Inilah Fakta dan Mitos di Balik Kartu Kredit yang Perlu Diketahui

Angelina Donna

Rabu, 01 Februari 2017 | 20:05 WIB
Inilah Fakta dan Mitos di Balik Kartu Kredit yang Perlu Diketahui
Inilah fakta dan mitos di balik kartu kredit yang perlu diketahui

Suara.com - Kartu kredit hadir sebagai kemudahan transaksi sehari-hari, Anda tidak perlu kerepotan lagi untuk membawa uang tunai dengan jumlah dan volume yang banyak untuk pembayaran transaksi bernominal tinggi. Anda pun tidak perlu menyediakan uang sebelum memakainya, karena kartu kredit mempunyai sistem sama dengan utang kepada bank.

Akan tetapi, di balik segala keuntungan dan manfaat yang ditawarkan oleh kartu kredit, masih banyak sebagian masyarakat yang salah memahami kegunaan dan cara kerja kartu kredit tersebut.

Kesalahpahaman tersebut dapat merugikan kondisi finansial penggunanya. Berikut adalah beberapa mitos dan fakta di balik kartu kredit yang harus diketahui.

Memotong kartu sama dengan menghentikan fasilitas kartu kredit
Mitos ini tidak benar, faktanya, memotong kartu tidak melepaskan Anda dari tanggung jawab. Memotong kartu kredit sama dengan tidak memakai kartu kredit tersebut, tetapi bukan berarti lepas dari fasilitas kartu tersebut. Sebaiknya, jika Anda ingin menghentikan fasilitas kartu kredit, konsultasikanlah pada bank penerbit kartu. Kemudian, lakukan langkah-langkah penghentian fasilitas kartu kredit sesuai yang diminta

Salah satu contohnya mengunjungi bank dan menyiapkan formulir atau dokumen pelengkap. Buatlah kesepakatan hitam di atas putih agar Anda memiliki bukti yang sah di mata hukum, terutama apabila terdapat tindak kriminalitas yang mengatasnamakan kartu kredititu. Menghentikan fasilitas kartu kredit dengan tahapan yang benar dapat menghindari Anda dari risiko kerugian pada nantinya.

Cukup membayar minimum pembayaran
Sebaliknya, anda seharusnya membayar seluruh jumlah tagihan sebelum atau sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Jika hanya membayar sebagian, maka Anda akan tetap dikenakan biaya penalti dan denda bunga dari sisa jumlah tagihan. Pembayaran minimum sama saja belum membayar di mata bank penerbit kartu. Pembayaran seluruhnya dan tepat waktu harus sangat diperhatikan agar anda tidak terlilit utang kartu kredit.

Tidak baik mempunyai kartu kredit dengan limit tinggi
Anggapan ini salah terutama bagi pengguna kartu kredit yang cermat, limit yang tinggi sangat menguntungkan. Faktanya, 30% tingkat suku bunga kartu kredit bergantung pada batas maksimum kartu anda, semakin tinggi limit yang diberikan, tingkat suku bunganya akan semakin rendah. Ini berarti jika Anda mendapatkan kartu kedit dengan limit yang tinggi tetapi tetap menjaga tagihan tetap rendah, Anda dapat menikmati suku bunga yang rendah.

Selain itu, bagi pengguna yang bijak menggunakan kartu kredit, limit yang tinggi dapat dijadikan modal untuk usahanya. Contohnya penjual fashion online yang menggunakan sistem pre-order, dapat memesan barang mereka dan membayarnya dengan kartu kredit. Mereka pun tidak akan takut dengan pembayarannya karena mereka melakukan sistem pre-order dan telah mendapatkan uang muka dari pelanggan mereka. Kuncinya adalah pandai memanfaatkan kartu kredit.

Semakin banyak kartu yang dimiliki, Anda akan semakin untung
Jumlah kartu kredit yang terlalu banyak hanya akan membuat anda tergiur untuk memakainya, terutama jika tidak mampu mengontrol perilaku belanja. Kartu kredit yang banyak berarti limit pembelanjaan Anda meningkat, contohnya kartu kredit A mempunyai limit Rp5 juta, kartu kredit B mempunyai limit Rp8 juta, berarti sekarang anda mempunyai Rp13 juta yang dapat dipakai. Walaupun akan mendapatkan fasilitas yang beragam, dana yang akan anda keluarkan untuk biaya tahunan pun akan meningkat.

Jumlah tagihan harus seimbang agar kualitas kredit baik
Kualitas kredit tidak berhubungan dengan jumlah pemakaian anda. Baik buruknya reputasi kredit seseorang ditentukan dari kemampuan dan ketepatan waktu pengguna membayar tagihan mereka. Sekali terlilit utang kartu kredit maka kualitas kredit anda akan menjadi buruk.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Kenali Perbedaan Generasi X, Y, dan Z dalam Berbelanja

Inilah Risiko Kebiasaan Melakukan Pembayaran Minimum Kartu Kredit

Inilah 5 Kebijakan Finansial dari Bank Indonesia (BI) Selama 2016

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hal yang Harus Diperhatikan agar Trading Forex Menguntungkan

Hal yang Harus Diperhatikan agar Trading Forex Menguntungkan

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 20:00 WIB

Coba Cara Ini Untuk Tetap Dapat Uang Tanpa Bekerja

Coba Cara Ini Untuk Tetap Dapat Uang Tanpa Bekerja

Bisnis | Sabtu, 28 Januari 2017 | 19:05 WIB

Tips Menghemat Biaya Khitanan Anak

Tips Menghemat Biaya Khitanan Anak

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 19:45 WIB

Simak Rahasia Hidup Mapan Untuk Pekerja Muda Bergaji 1 Jutaan

Simak Rahasia Hidup Mapan Untuk Pekerja Muda Bergaji 1 Jutaan

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 19:31 WIB

Terkini

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

5 Link Simulasi TKA Online untuk Persiapan Ujian Siswa SMA

5 Link Simulasi TKA Online untuk Persiapan Ujian Siswa SMA

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:15 WIB

×