adalah Indonesia harus segera membangun pusat riset panasbumi yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi. Pusat Riset ini akan menggabungkan berbagai aktivitas terkait panasbumi yang telah berlangsung di UI, ITB, UGM, Kementeran ESDM, Pertamina Geothermal, PLN dan tempat-tempat lainnya," kata Agus Hermanto.

Sementara dalam pidato kuncinya, pendiri institut panasbumi Universitas Auckland Selandia Baru, Prof Dr Manfred P Hochstein menyayangkan jika Indonesia tidak segera mengoptimalkan potensi energi panasbumi.

"Indonesia memiliki segalanya. Sumberdaya alam, sumberdaya manusia yang mampu mengoptimalkan energi panasbumi. Indonesia Hanya butuh keseriusan, kebijakan politik dan koordinasi serta kerjasama di antara para stake holder itu sendiri," tegas Hochstein yang merupakan guru dari mayoritas pakar panasbumi yang tersebar di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR dan Pemerintah Rekomendasikan Bentuk BUMN Panas Bumi

DPR dan Pemerintah Rekomendasikan Bentuk BUMN Panas Bumi

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 14:03 WIB

Enam Tantangan Indonesia Hadapi Pengembangan Energi Panas Bumi

Enam Tantangan Indonesia Hadapi Pengembangan Energi Panas Bumi

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:29 WIB

Ini Enam Penyebab Penggunaan Energi Panas Bumi Masih Minim

Ini Enam Penyebab Penggunaan Energi Panas Bumi Masih Minim

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:28 WIB

DPR: Pemanfaatan Energi Panas Bumi Baru Lima Persen

DPR: Pemanfaatan Energi Panas Bumi Baru Lima Persen

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 11:52 WIB

Bahas Panas Bumi, DPR Gelar Diskusi Bareng Sejumlah Menteri

Bahas Panas Bumi, DPR Gelar Diskusi Bareng Sejumlah Menteri

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 10:44 WIB

Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW

Jika PGE Diakuisisi PLN, Potensi Geotermal Capai 28.000 MW

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:38 WIB

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Tahun 2025, Panas Bumi Targetkan Sumbang 7.200 MW

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:09 WIB

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Kapasitas Terpasang Listrik Panas Bumi Ditargetkan 1.653 MW

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 14:28 WIB

Wapres JK Targetkan Penggunaan Panas Bumi Harus Capai 25 Persen

Wapres JK Targetkan Penggunaan Panas Bumi Harus Capai 25 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:58 WIB

Pemprov Aceh dan Pertamina Kerjasama Bangun Listrik Panas Bumi

Pemprov Aceh dan Pertamina Kerjasama Bangun Listrik Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 06:09 WIB

Terkini

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:13 WIB