Ketimpangan Indonesia Terburuk Ke-6 di Dunia

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 23 Februari 2017 | 13:31 WIB
Ketimpangan Indonesia Terburuk Ke-6 di Dunia
Suasana kawasan kumuh di Jakarta, Selasa (20/9).

Suara.com - Direktur International NGO Forum on Indonesian Development Sugeng Bahagijo melaporkan, tingkat ketimpangan di Indonesia berada di posisi enam di dunia. Laporan tersebut berdasarkan kerjasama dengan Oxfam menerbitkan laporan tentang ketimpangan di Indonesia "Menuju Indonesia yang Lebih Setara".

Sugeng mengatakan dalam laporannya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Indonesia ternyata belum diikuti ‎dengan pembagian pendapatan yang lebih merata.

"Dalam 20 tahun terakhir kesenjangan antara kaum super kaya dan penduduk lainnya di Indonesia tumbuh lebih cepat dibanding di negara lain di Asia Tenggara," kata Sugeng di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2017).

Mirismya, fakta kekayaan 4 orang terkaya di Indonesia sama dengan gabungan kekayaan 100 juta orang temiskin. Besarnya pendapatan tahunan dari ‎kekayaan orang terkaya Indonesia cukup untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Menurut Sugeng, melebarnya kesenjangan antara kekayaan orang-orang super kaya di Indonesia dan kelompok masyarakat lainnya adalah ancaman serius pada kesejahteraan rakyat Indonesia ke depan. Kalau tidak diatasi, dapat menghambat langkah pemerintah menurunkan kemiskinan.

"Ketimpangan ekstrem bukan lah sesuatu yang tidak terelakkan," tegasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada pemerintah untuk melakukan dua hal besar dan utama untuk mengatasi ketimoangan ekstrem. Pertama, memperbaharui kebijakan pajak di Indonesia, sesuai dengan potensi ekonomi lndonesia dan prinsip pembagian beban dan manfaat yang adil. Kedua memulihkan dan memberikan penekanan yang lebih atas pembangunan sumber daya manusia dan ketenagakerjaan.

"Undang-Undang Pajak yang ada harus diperbaharui sebab tidak dapat mengakomodasi potensi pendapatan pajak dan realitas kekayaan kelompok super kaya Indonesia selama 15 tahun terakhir. Kalau semua dijalankan dengan baik, ketimpangan itu akan teratasi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atasi Ketimpangan, Sri Mulyani Dorong Masyarakat Bayar Pajak

Atasi Ketimpangan, Sri Mulyani Dorong Masyarakat Bayar Pajak

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2017 | 11:30 WIB

Jokowi Kritik Penguasaan Lahan Didominasi Korporasi

Jokowi Kritik Penguasaan Lahan Didominasi Korporasi

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 18:08 WIB

Luhut Tegaskan Pemerintah Tak Akan Persulit Investor Migas

Luhut Tegaskan Pemerintah Tak Akan Persulit Investor Migas

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 14:32 WIB

Tahun Ini, Jokowi akan Keluarkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi

Tahun Ini, Jokowi akan Keluarkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 08:02 WIB

Cara Jokowi Atasi Ketimpangan Ekonomi

Cara Jokowi Atasi Ketimpangan Ekonomi

News | Selasa, 31 Januari 2017 | 16:24 WIB

Pemerintahan Jokowi Dianggap Gagal Atasi Ketimpangan Sosial

Pemerintahan Jokowi Dianggap Gagal Atasi Ketimpangan Sosial

Bisnis | Senin, 23 Januari 2017 | 13:40 WIB

Kekayaan 8 Orang Ini Setara dengan Harta Separuh Umat Manusia

Kekayaan 8 Orang Ini Setara dengan Harta Separuh Umat Manusia

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 15:29 WIB

Terkini

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Apa Bisa Shampoo Bayam Mustika Ratu untuk Merawat Rambut Rontok dan Tipis?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:25 WIB

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 15:22 WIB

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:20 WIB

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

Super Serius! Kapolri Didesak Ungkap Identitas Jenderal Bintang 4 yang Sadap Pejabat Negara

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:15 WIB

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

Prabowo Panggil COO Danantara dan Menteri KKP ke Istana, Ini yang Akan Dilaporkan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:10 WIB

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

×