Ekonom: Inflasi Harus Dikelola dengan Baik

Adhitya Himawan

Senin, 09 Januari 2017 | 15:00 WIB
Ekonom: Inflasi Harus Dikelola dengan Baik
Kenaikan harga pangan bisa memicu inflasi tinggi. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Ekonom Katalis Indonesia, Adi Wibowo mengatakan awal tahun 2017 ekonomi kita dibuka dengan kenaikan harga pangan, yaitu naiknya harga cabai di pasaran. Tentu hal ini menjadi ancaman di pembuka tahun 2017. Apakah kenaikan harga pangan ini juga menguntungkan petani secara langsung? Ini yang mesti kita lihat lebih komprehensif.

"Kenaikan harga pangan ini apabila tidak dikelola dengan baik, maka akan menjadi ancaman selama tahun 2017," kata Wibowo saat dihubungi di Jakarta, Senin (9/1/2017).

Selain kenaikan harga pangan, ancaman inflasi yang tak kalah penting bagi kebutuhan masyarakat, menurut Wibowo adalah inflasi energi, dimana di awal tahun ini pemerintah mulai melakukan pencabutan subsidi listrik bagi pelanggan 900 VA karena asumsi pemerintah bahwa adanya subsisi listrik yang salah sasaran. Bersamaan dengan itu, pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) umum jenis pertamax, pertalite dan dexlite sebesar Rp. 300 per liter di semua daerah seiring dengan kondisi harga minyak mentah dunia.

"Tentu ini juga akan berdampak pada masyarakat berpendapatan menengah ke bawah secara sistematis dan signifikan yaitu harus menanggung beban hidup bulanan yang lebih tinggi," kata dia.

Lebih lanjut dikatakannya, trio inflasi yaitu inflasi pangan, inflasi tarif listrik, dan inflasi BBM segera harus dikelola dengan baik. Pasalnya, apabila tidak, akan berimplikasi pada kegiatan ekonomi yang lain.

"Diperlukan langkah antisipatif dan memanfatkan semua stakeholders yang dimiliki pemerintah untuk mengatasi dampak ekonomi lainnya bagi perekonomian nasional selama perjalanan 2017 mendatang. Belum lagi pertengahan tahun ke depan masyarakat akan menghadapi puasa ramadhan dan idul fitri," tukas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Cabai Meroket, Djarot Punya Cara Sederhana Menyiasatinya

Harga Cabai Meroket, Djarot Punya Cara Sederhana Menyiasatinya

News | Senin, 09 Januari 2017 | 14:58 WIB

Ini Jurus Mendag untuk Meredam Lonjakan Harga Cabai

Ini Jurus Mendag untuk Meredam Lonjakan Harga Cabai

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 14:39 WIB

Harga Cabai Rp120 ribu, Mendag Imbau Masyarakat Beli via Online

Harga Cabai Rp120 ribu, Mendag Imbau Masyarakat Beli via Online

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 14:36 WIB

Mendag Juga Tuding Cuaca Jadi Penyebab Harga Cabai Meroket

Mendag Juga Tuding Cuaca Jadi Penyebab Harga Cabai Meroket

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 13:26 WIB

Jokowi Akui Kenaikan Harga Cabai Sulit Dihindari

Jokowi Akui Kenaikan Harga Cabai Sulit Dihindari

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 12:31 WIB

Harga Cabai Melonjak, Jokowi Salahkan Musim Buruk

Harga Cabai Melonjak, Jokowi Salahkan Musim Buruk

News | Senin, 09 Januari 2017 | 11:41 WIB

Jokowi Sebut Cuaca Buruk Jadi Sebab Harga Cabai Rawit Meroket

Jokowi Sebut Cuaca Buruk Jadi Sebab Harga Cabai Rawit Meroket

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 10:58 WIB

Kemendag Minta PPI Pasok Cabai untuk Tekan Harga

Kemendag Minta PPI Pasok Cabai untuk Tekan Harga

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 18:42 WIB

BPS Sebut Inflasi Desember 2016 Sebesar 0,42 Persen

BPS Sebut Inflasi Desember 2016 Sebesar 0,42 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 23:16 WIB

BPS Sebut November 2016 Terjadi Inflasi 0,47 Persen

BPS Sebut November 2016 Terjadi Inflasi 0,47 Persen

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 14:33 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×