Pasar Saham Eropa Ditutup di Zona Hijau

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 11 Januari 2017 | 09:41 WIB
Pasar Saham Eropa Ditutup di Zona Hijau
Bursa Saham London, Inggris. [Reuters/Antara]

Indkes Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (10/1/2017) ditutup turun sebesar 6 poin atau 0,12 persen ke level 5.309 setelah bergerak di antara 5.292-5.330. Sebanyak 130 saham naik, 167 saham turun, 112 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp4.779 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp158 miliar.

Pasar Amerika ditutup mixed pada perdagangan akhir perdagangan disebabkan pelemahan harga minyak yang menekan saham energi, mengimbangi penguatan sektor kesehatan dan finansial.

"Dow Jones ditutup melemah 0,16 persen di level 19.855. sedangkan S&P tidak berubah pada 2.268, dan Nasdaq menguat 0,20 persen ke 5.035," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee dalam keterangan resmi, Rabu (11/1/2017).

Pasar Eropa berhasil ditutup di zona hijau. Penguatan indeks didorong oleh saham emiten ritel, sementara reli di saham pertambangan mengimbangi pelemahan sektor finansial. Investor saat ini fokus pada saham ritel. Saham Morrisons menguat 3,6 persen dan menjadi salah satu top gainers di indeks FTSE setelah hasil perdagangan Natal melampaui ekspektasi.

"FTSE menguat 0,52 persen di level 7,275. DAX menguat 0,17 persen dan CAC menguat 0,01 persen," ujar Hans.

Pada akhir tahun 2016 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan aturan mengenai peer-to-peer lending oleh layanan keuangan berbasis teknologi atau fintech. Deputi Komisioner Manajemen Strategis I OJK menjelaskan, aturan ini di-harapkan dapat mendukung pertumbuhan industri fintech peer-to-peer lending sebagai alternatif sumber pembiayaan baru bagi masyarakat. Ini khususnya bagi masyarakat yang belum dilayani maksimal oleh industri keuangan konvensional, seperti perbankan, pasar modal, perusahaan pembiayaan, dan modal ventura.

POJK ini juga dibuat untuk melindungi kepentingan konsumen dan nasional, dan pada saat yang sama tetap menyediakan ruang bagi penyelenggara fintech di Tanah Air untuk dapat tumbuh dan berkembang, juga memberi kontribusi bagi perekonomian nasional. Ia menyatakan, penyelenggara fintech peer-to-peer lend-ing diharapkan dapat membuka akses dana pinjaman, baik dari luar negeri maupun dari berbagai daerah di dalam negeri kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, penyelenggara fintech peer-to-peer lending juga diharapkan dapat mem-perbaiki tingkat keseimbangan dan mempercepat distribusi pembiayaan bagi UMKM ke berbagai daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kimia Farma Anggarkan Belanja Modal Rp1,2 Triliun di 2017

Kimia Farma Anggarkan Belanja Modal Rp1,2 Triliun di 2017

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 10:44 WIB

Perubahan Kebijakan Trump Picu Pasar Saham AS Melemah

Perubahan Kebijakan Trump Picu Pasar Saham AS Melemah

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 10:36 WIB

Wika Raih Kontrak Penataan Pantai Kuta dan Mandalika

Wika Raih Kontrak Penataan Pantai Kuta dan Mandalika

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 09:31 WIB

Sektor Teknologi Picu Saham AS Menguat

Sektor Teknologi Picu Saham AS Menguat

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 09:25 WIB

Indofarma Targetkan Penjualan 2017 Naik 24 Persen

Indofarma Targetkan Penjualan 2017 Naik 24 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 11:48 WIB

Banyak Investor Tutup Buku, Pasar AS Melemah

Banyak Investor Tutup Buku, Pasar AS Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 11:31 WIB

TMAS Beli Tanah di Surabaya Senilai Rp173 Miliar

TMAS Beli Tanah di Surabaya Senilai Rp173 Miliar

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 13:39 WIB

Jelang Tahun Baru, Pasar Saham Eropa Menguat

Jelang Tahun Baru, Pasar Saham Eropa Menguat

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 13:34 WIB

Antam Selesaikan Kontrak Bangun Pabrik Feronikal di Halmahera

Antam Selesaikan Kontrak Bangun Pabrik Feronikal di Halmahera

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 13:25 WIB

Jelang Libur Akhir Tahun, Perdagangan Saham AS Makin Sepi

Jelang Libur Akhir Tahun, Perdagangan Saham AS Makin Sepi

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 13:15 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB