Presiden Jokowi Ingatkan Persaingan Global yang Semakin Sengit

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 09 November 2016 | 14:37 WIB
Presiden Jokowi Ingatkan Persaingan Global yang Semakin Sengit
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional

Bangsa yang bersatu di tengah keberagaman yang ada merupakan cita-cita luhur pendiri bangsa Indonesia yang harus terus dijaga hingga kapanpun. Guna mewujudkan hal tersebut, segenap masyarakat Indonesia haruslah menyadari keberagaman dan menjunjung tinggi toleransi dan semangat bergotong royong. Oleh karenanya, di tengah tantangan dan persaingan global, tiap-tiap warga negara juga diharapkan untuk dapat menjaga dan mewujudkan kerukunan hidup dalam kehidupan bernegara.

"Karena itu saya apresiasi kegiatan Lembaga Dakwah Islam Indonesia, baik melalui kegiatan pengajaran, pengamalan, dan penyebaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis yang selama ini telah turut serta menjaga keindahan kerukunan hidup di Nusantara," ujar Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional VIII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Dalam sambutannya, Presiden menyadari bahwa mewujudkan cita-cita tersebut bukanlah suatu hal yang mudah. Selain karena keberagaman yang dimiliki, Indonesia kini juga menghadapi era kompetisi dengan segala permasalahan yang harus dihadapi.

"Ke depan persaingan antar negara akan semakin sengit," terang Presiden.

Menurut Presiden, setidaknya terdapat tiga hal yang nantinya akan diperebutkan dalam persaingan antar negara yang sebenarnya tengah berlangsung. Yang pertama ialah yang berkaitan dengan energi. Indonesia saat ini disebut Presiden memiliki keuntungan dari sumber energi yang berlimpah seperti minyak, gas, dan bentuk sumber energi terbarukan lainnya.

"Meskipun sekarang karena pengelolaan yang tidak baik kita sekarang justru menjadi importir minyak," imbuhnya.

Hal kedua yang mungkin akan diperebutkan negara-negara dalam era kompetisi ini ialah masalah pangan. Indonesia sendiri sebenarnya juga merupakan sebuah negara subur yang kaya akan komoditas pangan. Namun, karena pengelolaan yang kurang tepat, Indonesia sampai dengan saat ini masih harus bergantung pada impor pangan dari negara lain.

"Beras tahun lalu impor, tapi tahun ini alhamdulillah nanti sampai akhir tahun moga-moga sudah tidak," lanjut Presiden.

Lebih lanjut Presiden menerangkan bahwa permasalahan pangan yang terjadi di Indonesia salah satunya disebabkan karena keengganan para petani untuk menanam sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan konsumsi nasional. Keengganan tersebut disebabkan karena masalah harga yang tidak kompetitif sehingga dirasa tidak menguntungkan para petani.

"Siapa yang mau bekerja kalau kemudian hasilnya rugi? Tidak ada. Sehingga tahun yang lalu saya terbitkan Perpres dipatok harganya (jagung) 2.700 per kilo. Kalau harganya kurang dari 2.700 Bulog yang beli, kalau lebih silakan jual kepada siapa saja," ujarnya.

Masih menurut Presiden, hal ketiga yang akan diperebutkan ialah persoalan air. Semakin memanasnya suhu bumi menyebabkan kebutuhan manusia terhadap suplai air akan semakin meningkat.

"Air kita sebetulnya ada tetapi belum dikelola secara baik dalam rangka persiapan persaingan masa depan," ungkap Presiden.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran pemerintahannya berkomitmen untuk mengupayakan perbaikan dan pembenahan secara menyeluruh. Pembenahan yang dilakukan secara bertahap tersebut dimaksudkan untuk mempersiapkan Indonesia agar mampu bersaing dengan negara-negara lain di era persaingan global ini.

"Inilah manajemen negara kita yang memang terus akan kita perbaiki dan kita benahi," demikian komitmen Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta sejumlah pengurus dan anggota DPP LDII dari seluruh Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan Indonesia Sentris untuk Wujudkan Persatuan Indonesia

Pembangunan Indonesia Sentris untuk Wujudkan Persatuan Indonesia

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 14:30 WIB

Presiden Jokowi akan Luncurkan Toko Online Korpri

Presiden Jokowi akan Luncurkan Toko Online Korpri

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 09:24 WIB

Jokowi Minta Pembangunan Infrastruktur Dasar di Papua Dipercepat

Jokowi Minta Pembangunan Infrastruktur Dasar di Papua Dipercepat

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 07:06 WIB

Ketua DPR Dorong Presiden Tidak Hanya Sambangi Dua Ormas Islam

Ketua DPR Dorong Presiden Tidak Hanya Sambangi Dua Ormas Islam

News | Selasa, 08 November 2016 | 15:26 WIB

Sri Mulyani: Indonesia Punya Kekuatan Tangkal Sentimen Negatif

Sri Mulyani: Indonesia Punya Kekuatan Tangkal Sentimen Negatif

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 14:27 WIB

Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Q4 2016 Lebih Baik

Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Q4 2016 Lebih Baik

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 14:02 WIB

Jokowi akan Ungkap Aktor Politik yang Tunggangi Aksi 4 November

Jokowi akan Ungkap Aktor Politik yang Tunggangi Aksi 4 November

News | Selasa, 08 November 2016 | 13:46 WIB

Di PP Muhammadiyah, Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok

Di PP Muhammadiyah, Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:48 WIB

Presiden Jokowi Sambangi PP Muhammadiyah

Presiden Jokowi Sambangi PP Muhammadiyah

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:29 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 11:33 WIB

Terkini

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:56 WIB

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB