Trader Beralih ke Persiapan Natal, Saham AS Melemah

Adhitya Himawan

Kamis, 22 Desember 2016 | 09:58 WIB
Trader Beralih ke Persiapan Natal, Saham AS Melemah
Bursa saham New York (NYSE), Amerika Serikat. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (21/12/2016  ditutup turun sebesar 51 poin atau 0,99 persen ke level 5.111 setelah bergerak di antara 5.188-5.111. Sebanyak 113 saham naik, 183 saham turun, 104 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp6.918 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp232 miliar.

Pasar Amerika ditutup di zona merah di akhir perdagangan, sebagian Trader mulai mengalihkan pada persiapan natal dan libur akhir tahun.

"Dow jones melemah 0,16 persen di level 19,943. Nasdaq melemah 0,10 persen di Pasar level 4,948 dan S&P melemah 0,24 persen ke level 2,265," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/12/2016).

Pasar Eropa ditutup bervariasi setelah adanya konfirmasi dari pihak otoritas Jerman bahwa serangan yang terjadi di Berlin merupakan hasil dari campur tangan teroris. Sementara itu, sentimen lain datang dari Turki, pihak otoritas turki juga sedang be-rada dalam tahap investigasi terhadap para tersangka terkait pembunuhan duta besar Rusia untuk Turki Senin lalu. Sentimen - sentimen terkait aksi terorisme ini dinilai menurunkan selera pasar terhadap aset - aset beresiko, dalam hal ini, investasi dalam bursa saham.

"FTSE melemah 0,04 persen. CAC melemah 0,33 persen, sementara DAX berhasil di tutup positif 0,03 persen ke level 11,468," tutur Hans.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengungkapan bahwa uang tebusan program pengampunan pajak atau tax amnesty sudah lebih dati Rp100 triliun. Angka itu su-dah termasuk pembayaran uang tunggakan dan bukti permulaan. Bila dirinci, Rp 101 triliun itu terdiri dari Rp97,7 triliun uang tebusan, Rp3,06 triliun pembayaran tunggakan, dan Rp642 miliar pembayaran bukti permulaan. Uang tebusan tersebut langsung masuk ke kas negara.

Namun angka itu masih jauh dari target pemerintah yang mencapai Rp165 triliun. Sementara jumlah peserta tax amnesty sudah mencapai 512.315 wajib pajak. Sebanyak 398.727 wajib pajak ikut tax amnesty di peri-ode pertama, sedangkan sisanya ikut pada periode kedua. Sementara itu total harta yang sudah dilaporkan melalui program tax amnesty mencapai Rp4.057 triliun. Deklarasi harta di dalam negeri masih dominan dengan Rp2.942 triliun. Adapun harta yang dideklarasikan di luar negeri Rp992 triliun dan harta yang dibawa pu-lang ke Indonesia atau repatriasi Rp141 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tensi Geopolitik Reda, Pasar Saham Eropa Mendaki

Tensi Geopolitik Reda, Pasar Saham Eropa Mendaki

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 10:19 WIB

Saham Bank Jabar Banten Jadi Buruan Para Investor

Saham Bank Jabar Banten Jadi Buruan Para Investor

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 09:08 WIB

Jelang Libur Akhir Tahun, Pasar Saham Eropa Ditutup Bervariasi

Jelang Libur Akhir Tahun, Pasar Saham Eropa Ditutup Bervariasi

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 09:00 WIB

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 12:01 WIB

Ketegangan Geopolitik Lemahkan Pasar Saham AS

Ketegangan Geopolitik Lemahkan Pasar Saham AS

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 11:54 WIB

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 09:02 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Saham AS Turun

The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Saham AS Turun

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 08:34 WIB

Bali Towerindo Raih Pinjaman dari Bank Sinarmas

Bali Towerindo Raih Pinjaman dari Bank Sinarmas

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 11:45 WIB

Pasar Fokus Pertemuan The Fed, Saham Eropa Menguat

Pasar Fokus Pertemuan The Fed, Saham Eropa Menguat

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 11:11 WIB

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 13:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×