Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Bank Indonesia: Kebijakan Donald Trump Meresahkan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 26 Januari 2017 | 01:04 WIB
Bank Indonesia: Kebijakan Donald Trump Meresahkan
Donald Trump dan istrinya Melania Trump. (AFP)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) melakukan survei kepada perusahaan sektor industri pengolahan di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Hasilnya didapati bahwa lebih dari 50 persen responden merasa resah terhadap kebijakan Trump.

"Alasan resahnya responden yaitu pangsa ekspor ke Amerika Serikat cukup besar, sementara responden merasa teknologi dan bahan baku tidak menjadi kendala," kata Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sulut Buwono Budi Santoso di Manado, Rabu (25/1/2017).

Dari berbagai kebijakan yang disampaikan Trump, responden menilai bahwa kebijakan proteksionisme dalam bentuk menarik diri dari TPP dan kebijakan perdagangan Amerika Serikat dengan negera-negara lainnya (NAFTA, Eropa dan China) akan berdampak juga pada Indonesia, khususnya Sulawesi Utara.

Terdapat hal yang dapat menyebabkan seluruh kebijakan Trump di bidang ekonomi yang sukar untuk direalisasikan dimana kebijakan fiskal yang agresif dari Trump secara ekonomi kurang feasible karena dihadapkan pada kendala peningkatan tinggi defisit anggaran pemerintah.

Secara umum pengaruh kebijakan Trump diproyeksikan tidak seheboh kekuatiran banyak pihak. Sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi, hubungan Indonesia dan AS pasti akan lebih baik dan saling menguntungkan.

Upaya pembukaan pasar ekspor baru dan kebijakan yang antsipatif sebagaimana disampaikan Gubernur BI Agus D W Martowardojo, merupakan hal yang perlu menjadi perhatian para pelaku dan pengampu kebijakan ekonomi Indonesia.

Pada Jumat, 20 Januari 2017, Donald Trump telah resmi dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat (AS).

Dalam pembacaan pidatonya, pada saat Trump mengambil sumpah jabatan, disampaikan rincian kebijakan ekonomi yang akan ditempuh Trump antara lain:

(1) Mendorong pertumbuhan ekonomi Amerika 4 persen setiap tahun,
(2) Mulai menarik diri dari Trans-Pacific Partnership,
(3) Renegosiasi NAFTA dan
(4) Peningkatan Tenaga Kerja.

Jika Trump menjalankan kebijakan tertutup tersebut, tentunya cukup mempengaruhi ekspor Indonesia. Total ekspor Indonesia tahun 2016 tercatat sebesar 144,3 Miliar dolar AS, dimana Amerika merupakan salah satu tujuan ekspor Indonesia dengan total ekspor sekitar USD 15,3 miliar atau 10,6 persen.

Namun, ekonomi Indonesia cukup kuat menghadapi tantangan global, salah satunya kebijakan Donald Trump. Hal ini ditunjukkan oleh pangsa konsumsi sebesar 56 persen dibandingkan dari total output atau PDB.

Berbagai indikator lainnya seperti defisit transaksi berjalan terhadap PDB di bawah 2 persen. NPI pada kuartal IV juga diperkirakan tercatat surplus. Nilai tukar Rupiah yang melemah terjadi setelah Trump terpilih, mulai kembali menguat pada Januari 2017. Hal tersebut sebagaimana pandangan Bank Indonesia bahwa Trump Effect hanya terasa hingga bulan Januari 2017 ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Mundur Dari TPP, Faisal Basri: Indonesia Tidak Usah Panik

AS Mundur Dari TPP, Faisal Basri: Indonesia Tidak Usah Panik

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 09:25 WIB

Donald Trump Daftarkan Paten Slogan untuk Pilpres 2020

Donald Trump Daftarkan Paten Slogan untuk Pilpres 2020

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 05:20 WIB

Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump

Nuansa Waspada Warnai Pasar Global Pasca Pidato Pelantikan Trump

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 13:46 WIB

Pengamat: 2017 Adalah Tahun Terberat Untuk Nilai Tukar Rupiah

Pengamat: 2017 Adalah Tahun Terberat Untuk Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 13:08 WIB

Trump Jadi Presiden AS, Ada Potensi Dana Asing Keluar dari RI

Trump Jadi Presiden AS, Ada Potensi Dana Asing Keluar dari RI

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 11:33 WIB

Trump Proteksionis, Pasar Saham AS Melemah

Trump Proteksionis, Pasar Saham AS Melemah

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 11:11 WIB

Meksiko Tak Akan Menyerah dengan Kebijakan Donald Trump

Meksiko Tak Akan Menyerah dengan Kebijakan Donald Trump

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 06:12 WIB

Donald Trump Hentikan Dana Federal untuk LSM Pendukung Aborsi

Donald Trump Hentikan Dana Federal untuk LSM Pendukung Aborsi

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 04:08 WIB

Efek Kebijakan Trump, Jika Produk Cina Serbu RI, Ini yang Terjadi

Efek Kebijakan Trump, Jika Produk Cina Serbu RI, Ini yang Terjadi

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 15:37 WIB

Indonesia Diminta Siap Hadapi Ekonomi Protektif AS di Era Trump

Indonesia Diminta Siap Hadapi Ekonomi Protektif AS di Era Trump

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 15:09 WIB

Terkini

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:05 WIB

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:29 WIB

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Mimpi Nonton Barcelona di Camp Nou Kini Makin Nyata Lewat Program BRI Debit FC Barcelona

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:09 WIB

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB