Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

BPTJ Dorong Penggunaan JR Connexion di 25 Kota Baru Jabodetabek

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 06 Maret 2017 | 08:19 WIB
BPTJ Dorong Penggunaan JR Connexion di 25 Kota Baru Jabodetabek
Launching Jabodetabek Residence Connexion di Lippo Cikarang. [Dok Lippo Cikarang]

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebagai inisiator lahirnya Jabodetabek Residence Connexion (JR Connexion) pada Selasa (28/2/2017) menjembatani bertemunya para pengembang pemukiman dengan para operator bus JR Connexion. JR Connexion adalah layanan bus premiun yang melakukan layanan dari pemukiman di Bodetabek menuju pusat Kota Jakarta.

Acara yang dihadiri oleh Dinas Perhubungan se-Jabodetabek, Pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan, Pengembang Perumahan di Wilayah Jabodetabek, dan Operator Angkutan Pemukiman ini diselenggarakan akibatnya banyak nya minat masyarakat yang ingin dilayani JR Connexion.

Selain itu, acara ini juga merupakan wujud komitmen dukungan dan solusi pemerintah dan masyarakat terhadap permasalahan transportasi di Jabodetabek, khususnya dalam upaya mendorong penggunaan angkutan umum di Jabodetabek.

Tujuan dilaksanakannya acara ini adalah dalam rangka koordinasi para pihak yang terkait dalam penyelenggaraan dan pengembangan angkutan permukiman di Jabodetabek yaitu pemerintah pusat, pemerintah daerah di Wilayah Jabodetabek, para pengembang dan operator angkutan baik yang telah melayani angkutan permukiman maupun yang belum melayani angkutan permukiman.

"Acara ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut dari peresmian angkutan pemukiman JR Connexion oleh Menteri Perhubungan pada tanggal 14 Februari 2017 dan mendapat respon cukup baik dari masyarakat," kata Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga dalam keterangan resmi, belum lama ini.

Keberadaan angkutan pemukiman sangat penting di era pesatnya pertumbuhan dan perkembangan kawasan pemukiman di wilayah Jabodetabek. Data dari DPP REI menunjukkan bahwa, saat ini terdapat sekitar 25 Kota Baru di wilayah Jabodetabek dengan luas tanah yang direncanakan mencapai 36.000 Ha, dan saat ini baru dikembangkan sekitar 25.000 Ha.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh BPTJ di beberapa kawasan permukiman di Bodetabek menunjukkan bahwa preferensi orang mau berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan permukiman sekitar 70 persen dengan catatan kualitas pelayanan yang diberikan setara dengan kualitas kendaraan pribadi.

Oleh karena itu, melalui keputusan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, telah ditetapkan standar pelayanan dan spesifikasi kendaraan yang digunakan untuk pelayanan angkutan permukiman yang dinamakan JR-Connexion (Jabodetabek Residence Connexion) dengan beberapa karakteristik layanan seperti konfigurasi tempat duduk 2-2 dilengkapi dengan alat pengatur sandaran dan kepala, berpendingin ruangan, GPS, dan WiFi. Selain itu juga dilengkapi dengan fasilitas pengisi bateri handphone, display elektronik, sistem pembayaran dengan kartu (cashless), jadwal yang pasti, dan lain-lain.

"Karena sifat pelayanannya yang premimum, maka tarif yang dikenakan sifatnya non-subsidi. Dengan demikian pihak operator akan menetapkan tarif sesuai dengan kesepakatan dengan pengguna layanan ini," lanjut Elly.

Diharapkan dengan adanya pelayanan angkutan pemukiman dengan kualitas pelayanan yang baik ini akan semakin mendorong masyarakat untuk menggunakan angkutan umum sehingga target penggunaan angkutan umum sebesar 60 persen pada tahun 2029 di Jabodetabek mudah-mudahan bisa tercapai. Salah satunya tentu dari kontribusi angkutan pemukiman.

Saat ini sebanyak 13 kawasan perumahan/pemukiman dilayani oleh angkutan permukiman antara lain kawasan Cikarang, Bintaro, Serpong, Karawaci, Cibubur dan Bekasi. Saat ini jumlah operator yang melayani sebanyak 6 (enam) perusahaan, yaitu PO. Alfa Omega Transport, PO. Royal Wisata Nusantara, PO Sinar Jaya Langeng, PO. Sejahtera Cemerlang, PO Wahana Transport, dan PT Wifen Darma Persada dengan jumlah armada lebih dari 100 unit.

Dengan adanya acara ini, diharapkan jumlah operator yang melayani akan bertambah.

"Di acara ini ada 80 pengembang perumahan dan 15 perusahaan otobus yang kami undang. Mudah-mudahan kedepan semakin banyak kawasan permukiman yang dilayani oleh angkutan permukiman dengan kualitas pelayanan yang semakin baik sehingga banyak masyarakat yang tertarik untuk menggunakan angkutan umum dan meninggalkan kendaraan pribadi nya," papar Elly.

Keberhasilan pengembangan angkutan pemukiman ke depan sangat tergantung pada peran serta semua pihak baik pemerintah, para pengembang dan para operator. BPTJ dan Dinas Perhubungan, akan memberikan kemudahan-keumdahan dalam proses perizinan penyelenggaraan angkutan pemukiman sepanjang telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

80 Developer Minati Layanan Jabodetabek Residence Connexion

80 Developer Minati Layanan Jabodetabek Residence Connexion

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 19:30 WIB

Jabodetabek Banjir, Update Terbaru Layanan Kereta Listrik

Jabodetabek Banjir, Update Terbaru Layanan Kereta Listrik

News | Selasa, 21 Februari 2017 | 10:31 WIB

Jakarta Banjir, Dampaknya ke Layanan Kereta Listrik Pagi Ini

Jakarta Banjir, Dampaknya ke Layanan Kereta Listrik Pagi Ini

News | Selasa, 21 Februari 2017 | 08:33 WIB

Lippo Cikarang akan Kembangkan Automated People Mover

Lippo Cikarang akan Kembangkan Automated People Mover

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:43 WIB

Bus JR Connexion Siap Layani Penghuni Lippo Cikarang

Bus JR Connexion Siap Layani Penghuni Lippo Cikarang

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:40 WIB

Per 31 Januari, Pembangunan LRT Palembang Sudah 35 Persen

Per 31 Januari, Pembangunan LRT Palembang Sudah 35 Persen

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 17:45 WIB

Ada 17 Permukiman di Atas 450 Hektare di Jabobetabek

Ada 17 Permukiman di Atas 450 Hektare di Jabobetabek

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 16:26 WIB

Pemerintah Siapkan Subsidi Tarif LRT

Pemerintah Siapkan Subsidi Tarif LRT

Foto | Selasa, 17 Januari 2017 | 18:27 WIB

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

BPTJ Akui Pembangunan Infrastruktur Jabodetabek Tak Singkron

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 09:36 WIB

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Sumbang Laba Terbesar di 2016

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:32 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB