Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Ini 3 Sikap untuk Memaksimalkan Jasa Perencana Keuangan

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 28 November 2016 | 19:34 WIB
Ini 3 Sikap untuk Memaksimalkan Jasa Perencana Keuangan
Ilustrasi (shutterstock)

Mengurus keuangan pada zaman modern yang semakin kompleks ini ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Banyak masalah yang dihadapi oleh kebanyakan orang dalam mengelola penghasilan dan pengeluaran mereka. Selain itu, banyak pula yang salah dalam membeli produk keuangan sehingga tidak bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Ada pula yang terjebak dalam kebiasaan yang salah dalam mengelola keuangan sehingga belum dapat mencapai kemapanan secara finansial. Peran perencana keuangan pun makin penting, karena di tengah kesibukan Anda mungkin tidak dapat mengelola sendiri keuangan dengan maksimal. Untuk itu diperlukan ahli yang memang khusus menekuni bidang tersebut.

Suara.com - Bagi yang sudah memutuskan untuk menggunakan jasa perencana keuangan, tentu ingin mendapatkan manfaat yang maksimal bukan? Hal ini tentu wajar karena Anda telah membayar fee untuk perencana tersebut.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, pertama-tama harus dimulai dari sikap Anda dalam menjalin hubungan dengan perencana keuangan tersebut. Simak 3 sikap yang perlu Anda terapkan agar dapat mengambil manfaat yang maksimal:

 1.Kenali perencana keuangan Anda

Mengenali bukan hanya mengetahui nama dan gelarnya serta alamat dan kantornya, tetapi lebih dari itu Anda harus mendalami rekam jejak perencana keuangan tersebut dalam dunia finansial. Anda juga perlu mengetahui penilaian pengguna jasa terhadap perencana keuangan tersebut. Kenali pula secara personal dengan membangun komunikasi dengan perencana keuangan yang bersangkutan.

Melalui komunikasi, Anda dapat merasakan apakah perencana keuangan ini dapat memberikan rasa nyaman ketika berdiskusi dan komunikasi. Kenali pula gaya dan pendekatan dari perencana keuangan tersebut dan nilailah apakah yang bersangkutan juga tulus membantu atau tidak. Perencanaan keuangan merupakan hal yang sangat personal, sehingga pengenalan secara pribadi sangat membantu dalam proses diskusi ke depannya.

2. Jujur kepada perencana keuangan

Kejujuran merupakan hal yang penting dalam perencanaan keuangan. Sama seperti ketika pergi ke dokter, Anda harus jujur menceritakan kebiasaan, kondisi, dan gejala yang dirasakan agar dokter dapat melakukan diagnosis dan memberi solusi yang tepat. Begitu juga dengan perencana keuangan yang harus mengetahui kondisi keuangan, penghasilan, dan pengeluaran dari klien secara jelas agar dapat memberikan nasihat yang tepat.

Di sinilah peran Anda untuk jujur dalam memberikan data-data yang diperlukan. Memang tidak mudah, apalagi karena keuangan merupakan hal yang cukup sensitif sehingga Anda mungkin kurang nyaman untuk menceritakan secara terbuka. Tapi pahamilah bahwa keterbukaan tersebut diperlukan agar dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Di sisi lain, perencana keuangan juga harus jujur kepada Anda mengenai produk keuangan yang ditawarkan. Seluruh kelebihan dan kekurangan dari produk tersebut arus dijelaskan dengan gamblang agar dapat mengetahui segala konsekuensi yang muncul dari produk tersebut. Perencana keuangan juga harus jujur bila melalui penjualan produk tersebut dia mendapat keuntungan/komisi dari perusahaan yang mempunyai produk itu.

3.  Berpikiran terbuka

Menggunakan jasa perencana keuangan berarti menggunakan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dimiliki sang perencana untuk membantu Anda mengelola keuangan. Dengan demikian, Anda perlu terbuka dalam mempertimbangkan usulan yang diberikan dari perencana keuangan. Anda harus mengosongkan isi gelas pikiran agar dapat menerima ide-ide baru. Jangan menolak mentah-mentah usulan yang disampaikan hanya karena tidak terbiasa dengan usulan tersebut.

Jangan pula menolak suatu produk keuangan hanya karena Anda sering mendengar rumor atau pengalaman negatif mengenai produk tersebut. Pelajari dan cermati dahulu sehingga dapat menilai dengan objektif.

Pertimbangkan segala usulan dengan rasional dan bila kurang jelas, minta perencana keuangan untuk menjelaskan secara detil usulan dan rencana yang dia ajukan. Keterbukaan pikiran akan menuntun Anda untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan mengenai dunia finansial yang bisa membantu mencapai kemapanan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips 30 Hari Tunda Pengeluaran untuk Keuangan yang Lebih Baik

Tips 30 Hari Tunda Pengeluaran untuk Keuangan yang Lebih Baik

Bisnis | Kamis, 24 November 2016 | 20:43 WIB

Cukup 5 Langkah untuk Memotivasi Anda Terus Menabung

Cukup 5 Langkah untuk Memotivasi Anda Terus Menabung

Bisnis | Rabu, 23 November 2016 | 20:46 WIB

Ini Dia Jenis KPR yang Perlu Anda Tahu

Ini Dia Jenis KPR yang Perlu Anda Tahu

Bisnis | Sabtu, 19 November 2016 | 16:15 WIB

Mengintip Perencanaan Keuangan Para Suami Dalam Rumah Tangga

Mengintip Perencanaan Keuangan Para Suami Dalam Rumah Tangga

Bisnis | Jum'at, 18 November 2016 | 19:40 WIB

Terkini

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Rosan Akui Kontrak Eksportir Bisa Dievaluasi lewat BUMN Ekspor Baru PT DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:44 WIB

Saham TPIA Terjun ke Level Terendah Hingga Isu Margin Call, Manajemen Buka Suara

Saham TPIA Terjun ke Level Terendah Hingga Isu Margin Call, Manajemen Buka Suara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:14 WIB

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:06 WIB

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:58 WIB

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:01 WIB

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB