Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

OJK akan Kurangi Batas Bunga Deposito di Bank Besar

Adhitya Himawan

Selasa, 17 Januari 2017 | 21:00 WIB
OJK akan Kurangi Batas Bunga Deposito di Bank Besar
Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Persaingan perburuan dana deposito oleh industri perbankan diperkirakan semakin ketat pada 2017, menyusul rencana Otoritas Jasa Keuangan yang akan menurunkan selisih batas maksimum (capping) bunga deposito untuk Bank Umum Kegiatan Usaha III dan IV.

Bank BUKU III (bermodal Rp5-Rp30 triliun) PT Bank OCBC NISP Tbk menilai penurunan selisih "capping" seharusnya dapat memicu lebih cepat penurunan suku bunga deposito sehingga akan mempengaruhi penurunan suku bunga kredit.

"Persaingannya akan lebih ketat, tapi arahnya bunga dananya harus turun," kata Presiden Direktur OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja dikutip di Jakarta, Selasa (17/1/2017).



OJK sebelumnya menyatakan pada semester I 2017 akan menurunkan selisih (gap) jarak "capping" bunga deposito untuk BUKU III dan IV yang saat ini besaran selisihnya sebesar 25 basis poin.

Berdasarkan ketentuan OJK sejak April 2016, batas maksimum bunga deposito untuk bank BUKU IV yakni maksimal 75 bps di atas suku bunga operasi moneter tenor 12 bulan atau BI Rate, bukan (BI) 7 days repo rate (7DRR).

Sedangkan untuk Bank BUKU III, yakni maksimal 100 bps di atas suku bunga operasi moneter tenor 12 bulan. Dengan begitu, saat ini, suku bunga deposito BUKU IV maksimum 6,75 persen, dan BUKU III sebesar 7 persen, karena suku bunga operasi moneter 12 bulan saat ini sebesar 6 persen. Setelah revisi "capping", selisih 0,25 persen tersebut akan lebih kecil.

Parwati mengatakan OCBC siap jika aturan "capping" diubah. Kondisi likuiditas OCBC juga masih memadai, mengingat rasio pinjaman terhadap simpanan (Loan To Deposit Ratio/LDR) OCBC pada akhir 2016 masih 86 persen, sedangkan batas maksimum LDR 92 persen.

"Kami tidak masalah. Likuiditasnya cukup banyak. Sekarang LDR kami 86 persen," ujar dia.

Sedangkan menurut Bank BUKU IV (bermodal di atas Rp30 triliun), PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, perburuan deposito juga tidak hanya dipengaruhi oleh suku bunga yang ditawarkan, namun juga kualitas pelayanan perbankan tersebut terhadap nasabah, termasuk nasabah kakap atau deposan besar.

"Nasabah juga melihat siapa yang memberikan layanan bagus di servisnya," kata Direktur Utama BRI Asmawi Syam.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyambut baik rencana penurunan selisih "capping" bunga deposito tersebut. Namun menurut Agus, lebih baik jika aturan batas maksimum suku bunga deposito tersebut dihapus, sehingga pergerakan suku bunga dapat sesuai permintaan dan pasokan di pasar.

"Kami sambut baik dan kami melihat bahwa akan ideal kalau nanti tidak ada 'capping' terhadap deposito," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Ajukan 21 Nama Calon Komisioner OJK

Sri Mulyani Ajukan 21 Nama Calon Komisioner OJK

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 20:44 WIB

OJK Minta Pemda Perhatikan Nasib Bank Daerah

OJK Minta Pemda Perhatikan Nasib Bank Daerah

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 14:44 WIB

Pertemuan Pelaku Industri Jasa Keuangan

Pertemuan Pelaku Industri Jasa Keuangan

Foto | Jum'at, 13 Januari 2017 | 14:00 WIB

2017, OJK Fokus Ke Peran Industri Jasa Keuangan

2017, OJK Fokus Ke Peran Industri Jasa Keuangan

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 13:11 WIB

Inilah Daftar 6 Perusahaan Investasi Ilegal Versi OJK

Inilah Daftar 6 Perusahaan Investasi Ilegal Versi OJK

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:51 WIB

OJK Keluarkan Regulasi Peminjaman Uang Berbasis Aplikasi

OJK Keluarkan Regulasi Peminjaman Uang Berbasis Aplikasi

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 10:59 WIB

OJK Akui Pasar Modal Indonesia Tertinggi Kedua di Asia Pasifik

OJK Akui Pasar Modal Indonesia Tertinggi Kedua di Asia Pasifik

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 06:02 WIB

Ini Berbagai Penjabaran Master Plan Jasa Keuangan 2015-2019

Ini Berbagai Penjabaran Master Plan Jasa Keuangan 2015-2019

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 06:02 WIB

Ini Target Industri Perbankan di Tahun 2017 Versi OJK

Ini Target Industri Perbankan di Tahun 2017 Versi OJK

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 05:56 WIB

OJK: Perusahaan FinTech di Indonesia Telah Mencapai 111

OJK: Perusahaan FinTech di Indonesia Telah Mencapai 111

Bisnis | Sabtu, 31 Desember 2016 | 05:46 WIB

Terkini

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:55 WIB