Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Kemenaker Luncurkan Program Generasi Bisa

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 08 Februari 2017 | 19:04 WIB
Kemenaker Luncurkan Program Generasi Bisa
Gedung Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta Selatan, Sabtu (14/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kementerian Ketenagakerjaan mengajak Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) dan Microsoft Indonesia untuk bersama-sama memaksimalkan program pembangunan ketenagakerjaan nasional. Hal ini merupakan hasil audiensi Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI M. Hanif Dhakiri bersama pihak YACB dan Microsoft Indonesia setelah sebelumnya meluncurkan program 'Generasi Bisa!' di kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Rabu, (8/2/2017) . 

"Flatform Generasi Bisa! ini adalah hasil kerjasama pemerintah dan swasta (public private partnerships) untuk peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja" ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Kabarenbang) Kemnaker, Sugiarto Sumas. 

Menurut Kabarenbang, ada 5 poin hasil audiensi yang akan ditindak lanjuti. Pertama, mengoptimalkan sertifikasi dan pendayagunaan alumni pelatihan YCAB yang jumlahnya mencapai ribuan.

Kedua, Kemnaker mengajak YCAB dan Microsoft Indonesia untuk membuka pelatihan perawat (nurse) bersertifikat Internasional. Ketiga, memperbanyak program magang ke luar negeri dengan mengikuti "success story" magang ke Jepang. 

Keempat, Kemnaker mengajak Microsoft untuk mendukung "inovation center" di Kemnaker sebagai tempat generasi muda untuk berinovasi di bidang teknologi informasi.

Terakhir, Kemnaker juga mengajak YCAB dan Microsoft Indonesia untuk turut berkontribusi aktif dalam program Desa Migran Produktif (Desmigratif) sebagai terobosan upaya perlindungan dan pemberdayakan TKI dan keluarganya.  

"Diharapkan lebih banyak lagi swasta yang menjalin kerjasama. Sehingga kemampuan Kemnaker melatih 100 ribuan orang per tahun dapat meningkat menjadi jutaan orang". pungkas Kabarenbang.

Hadir dalam forum audiensi tersebut Founder/CEO YCAB Veronica Colondam, Chairman of Supervisory Board YCAB M. Arsjad Rasjid, Presiden Director Microsoft Indonesia Andreas Diantoro, dan Regional Director Microsoft Indonesia Astrid S. Tuminez.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Generasi Digital Topang Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan

Generasi Digital Topang Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 18:55 WIB

Pemerintah Dorong Pendidikan Berorientasi ke Pasar Kerja

Pemerintah Dorong Pendidikan Berorientasi ke Pasar Kerja

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 17:59 WIB

Menaker: Program Kerja 2017 Harus Berorientasi Hasil

Menaker: Program Kerja 2017 Harus Berorientasi Hasil

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 17:38 WIB

Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipastikan Ilegal, Mengapa?

Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipastikan Ilegal, Mengapa?

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 15:29 WIB

Isu Masuknya Jutaan Pekerja Cina ke Indonesia Tidak Masuk Akal

Isu Masuknya Jutaan Pekerja Cina ke Indonesia Tidak Masuk Akal

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 14:25 WIB

Menaker: Pemerintah Upayakan 113 Juta Pekerja Terampil

Menaker: Pemerintah Upayakan 113 Juta Pekerja Terampil

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 03:18 WIB

Jokowi Akui Vokasi Penting untuk Ciptakan SDM Tangguh

Jokowi Akui Vokasi Penting untuk Ciptakan SDM Tangguh

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 07:54 WIB

Darmin Sebut Banyak Pekerjaan Saat Ini Tidak Relevan dengan Zaman

Darmin Sebut Banyak Pekerjaan Saat Ini Tidak Relevan dengan Zaman

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 12:38 WIB

Dilaporkan Soal Cuitan TKI, Ini Respon Fahri Hamzah

Dilaporkan Soal Cuitan TKI, Ini Respon Fahri Hamzah

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 11:20 WIB

Remitansi TKI Melebihi Capaian Program Tax Amnesty

Remitansi TKI Melebihi Capaian Program Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 07:46 WIB

Terkini

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

×