Kadin: AS Keluar TPP Untungkan Indonesia

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2017 | 02:31 WIB
Kadin: AS Keluar TPP Untungkan Indonesia
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani berpendapat, kebijakan Presiden Donald Trump yang mengeluarkan Amerika Serikat dari Kemitraan Trans-Pasifik (Trans-Pacific Partnership/TPP), menguntungkan posisi Indonesia dari segi manufaktur.

"Dengan tidak adanya TPP, posisi Indonesia lebih bagus dari segi manufaktur karena tidak mendapatkan saingan dari Vietnam," kata Rosan.

Pengesampingan TPP oleh AS, kata dia, merupakan peluang bagi ASEAN untuk kemudian memperkuat perdagangan bebas negara-negara anggotanya yang resprositasnya masih rendah.

"Jangan sampai ada 'Brexit' di ASEAN karena aliansinya berbeda-beda, misalnya Kamboja yang bersekutu ke China. Kita tidak pernah terpikir negara-negara ASEAN akan selalu bersatu, tidak tertutup kemungkinan kita bisa pecah," ucap Rosan.

Menurut dia, salah satu langkah yang dapat diambil untuk mempertahankan kohesivitas ASEAN adalah melalui perdagangan dan investasi.

Sebelumnya, Donald Trump secara resmi menarik keikutsertaan negaranya dalam TPP, Senin (23/1) waktu setempat. Langkah tersebut dinilai menjauhkan AS dari sekutu-sekutunya di Asia ketika di saat bersamaan pengaruh Tiongkok semakin meningkat di kawasan tersebut.

Memenuhi janji kampanyenya untuk mengakhiri keterlibatan AS dalam TPP, Trump menandatangani keputusan presiden atau "executive order" di Ruang Oval yang menyatakan menarik keluar AS dari pakta perdagangan yang beranggotakan 12 negara itu.

Menurut Rosan, Trump tidak akan sepenuhnya menjalankan janji-janji kampanyenya. Namun, Trump dipastikan akan menentang perdagangan bebas yang merugikan AS. Dia memandang, negara-negara Eropa akan kemungkinan akan mengikuti jejak Trump adalah Italia dan Prancis.

"Bagi Trump yang konsisten adalah menantang perdagangan bebas dan juga akan meninjau NAFTA (Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara), tentu itu berdampak pada banyak negara. Untuk bilateral, AS masih terbuka karena kalau (perdagangan) multilateral dinilai banyak merugikan AS," ucap Rosan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Keluar Dari TPP, Menko Darmin : Nggak Masalah

AS Keluar Dari TPP, Menko Darmin : Nggak Masalah

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 21:05 WIB

Kadin Apresiasi Kebijakan Pembatasan Angkutan Barang

Kadin Apresiasi Kebijakan Pembatasan Angkutan Barang

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 05:00 WIB

Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Sulawesi dan Kalimantan Tetap Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 05:00 WIB

Kadin: Demonstrasi 2 Desember Tak Ganggu Investasi

Kadin: Demonstrasi 2 Desember Tak Ganggu Investasi

Bisnis | Senin, 21 November 2016 | 14:39 WIB

KADIN: Kontribusi Ekspor UMKM Rendah Dibanding Thailand

KADIN: Kontribusi Ekspor UMKM Rendah Dibanding Thailand

Bisnis | Senin, 21 November 2016 | 13:50 WIB

Terkini

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:25 WIB

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:05 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB