Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wijaya Karya akan Bangun 8.000 Perumahan di Arab Saudi

Adhitya Himawan

Kamis, 02 Maret 2017 | 20:28 WIB
Wijaya Karya akan Bangun 8.000 Perumahan di Arab Saudi
Komplek perumahan subsidi di Indonesia. [Dok Kementerian PUPR]

Salah satu perusahaan konstruksi milik negara PT Wijaya Karya (WIKA) dilibatkan dalam proyek pembangunan 8.000 perumahan di Arab Saudi dengan nilai investasi mencapai 2 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani menjelaskan kerja sama tersebut ditandai dengan nota kesepahaman antara PT Wijaya Karya dan Adil Abdul Munif Makki Group pada forum bisnis Kadin Indonesia dan Delegasi pengusaha Arab Saudi.

"Salah satu BUMN kita, Wijaya Karya, MOU dengan salah satu perusahaan Arab Saudi untuk pembangunan 8.000 perumahan beserta infrastrukturnya di Arab Saudi. Sektor itu saja nilainya 2 miliar dolar AS," kata Rosan pada acara "Indonesia-Saudi Arabia Business Forum" di Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Ia menjelaskan proyek yang melibatkan salah satu BUMN Indonesia itu direncanakan dimulai pada 2018.

Rosan menambahkan ada empat kesepakatan kerja sama yang ditandatangani pada forum bisnis tersebut dengan total nilai investasi sekitar 2,4 miliar dolar AS.

Selain sektor konstruksi perumahan, pengusaha Arab Saudi juga menyepakati investasi di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBM) "biomass powerplant" dengan nilai sekitar 100 juta dolar AS. Kerja sama ini melibatkan Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau dengan Alfanar Energy.

Kerja sama ketiga adalah bidang kesehatan yang melibatkan Healtchare Bunda Medik dengan Aloula Medical Care.

Ada pun kerja sama keempat yang disepakati adalah bidang pariwisata, khususnya untuk kunjungan ibadah Haji dan Umroh.

"Mereka mencoba meningkatkan tourism untuk haji dan umroh dengan salah satu perusahaan investasi nomor tiga terbesar di Saudi Arabia. Mereka mencoba menyalurkan investasinya melalui haji dan umroh," ungkap Rosan.

Ia menambahkan sektor perdagangan yang diminati pengusaha Arab Saudi adalah kerajinan tangan berbahan dasar kayu.

Acara forum bisnis antarpengusaha Indonesia dan Arab Saudi ini juga turut dihadiri oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia Thomas Trikasih Lembong. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag: Arab Saudi Fokus Penting Ekspor Nasional

Mendag: Arab Saudi Fokus Penting Ekspor Nasional

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 19:53 WIB

Inilah Kerjasama Ekonomi Indonesia dengan Arab Saudi

Inilah Kerjasama Ekonomi Indonesia dengan Arab Saudi

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 18:27 WIB

Kadin Bujuk Arab Saudi Investasi di Energi Baru Terbarukan

Kadin Bujuk Arab Saudi Investasi di Energi Baru Terbarukan

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:29 WIB

Kadin Adakan Forum Bisnis dengan Delegasi Arab Saudi

Kadin Adakan Forum Bisnis dengan Delegasi Arab Saudi

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 14:16 WIB

Inilah Sejumlah Proyek ESDM yang Ditawarkan Jokowi ke Arab Saudi

Inilah Sejumlah Proyek ESDM yang Ditawarkan Jokowi ke Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 20:34 WIB

Pertamina - Saudi Aramco Sepakati Kerjasama 6 Miliar Dolar AS

Pertamina - Saudi Aramco Sepakati Kerjasama 6 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 20:02 WIB

Arab Saudi Mulai Lirik Investasi di Indonesia, Ini Sebabnya

Arab Saudi Mulai Lirik Investasi di Indonesia, Ini Sebabnya

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 14:35 WIB

Kebijakan Pelindo I Terkait Pekerja Kopkarpel Sudah Sesuai Hukum

Kebijakan Pelindo I Terkait Pekerja Kopkarpel Sudah Sesuai Hukum

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 12:41 WIB

Luhut Akui Proyek Kilang Cilacap Akan Dibahas dengan Arab Saudi

Luhut Akui Proyek Kilang Cilacap Akan Dibahas dengan Arab Saudi

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 20:46 WIB

Apindo Pesimis Kerjasama Bisnis RI-Arab Saudi Libatkan Swasta

Apindo Pesimis Kerjasama Bisnis RI-Arab Saudi Libatkan Swasta

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 17:42 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB