Ini 3 Sikap untuk Memaksimalkan Jasa Perencana Keuangan

Angelina Donna

Senin, 28 November 2016 | 19:34 WIB
Ini 3 Sikap untuk Memaksimalkan Jasa Perencana Keuangan
Ilustrasi (shutterstock)

Mengurus keuangan pada zaman modern yang semakin kompleks ini ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Banyak masalah yang dihadapi oleh kebanyakan orang dalam mengelola penghasilan dan pengeluaran mereka. Selain itu, banyak pula yang salah dalam membeli produk keuangan sehingga tidak bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Ada pula yang terjebak dalam kebiasaan yang salah dalam mengelola keuangan sehingga belum dapat mencapai kemapanan secara finansial. Peran perencana keuangan pun makin penting, karena di tengah kesibukan Anda mungkin tidak dapat mengelola sendiri keuangan dengan maksimal. Untuk itu diperlukan ahli yang memang khusus menekuni bidang tersebut.

Suara.com - Bagi yang sudah memutuskan untuk menggunakan jasa perencana keuangan, tentu ingin mendapatkan manfaat yang maksimal bukan? Hal ini tentu wajar karena Anda telah membayar fee untuk perencana tersebut.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, pertama-tama harus dimulai dari sikap Anda dalam menjalin hubungan dengan perencana keuangan tersebut. Simak 3 sikap yang perlu Anda terapkan agar dapat mengambil manfaat yang maksimal:

 1.Kenali perencana keuangan Anda

Mengenali bukan hanya mengetahui nama dan gelarnya serta alamat dan kantornya, tetapi lebih dari itu Anda harus mendalami rekam jejak perencana keuangan tersebut dalam dunia finansial. Anda juga perlu mengetahui penilaian pengguna jasa terhadap perencana keuangan tersebut. Kenali pula secara personal dengan membangun komunikasi dengan perencana keuangan yang bersangkutan.

Melalui komunikasi, Anda dapat merasakan apakah perencana keuangan ini dapat memberikan rasa nyaman ketika berdiskusi dan komunikasi. Kenali pula gaya dan pendekatan dari perencana keuangan tersebut dan nilailah apakah yang bersangkutan juga tulus membantu atau tidak. Perencanaan keuangan merupakan hal yang sangat personal, sehingga pengenalan secara pribadi sangat membantu dalam proses diskusi ke depannya.

2. Jujur kepada perencana keuangan

Kejujuran merupakan hal yang penting dalam perencanaan keuangan. Sama seperti ketika pergi ke dokter, Anda harus jujur menceritakan kebiasaan, kondisi, dan gejala yang dirasakan agar dokter dapat melakukan diagnosis dan memberi solusi yang tepat. Begitu juga dengan perencana keuangan yang harus mengetahui kondisi keuangan, penghasilan, dan pengeluaran dari klien secara jelas agar dapat memberikan nasihat yang tepat.

Di sinilah peran Anda untuk jujur dalam memberikan data-data yang diperlukan. Memang tidak mudah, apalagi karena keuangan merupakan hal yang cukup sensitif sehingga Anda mungkin kurang nyaman untuk menceritakan secara terbuka. Tapi pahamilah bahwa keterbukaan tersebut diperlukan agar dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Di sisi lain, perencana keuangan juga harus jujur kepada Anda mengenai produk keuangan yang ditawarkan. Seluruh kelebihan dan kekurangan dari produk tersebut arus dijelaskan dengan gamblang agar dapat mengetahui segala konsekuensi yang muncul dari produk tersebut. Perencana keuangan juga harus jujur bila melalui penjualan produk tersebut dia mendapat keuntungan/komisi dari perusahaan yang mempunyai produk itu.

3.  Berpikiran terbuka

Menggunakan jasa perencana keuangan berarti menggunakan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dimiliki sang perencana untuk membantu Anda mengelola keuangan. Dengan demikian, Anda perlu terbuka dalam mempertimbangkan usulan yang diberikan dari perencana keuangan. Anda harus mengosongkan isi gelas pikiran agar dapat menerima ide-ide baru. Jangan menolak mentah-mentah usulan yang disampaikan hanya karena tidak terbiasa dengan usulan tersebut.

Jangan pula menolak suatu produk keuangan hanya karena Anda sering mendengar rumor atau pengalaman negatif mengenai produk tersebut. Pelajari dan cermati dahulu sehingga dapat menilai dengan objektif.

Pertimbangkan segala usulan dengan rasional dan bila kurang jelas, minta perencana keuangan untuk menjelaskan secara detil usulan dan rencana yang dia ajukan. Keterbukaan pikiran akan menuntun Anda untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan mengenai dunia finansial yang bisa membantu mencapai kemapanan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips 30 Hari Tunda Pengeluaran untuk Keuangan yang Lebih Baik

Tips 30 Hari Tunda Pengeluaran untuk Keuangan yang Lebih Baik

Bisnis | Kamis, 24 November 2016 | 20:43 WIB

Cukup 5 Langkah untuk Memotivasi Anda Terus Menabung

Cukup 5 Langkah untuk Memotivasi Anda Terus Menabung

Bisnis | Rabu, 23 November 2016 | 20:46 WIB

Ini Dia Jenis KPR yang Perlu Anda Tahu

Ini Dia Jenis KPR yang Perlu Anda Tahu

Bisnis | Sabtu, 19 November 2016 | 16:15 WIB

Mengintip Perencanaan Keuangan Para Suami Dalam Rumah Tangga

Mengintip Perencanaan Keuangan Para Suami Dalam Rumah Tangga

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 19:40 WIB

Terkini

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Akting Kesurupan Wavi Zihan Bikin Yusuf Mahardika Merinding Syuting Film Rambut Sewu

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan

Bali | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

Gelapkan Dana Umat Rp145 Triliun, Biksu Thailand Divonis 742 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

Menagih Janji PAM JAYA, Air Macet hingga Beban Warga Ibu Kota Jadi Sorotan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Tanpa Kita Sadari, Politik Mempengaruhi Kehidupan Lingkungan dan Satwa

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Giliran Persib Bandung Bidik 3 Poin di Thailand, Luka Menalo: Kami Punya Modal Kuat

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Lebih Dewasa! NCT Wish Ungkap Pertumbuhan Musikalitas di Album Baru, I SPY

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Dari Kilang Balongan ke Mandalika, Peserta Touring Saksikan Langsung Proses Produksi BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×