BPS: Industri Manufaktur Besar dan Sedang Naik 5,07 Persen

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 01 November 2016 | 12:50 WIB
BPS: Industri Manufaktur Besar dan Sedang Naik 5,07 Persen
Peresmian pabrik PT. Toyota-Denso (TD) Automotive Compressor Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (14/10/2016). [Dok Kementerian Perindustrian]

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan III tahun 2016 naik sebesar 5,07 persen (y-on-y) terhadap triwulan III tahun 2015.

Kenaikan tersebut terutama disebabkan naiknya produksi industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional, naik 11,26 persen, industri makanan, naik 7,70 persen dan industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki, naik 7,28 persen. "Sedangkan jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi adalah industri karet, barang dari karet dan plastik, turun 12,58 persen, industri pengolahan lainnya, turun 9,83 persen dan industri tekstil, turun 8,96 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangan resmi, Selasa (1/11/2016).

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan III tahun 2016 naik sebesar 0,89 persen (q-to-q) terhadap triwulan II tahun 2016.

Jenis-jenis industri yang mengalami kenaikan terbesar adalah industri komputer, barang elektronik dan optik, naik 6,77 persen, industri barang galian bukan logam, naik 3,89 persen dan industri makanan, naik 3,21 persen. Sedangkan jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi adalah industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya, turun 8,97 persen, jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan, turun 7,91 persen dan industri logam dasar, turun 7,62 persen.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan III tahun 2016 (y-on-y) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Aceh naik 15,55 persen, Provinsi Riau dan Provinsi DKI Jakarta, masing-masing naik 10,48 persen. Provinsi-provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Sulawesi Barat turun 7,03 persen, Provinsi Papua Barat turun 4,93 persen,  dan Provinsi Bali turun 3,53 persen.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan III tahun 2016 (q-to-q) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Jambi naik 13,45 persen, Provinsi Aceh naik 10,10 persen, dan Provinsi Sumatera Utara naik 8,38 persen. "Provinsi-provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Jawa Tengah turun 5,04 persen, Provinsi Sumatera Barat turun 4,11 persen, dan Provinsi Bengkulu turun 2,91 persen," tutup Suhariyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungan Turis Asing per September 2016 Naik 9,40 Persen

Kunjungan Turis Asing per September 2016 Naik 9,40 Persen

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 12:41 WIB

BPS Sebut Oktober 2016 Terjadi Inflasi 0,14 Persen

BPS Sebut Oktober 2016 Terjadi Inflasi 0,14 Persen

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 12:25 WIB

Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah

Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:33 WIB

Indonesia Negara Terbesar Kedua di Dunia untuk Produksi Ikan

Indonesia Negara Terbesar Kedua di Dunia untuk Produksi Ikan

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Genjot Investasi, Pemerintah Deregulasi Industri Penerbangan

Genjot Investasi, Pemerintah Deregulasi Industri Penerbangan

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 12:43 WIB

PT Multi Prima Luncurkan 3 Unit Kapal Navigasi

PT Multi Prima Luncurkan 3 Unit Kapal Navigasi

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 12:09 WIB

Kemenko Maritim Genjot Industri Pariwisata Bahari

Kemenko Maritim Genjot Industri Pariwisata Bahari

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 11:25 WIB

Muliaman Hadad Raih Penghargaan  Monash University Australia

Muliaman Hadad Raih Penghargaan Monash University Australia

Press Release | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 10:52 WIB

Bank Sahabat Sampoerna Lanjutkan Produk Tasaku

Bank Sahabat Sampoerna Lanjutkan Produk Tasaku

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:15 WIB

Bank CTBC Indonesia Fokus Kembangkan Wealth Management

Bank CTBC Indonesia Fokus Kembangkan Wealth Management

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 11:42 WIB

Terkini

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

×