Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

JK Minta Jangan Terlalu Pesimis dengan Keadaan Ekonomi

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 08 Desember 2016 | 12:48 WIB
JK Minta Jangan Terlalu Pesimis dengan Keadaan Ekonomi
Presiden Joko Widodo menjelaskan petunjuk pelaksanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian/Lembaga (K/L) APBN tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12). (Antara)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak semua pihak untuk tetap optimis meski kondisi perekonomian di Indonesia masih diwarnai dengan ketidakpastian ekonomi global.

JK mengatakan meski saat ini ekonomi dunia penuh ketidakpastian, bukan berarti harus bersikap pesimistis.

"Dunia sekarang kurang senyum, penuh pesimisme, ketidakpastian, walau tetap ada optimisme. Maka kita harus realistis. Jangan terlalu pesimis," kata JK dalam acara Breakfast Meeting bertema Masa Depan Ekonomi Indonesia di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2016).

JK menjelaskan, sedikitnya ada dua faktor yang membuat perekonomian Indonesia mengalami ketika pastian, dari faktor eksternal, gejolak global seperti Trump effect dan Britain Exit (Brexit).

"Bukan Indonesia saja,tapi negara lain juga terdampak. Tapi kita sudah terbukti tidak terdampak terlalu dalam. Kedua, masalah ke China, politik Timur Tengah mempengaruhi harga minyak, kena ke batu bara. Kita kena efek-efek yang nggak bisa dihindari. Ini sangat baik sekali," katanya.

Kendati diprediksikan masih melambat, JK mengaku lebih baik fokus untuk membangun ekonomi sendiri ketimbang sibuk memikirkan dampak dari gejolak ekonomi global.

"Jangan terlalu pesimis, atau memikirkan negara orang, lebih baik memikirkan negara kita sendiri. Seperti kata oak Harto, setuju tidak setuju globalisasi tetap jalan. Maka iti harus fokus," ungkapnya.

Perlambatan ekonomi global diperkirakan masih akan membayangi perekonomian dibeberapa negara berkembang termasuk Indonesia. Pasalnya, banyak sentimen-sentimen negatif yang muncul dipasar global.

Mulai dari kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memproteksi perekonomian AS, kenaikan suku bunga The Fed hingga masih melambatnya perekonomian di Cina.

baca juga

JK meminta agar menghadapi masalah ini harus bersikap realistis.

"Lebih baik kita katakan realistis saja menghadapi keadaan. Tidak perlu pesimis dan jangan juga terlalu optimis. Apabila kita sangat pesimis kita susah juga, optimis berlebihan nanti kecewa kalau kita tidak bisa capai lebih realistis saja," kata JK.

Ia pun mengutip pernyataan Mantan Presiden RI kedua yakni Soeharto dimana arus globalisasi tidak bisa dihindari. Dimana semua orang atau negara akan merasakan arus global ini.

"Mau ngga mau kan tidak bisa dihindari setuju atau tidak, tetap kita merasakan itu. Jadi dari pada pusing mikirin negara lain, lebih baik pikir negara sendiri dulu," katanya.

Dia mengatakan, Indonesia masih memiliki kekuatan untuk menghadapi perlambatan ekonomi global. Salah satunya adalah dengan konsumsi masyarakat yang terjaga dengan baik.

"Penduduk itu kekuatan kita, kekuatan dalam produktivitas dan konsumsi. Tinggal bagaimana meningkatkan pendapatannya. Itulah yang harus kita tingkatkan kalau ingin produktivitas naik karena pasar kita sendiri sudah besar sekali," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sebab Indonesia Sulit Hindari Pengaruh Dolar

Ini Sebab Indonesia Sulit Hindari Pengaruh Dolar

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 18:19 WIB

Bertemu 100 Ekonom, Jokowi Bahas Ekonomi Indonesia

Bertemu 100 Ekonom, Jokowi Bahas Ekonomi Indonesia

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 12:45 WIB

Apa Kata Sri Mulyani Tentang Perekonomian 2017?

Apa Kata Sri Mulyani Tentang Perekonomian 2017?

Bisnis | Minggu, 27 November 2016 | 02:59 WIB

Jokowi: Jadikan BLU Sentra Pelayanan Masyarakat yang Efektif

Jokowi: Jadikan BLU Sentra Pelayanan Masyarakat yang Efektif

News | Selasa, 22 November 2016 | 15:40 WIB

Polri: Isu "Rush Money" Sengaja Digulirkan Agar Masyarakat Panik

Polri: Isu "Rush Money" Sengaja Digulirkan Agar Masyarakat Panik

News | Minggu, 20 November 2016 | 13:51 WIB

Mencuat Isu Rush Money, Ini Komentar Darmin Nasution

Mencuat Isu Rush Money, Ini Komentar Darmin Nasution

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 16:51 WIB

Pemerintah Pelajari Kembali Tarif Sewa Lahan di Batam

Pemerintah Pelajari Kembali Tarif Sewa Lahan di Batam

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 13:02 WIB

Bahas Infrastruktur, Para Menteri Kumpul di Kantor Menko Darmin

Bahas Infrastruktur, Para Menteri Kumpul di Kantor Menko Darmin

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 10:39 WIB

Menkeu Nilai Mulut Trump Bisa Rusak Ekonomi Dunia

Menkeu Nilai Mulut Trump Bisa Rusak Ekonomi Dunia

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 02:09 WIB

2017, Indonesia Masih Dihantui Pelemahan Ekonomi Global

2017, Indonesia Masih Dihantui Pelemahan Ekonomi Global

Bisnis | Kamis, 10 November 2016 | 12:32 WIB

Terkini

Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN

Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:02 WIB

Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute

Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan

Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:57 WIB

Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD

Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:53 WIB

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:50 WIB

Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan

Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47 WIB

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?

Jabar | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:45 WIB

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:43 WIB

×