Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani: Indonesia Punya Kekuatan Tangkal Sentimen Negatif

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 08 November 2016 | 14:27 WIB
Sri Mulyani: Indonesia Punya Kekuatan Tangkal Sentimen Negatif
Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri sidang pleno perdana Pengampunan Pajak atau tax amnesty di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (20/9/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia memiliki kekuatan untuk menangkal sentimen negatif global. Pasalnya, perekonomian Indonesia sudah dirancang untuk menangkal adanya perlambatan ekonomi.

"Pertama, defisit anggaran Indonesia dari APBNP relatif rendah jika dibandingkan dengan negara berkembang lainnya," kata Sti saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Menurutnya, rendahnya defisit anggaran Indonesia bisa menjadi jurus jika perekonomian nasional terserang sentimen negatif dari luar negeri. Salah satunya, adalah kenaikan suku bunga the Fed.

Kedua, lanjut Sri, dari sisi perbankan telah terjadi koordinasi antara Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia  untuk menghadapi sentimen global tersebut.

"Dari perbankan saya rasa OJK dan Bank Indonesia akan melakukan koordinasi untuk melihat kemampuan dari neracanya kalau terjadi adanya perubahan kegiatan ekonomi ataupun sentimen," katanya.

Ketiga, dari sektor Mikro,reformasi perizinan berusaha di Indonesia mendapat pengakuan dari seluruh dunia. Hal itu, memberikan kepercayaan diri cukup besar terhadap sentimen negatif.

Keempat, dari sektor riil pemerintah telah melakukan perbaikan dari sisi belanja. Memang, belanja pemerintah turun pada kuartal III 2016, namun akan membaik pada kuartal IV 2016.

"Dari sisi ekonomi riil, ekonomi Indonesia kemarin pertumbuhan ekonominya relatif cukup baik, yang dianggap titik-titik untuk diperbaiki belanja pemerintah, karena kuartal III dilakukan penyesuaian pada APBN. Tapi itu secara seasonal, tapi pada kuartal IV akan ternetralisir," ungkapnya.

Kendati demikian, pemerintah diharapkan bisa konsistem untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tumbuh. Agar perekonomian Indonesia bisa berjalan dengan baik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Q4 2016 Lebih Baik

Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Q4 2016 Lebih Baik

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 14:02 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 11:33 WIB

Menko Darmin Optimis Target Pertumbuhan Ekonomi 2016 Tercapai

Menko Darmin Optimis Target Pertumbuhan Ekonomi 2016 Tercapai

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 11:23 WIB

Ini Sebab Pertumbuhan Ekonomi RI Masih Rendah versi BI

Ini Sebab Pertumbuhan Ekonomi RI Masih Rendah versi BI

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 08:36 WIB

BPS: Perekonomi Indonesia Tumbuh 5,02 Persen di Q3 2016

BPS: Perekonomi Indonesia Tumbuh 5,02 Persen di Q3 2016

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 15:01 WIB

Panglima TNI: Peranan Pajak Vital Bagi Ketahanan Bangsa

Panglima TNI: Peranan Pajak Vital Bagi Ketahanan Bangsa

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 14:56 WIB

Gelar Rapimnas ke X, Ditjen Pajak Undang Menkeu dan Panglima TNI

Gelar Rapimnas ke X, Ditjen Pajak Undang Menkeu dan Panglima TNI

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 10:57 WIB

Deutsche Bank Nilai Ekonomi Indonesia Mulai Membaik

Deutsche Bank Nilai Ekonomi Indonesia Mulai Membaik

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 01:10 WIB

Dirjen Pajak: Yang Tidak Ikut Tax Amnesty Tidak Keren

Dirjen Pajak: Yang Tidak Ikut Tax Amnesty Tidak Keren

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 09:07 WIB

Sri Mulyani Sosialisasi Amnesti Pajak ke Pengusaha Ritel

Sri Mulyani Sosialisasi Amnesti Pajak ke Pengusaha Ritel

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 09:00 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB