Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KADI Mulai Selidiki Antidumping Baja Lapis Alumunium Seng Warna

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 12 Januari 2017 | 13:48 WIB
KADI Mulai Selidiki Antidumping Baja Lapis Alumunium Seng Warna
Gedung Kementerian Perdagangan, di Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) mengumumkan dimulainya penyelidikan atas barang impor Baja Lapis Alumunium Seng (BJLAS) Warna yang berasal dari Republik Rakyat Cina (RRC) dan Vietnam. Produk BJLAS Warna tersebut memiliki nomor pos tarif 7210.70.10.00, 7212.40.10.00, dan 7212.40.20.00.

"Penyelidikan dilakukan berdasarkan permohonan yang diajukan oleh PT NS BlueScope Indonesia sebagai Pemohon dan mewakili industri dalam negeri," kata Ketua KADI Ernawati di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Ernawati menjelaskan KADI memulai penyelidikan anti dumping atas BJLAS Warna yang berasal dari RRC dan Vietnam pada tanggal 23 Desember 2016.

"Berdasarkan analisis KADI terhadap dokumen permohonan, terdapat impor BJLAS Warna yang diduga dumping, kerugian material bagi pemohon, dan hubungan kausal antara kerugian pemohon dan impor produk BJLAS Warna dumping yang berasal dari negara yang dituduh,” ungkap Ernawati.

Penyelidikan tersebut didasari oleh permintaan dari Pemohon dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan, serta Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 76/M-DAG/PER/12/2012 tentang Tata Cara Penyelidikan Dalam Rangka Pengenaan Tindakan Antidumping dan Tindakan Imbalan.

Total impor BJLAS Warna Indonesia pada 2013 adalah sebesar 144.456 ton. Nilainya meningkat pada 2014 menjadi 147.319 ton. Impor BJLAS Warna pada 2015 semakin meningkat menjadi 223.088 ton, dan sebagian besar berasal dari negara yang dituduh dumping, dengan nilai sebesar 199.344 ton atau 80 persen dari total impor.

Semua pihak yang berkepentingan (industri dalam negeri, importir di Indonesia, eksportir dan produsen dari negara yang dituduh) diberi kesempatan untuk memberikan informasi, tanggapan atau dengar pendapat (hearing) yang berkaitan dengan penyelidikan barang dumping dan kerugian dimaksud, secara tertulis kepada KADI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jurus Mendag untuk Meredam Lonjakan Harga Cabai

Ini Jurus Mendag untuk Meredam Lonjakan Harga Cabai

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 14:39 WIB

Harga Cabai Rp120 ribu, Mendag Imbau Masyarakat Beli via Online

Harga Cabai Rp120 ribu, Mendag Imbau Masyarakat Beli via Online

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 14:36 WIB

Mendag Juga Tuding Cuaca Jadi Penyebab Harga Cabai Meroket

Mendag Juga Tuding Cuaca Jadi Penyebab Harga Cabai Meroket

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 13:26 WIB

Mendag Ancam Cabut Izin Importir Nakal Tak Memiliki Gudang

Mendag Ancam Cabut Izin Importir Nakal Tak Memiliki Gudang

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 13:13 WIB

Modernisasi Trade Remedy Ancam Ekspor Indonesia ke Eropa

Modernisasi Trade Remedy Ancam Ekspor Indonesia ke Eropa

Bisnis | Senin, 09 Januari 2017 | 10:52 WIB

Enggartiasto Janji Lebih Tegas Berantas Pungli di Kemendag

Enggartiasto Janji Lebih Tegas Berantas Pungli di Kemendag

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 05:00 WIB

Sepanjang 2016, Kemendag Sederhanakan 49 Perizinan Ekspor Impor

Sepanjang 2016, Kemendag Sederhanakan 49 Perizinan Ekspor Impor

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 04:00 WIB

Tahun Lalu, Kemendag Revitalisasi 878 Pasar di Seluruh Indonesia

Tahun Lalu, Kemendag Revitalisasi 878 Pasar di Seluruh Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 04:00 WIB

Inilah Kinerja Perdagangan Dalam Negeri Sepanjang 2016

Inilah Kinerja Perdagangan Dalam Negeri Sepanjang 2016

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 03:00 WIB

Lindungi Konsumen, Lima Kementerian Sinergi Pengawasan Barang

Lindungi Konsumen, Lima Kementerian Sinergi Pengawasan Barang

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 14:30 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB