Sepanjang 2017, KKP Telah Tenggelamkan 236 Kapal

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 16 Desember 2016 | 07:00 WIB
Sepanjang 2017, KKP Telah Tenggelamkan 236 Kapal
Kapal asing yang tertangkap pihak berwenang ditenggelamkan di perairan Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/8).[Antara]

Memasuki tahun 2017, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap terus memfokuskan program percepatan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan serta pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing). Upaya yang dilakukan salah satunya melalui penegakan hukum dan pengamanan laut Indonesia sebagai program prioritas KKP bersama Satgas 115.

"KKP tetap concern kepada penegakan hukum dan pengamanan laut," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat acara Refleksi 2015-2016 dan Outlook 2017 bersama para pemimpin redaksi media massa di Kantor KKP, Gedung Mina Bahari IV Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Susi mengungkapkan, pada 2017 ini KKP akan tetap menjalankan tugasnya, salah satunya memberantas illegal fishing. Hal ini sesuai dengan visi pemerintah dalam mewujudkan laut sebagai masa depan bangsa.

"Tetap memberantas illegal fishing dengan menenggelamkan kapal. Bedanya, sekarang ini kami menenggelamkan kapal tapi tidak diekspos media. Karena menurut saya sudah cukup memberikan efek jera," ungkap Susi.

Dalam dua tahun terakhir, KKP telah menenggelamkan sebanyak 236 kapal yang terdiri atas 229 kapal asing dan 7 kapal Indonesia pelaku illegal fishing. Sementara pelanggaran yang telah ditangani sebanyak 481 kasus, termasuk 209 kasus berkekuatan hukum tetap (in kracht).

Lebih lanjut Susi juga mengatakan, akan terus melakukan koordinasi dengan lembaga lain untuk menjaga keamanan di wilayah pesisir agar hasil laut lainnya dapat terawasi langsung oleh pemerintah. "Kita terus mencoba mengamankan barang-barang Indonesia yang akan diselundupkan ke luar negeri. Intinya untuk menjaga kedaulatan kita tetap konsisten", ungkapnya.

Pada 2017, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KKP sebesar Rp 9,27 triliun. Angka tersebut turun sebesar Rp 4,53 triliun dibandingkan APBN KKP Tahun 2016 sebesar Rp13,8 triliun. Susi optimis, kementeriannya akan menggunakan anggaran tersebut agar digunakan untuk pengawasan dan pembelian bantuan untuk nelayan.

"Kemarin anggaran KKP disetujui DPR sebesar 9,27 triliun Rupiah. Lebih sedikit dari kemarin. Tapi ya memang itu yang saya inginkan, sedikit yang penting tepat sasaran dan penggunaannya.", ungkap Susi.

Adapun kegiatan KKP di 2017, ialah memberikan bantuan untuk kesejahteraan nelayan, KKP akan memberikan bantuan berupa 1.080 kapal penangkap ikan (ukuran < 5GT - 120 GT), 22 kapal pengangkut (ukuran 70GT dan 100Gt), 2.990 alat tangkap dan 500.000 asuransi nelayan. Sementara di sektor pengawasan, KKP akan melakukan operasi pengawasan selama 150 hari, menyiapkan 8 unit speedboat pengawasan, 1 unit detention center, 140 hari airbone surveilance dan menyiapkan 526 asuransi awak kapal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lewat Harkannas, Pemerintah Dorong Konsumsi Ikan

Lewat Harkannas, Pemerintah Dorong Konsumsi Ikan

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 14:49 WIB

KKP Bangun Pulau-pulau Terluar Jadi Sentra Perikanan

KKP Bangun Pulau-pulau Terluar Jadi Sentra Perikanan

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 12:08 WIB

Gencar Berantas Ilegal Fishing, KKP Gandeng Satgas 115

Gencar Berantas Ilegal Fishing, KKP Gandeng Satgas 115

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 00:24 WIB

Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing Bikin Ekspor Indonesia Kecil

Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing Bikin Ekspor Indonesia Kecil

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 23:41 WIB

Ini 7 Langkah Tingkatkan Daya Saing Perikanan ASEAN

Ini 7 Langkah Tingkatkan Daya Saing Perikanan ASEAN

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 14:22 WIB

Indonesia akan Jadi Produsen Ikan Hias Nomor 1 Dunia Tahun 2019

Indonesia akan Jadi Produsen Ikan Hias Nomor 1 Dunia Tahun 2019

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 15:03 WIB

Kepemimpinan Indonesia dalam Penguatan Perikanan Global Diakui

Kepemimpinan Indonesia dalam Penguatan Perikanan Global Diakui

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 14:49 WIB

KKP Kembali Tangkap 5 Kapal Asing Pencuri Ikan di Natuna

KKP Kembali Tangkap 5 Kapal Asing Pencuri Ikan di Natuna

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 14:37 WIB

KKP Dorong Peningkatan Akses Produk Perikanan

KKP Dorong Peningkatan Akses Produk Perikanan

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 10:23 WIB

Menteri Susi Akui Mutiara Bisa Jadi Sumber Ekonomi Baru Indonesia

Menteri Susi Akui Mutiara Bisa Jadi Sumber Ekonomi Baru Indonesia

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 10:16 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×