Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Ini Penataan Pemprov DKI Jakarta di Kawasan Pemukiman Kemang

Adhitya Himawan

Selasa, 15 November 2016 | 10:42 WIB
Ini Penataan Pemprov DKI Jakarta di Kawasan Pemukiman Kemang
Perumahan mewah di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Sejak banjir besar melanda sebagian kawasan Kemang beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung bergerak cepat untuk segera membenahi kawasan elit ini. 

Langkah-langkah 'penyelamatan' kawasan permukiman premium ini langsung digelar, dengan prioritas utama berupa normalisasi Kali Krukut. Selain itu, upaya menata kawasan Kemang juga sudah disiapkan antara lain berupa perbaikan pedestrian dan drainase untuk mencegah genangan air saat hujan turun. 

Kepala Dinas Penataan Kota (DPK) DKI Jakarta, Benny Agus Chandra, mengatakan, beberapa langkah antisipasi dan revitalisasi untuk mereduksi banjir di kawasan Kemang memang terus dilakukan. Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah melakukan pendataan bangunan melanggar di sepanjang Kemang Raya. Selain itu, untuk normalisasi Kali Krukut juga terus dilakukan dan sedang dibuatkan konsep awal penataannya.

"Untuk normalisasi Kali Krukut dari Tendean sampai Kemang Selatan 12, sudah selesai trace dan pematokannya. Saat ini, pekerjaan sedang dilanjutkan sampai dengan TB Simatupang. Untuk pendataan bangunan melanggar di Kali Krukut juga sudah dilakukan," kata Benny saat dihubungi di Jakarta, Senin (14/11/2016). 

Lebih lanjut Benny mengatakan, untuk pendataan bangunan melanggar di sepanjang Kali Krukut dari Kemang Selatan 12 sampai Tendean, pihak Walikota Jakarta Selatan yang melakukan pendataan. "DPK konsentrasi penataan di kawasan Kemang Raya sampai Kemang Selatan," papar Benny. 

Tak hanya normalisasi Kali Krukut saja, upaya pihak Pemprov DKI dalam mempercantik kawasan Kemang juga terus dilakukan. "Selain melakukan pendataan dan normalisasi Kali Krukut, DPK juga tengah membuat konsep desain penataan pedestrian di kawasan Kemang Raya," tambah Benny.

Menyambut Kemang Baru

Ada Berbagai langkah Pemprov DKI untuk menata kembali kawasan Kemang tentunya mendapat apresiasi dan disambut dengan suka cita oleh berbagai pihak. Pasalnya, sebagai salah satu daerah primadona di Jakarta, Kemang tak seharusnya punya citra buruk. Nama baik kawasan Kemang sebagai tempat yang nyaman untuk kawasan hunian dan komersial tentunya harus dikembalikan. 

Sales and Marketing General Manager Synthesis Residence Kemang, Imron Rosyadi, mengatakan, Kemang merupakan kawasan yang telah di kenal baik oleh masyarakat lokal maupun internasional. Karenanya, Kemang memiliki nilai lebih dari sisi hunian, kuliner, hiburan, maupun bisnis. Kemang pun di kenal sebagai kawasan yang mengangkat heritage Indonesia dengan banyaknya butik maupun galeri seni.

"Berdasarkan hal tersebut, sudah seharusnya kita ikut serta dalam menata kawasan Kemang dan sekitarnya, sekaligus membenahi segala tantangan yang ada, seperti lalu lintas, penataan kawasan dan lainnya. Sehingga, Kemang tetap menjadi salah satu primadona hunian di Jakarta," kata Imron.

Tentu saja, lanjut Imron, upaya 'penyelamatan' Kemang ini tidak akan berhasil tanpa peran serta warga ibu kota. Karena itu, kesadaran masyarakat tetap diperlukan untuk menjaga kawasan ini tetap menjadi Kemang yang nyaman dan bersahabat. Sadar untuk berperilaku ramah lingkungan, ramah sosial, dan tertib menjalankan aturan-aturan yang berlaku.

"Dengan demikian, faktor-faktor yang membuat Kemang unggul — seperti lokasi yang strategis, tidak jauh dari pusat kota, dan segala kebutuhan mudah didapat — tidak akan meredup dan tetap dapat dinikmati seperti saat ini. Sehingga, minat para investor untuk menggarap Kemang tetap tinggi, sejalan dengan minat masyarakat untuk tinggal di daerah ini," kata Imron.

Terlebih, Real Estat Indonesia (REI) menilai, dukungan kebijakan dari pemerintah merupakan upaya mendorong industri properti dalam menopang ekonomi nasional. Bertumbuhnya sektor properti dinilai dapat menggerakkan industri terkait.

Ketua Umum DPP REI, Eddy Hussy, bahkan memperkirakan pada 2017 sektor properti dapat tumbuh berkisar 12 persen hingga 15 persen. "Salah satu pemicunya adalah program pengampunan pajak (tax amnesty) yang digulirkan pemerintah dianggap sukses pelaksanaanya. Diharapkan dana yang sudah di deklarasi oleh wajib pajak bisa diinvestasikan ke properti," jelas Eddy Hussy.
 
Pengembang properti berharap dana yang sudah dideklarasikan oleh wajib pajak dalam program tax amnesty bisa diinvestasikan ke properti. Di bagian lain, dana dari program itu akan digunakan pemerintah untuk melanjutkan pembangunan. Ini akan membuat perekonomian bergulir dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Jika roda perekonomian bergulir, kebutuhan properti juga akan meningkat.
 
"Dana tax amnesty tentunya perlu mencari instrumen investasi yang baru. Properti bisa menjadi salah satu alternatif terbaik sebagai instrumen investasi," kata Eddy Hussy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Banjir Tereduksi, Properti Kemang Kembali Bergairah

Ancaman Banjir Tereduksi, Properti Kemang Kembali Bergairah

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:58 WIB

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:45 WIB

Sudah Jelas Salah, Kenapa Tembok Pop Hotel Tak Juga Dibongkar?

Sudah Jelas Salah, Kenapa Tembok Pop Hotel Tak Juga Dibongkar?

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:32 WIB

Kemang Banjir Lagi, Ahok: Yang Penting Bongkar Terus

Kemang Banjir Lagi, Ahok: Yang Penting Bongkar Terus

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 09:26 WIB

Gara-gara Kemang Banjir, Ahok Mau 'Sikat' Kemang Village?

Gara-gara Kemang Banjir, Ahok Mau 'Sikat' Kemang Village?

News | Kamis, 08 September 2016 | 10:39 WIB

Cipete Banjir Lagi, Warga Minta Kemang Village Diaudit

Cipete Banjir Lagi, Warga Minta Kemang Village Diaudit

News | Kamis, 08 September 2016 | 00:41 WIB

Perbaikan Tanggul Jebol di Kemang

Perbaikan Tanggul Jebol di Kemang

Foto | Kamis, 01 September 2016 | 13:14 WIB

Ahok Heran Warga Pinggir Kali Daerah Kemang Punya Sertifikat

Ahok Heran Warga Pinggir Kali Daerah Kemang Punya Sertifikat

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 20:02 WIB

Ahok Resmikan Festival Palang Pintu XI

Ahok Resmikan Festival Palang Pintu XI

Lifestyle | Sabtu, 28 Mei 2016 | 16:38 WIB

Jangan Lewatkan Acara Festival Palang Pintu di Kemang

Jangan Lewatkan Acara Festival Palang Pintu di Kemang

Lifestyle | Sabtu, 28 Mei 2016 | 08:11 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×