Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 16 November 2016 | 12:15 WIB
Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime mengatakan Rupiah terperosok pada perdagangan pekan lalu dengan mencatat penurunan terbesar sejak 2011 karena kekhawatiran tentang terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS memberi dampak negatif pada perdagangan di Asia. Menguatnya USD saat ekspektasi kenaikan suku bunga AS meningkat memiliki peran besar terhadap penjualan Rupiah karena investor bearish memanfaatkan peluang ini untuk mengadakan aksi jual besar-besaran.

"Walaupun prospek ekonomi Indonesia secara umum masih tampak optimistis dengan diberlakukannya UU amnesti pajak, seperti mata uang pasar berkembang lainnya Rupiah dapat semakin melemah karena menguatnya USD membatasi peningkatan nilai tukar," kata Lukman dalam keterangan resmi, Rabu (16/11/2016).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lebih rendah 0.73 persen Senin ini karena kegelisahan terpilihnya Trump mengganggu ketertarikan investor terhadap aset pasar berkembang. Jika efek Trump terhadap pasar berkembang terus berlanjut, Rupiah dan IHSG berpotensi semakin melemah di jangka pendek.

IHK Inggris Raya mengecewakan, penjualan GBP meningkat 

GBP tertekan pada perdagangan hari Selasa setelah merosotnya inflasi Oktober yang di luar dugaan memberi peluang bagi investor bearish untuk memperlemah GBPUSD. Pertumbuhan harga konsumen di Inggris Raya kembali menurun ke 0.9 persen bulan lalu dan ini di bawah ekspektasi yaitu 1.1 persen. Penurunan peningkatan harga pakaian dan biaya akademis universitas menjadi penyebab utama perlambatan ini. Walaupun melambatnya inflasi dapat sedikit mengurangi tekanan terhadap Bank of England, melemahnya GBP di tengah isu Brexit dapat memastikan tren positif inflasi Inggris Raya di Tahun Baru mendatang. GBP tetap terganggu oleh kekhawatiran seputar Brexit dan vulnerabilitas harga yang begitu nyata menarik para penjual untuk mengantarkan GBPUSD turun menuju 1.2200.

 Fokus pada penjualan ritel AS

USD mencetak kinerja paling gemilang di pasar valas hari Senin karena peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan optimisme menguatnya pertumbuhan ekonomi AS di bawah pemerintahan Trump memotivasi investor bullish untuk menyerang. Sentimen terhadap USD sangat bullish. Indeks Dolar berkisar di level tertinggi 11 bulan karena para spekulan meningkatkan taruhannya bahwa Fed akan menaikkan suku bunga di bulan Desember. Perhatian akan tertuju pada data penjualan ritel Oktober yang apabila melampaui ekspektasi maka dapat menjadi faktor masukan penting dalam rapat kebijakan Fed Desember mendatang. Dari sudut pandang teknikal, Dollar bulls tetap memegang kendali penuh. Breakout di atas 100.00 untuk Indeks Dolar dapat membuka jalan menuju 100.50. 

Sorotan komoditas - Emas 

baca juga

Harga emas melemah menuju $1210 pada awal perdagangan pekan ini karena menguatnya USD dan peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga AS mengganggu ketertarikan investor terhadap logam mulia ini. Penutupan mingguan di bawah $1250 menjadi penentu bagi Gold bears dan harga emas dapat semakin merosot apabila efek Trump yang di luar dugaan memberi alasan bagi penjual untuk mengadakan aksi jual berulang kali. Fed Futures menampilkan probabilitas 90% peningkatan suku bunga AS di bulan Desember, kenaikan harga emas menjadi terbatas dan apresiasi harga akan dianggap sebagai pantulan teknikal untuk penurunan lebih lanjut menuju $1200. Dari sudut pandang teknikal, logam mulia ini sepertinya sedang dalam proses pantulan teknikal dengan resistance$1250.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TPP Batal, Mendag: Belum Tentu Berdampak Buruk

TPP Batal, Mendag: Belum Tentu Berdampak Buruk

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:51 WIB

Pascapemilu, Pasar Saham AS Akhirnya Menguat

Pascapemilu, Pasar Saham AS Akhirnya Menguat

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 10:56 WIB

PBB Minta Donald Trump Berikan Solusi Atasi Perubahan Iklim

PBB Minta Donald Trump Berikan Solusi Atasi Perubahan Iklim

News | Selasa, 15 November 2016 | 23:12 WIB

Ini Posisi Rupiah Terhadap Sejumlah Valuta Asing versi BPS

Ini Posisi Rupiah Terhadap Sejumlah Valuta Asing versi BPS

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 17:49 WIB

Pasar Saham AS Masih Pantau Kebijakan Trump

Pasar Saham AS Masih Pantau Kebijakan Trump

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:19 WIB

Meski Trump Jadi Presiden, Arab Tidak Takut Investasi di AS

Meski Trump Jadi Presiden, Arab Tidak Takut Investasi di AS

News | Selasa, 15 November 2016 | 05:41 WIB

Begini Dahsyatnya Mobil Kepresidenan Donald Trump

Begini Dahsyatnya Mobil Kepresidenan Donald Trump

Otomotif | Senin, 14 November 2016 | 17:41 WIB

Muhammadiyah: Amerika Harus Manfaatkan Posisi Indonesia

Muhammadiyah: Amerika Harus Manfaatkan Posisi Indonesia

News | Senin, 14 November 2016 | 04:59 WIB

Hadapi Pileg dan Pilpres 2019, PAN Akan Tiru Trik Donald Trump

Hadapi Pileg dan Pilpres 2019, PAN Akan Tiru Trik Donald Trump

News | Minggu, 13 November 2016 | 19:19 WIB

Trump: Saya Menang Karena Twitter

Trump: Saya Menang Karena Twitter

Tekno | Minggu, 13 November 2016 | 15:35 WIB

Terkini

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB