Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Memprihatinkan, Kemenhub Siap Benahi Terminal Bandara Mamuju

Dythia Novianty

Selasa, 07 Maret 2017 | 21:30 WIB
Memprihatinkan, Kemenhub Siap Benahi Terminal Bandara Mamuju
Ilustrasi bandara. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membenahi pembangunan Terminal Bandara Tampapadang Kabupaten Mamuju untuk meningkatkan pelayanan transportasi udara di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

"Kondisi Terminal Bandara Mamuju telah dinilai oleh Kementerian Perhubungan saat ini sangat memprihatinkan, sehingga ke depan akan dibenahi segala kekurangannya," kata Penjabat Gubernur Sulbar Carlo Brix Tewu di Mamuju, Selasa (7/3/2017).

Sebelumnya, pada Senin (6/3) Penjabat Gubernur Sulbar Carlo Brix Tewu mendampingi Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso saat meninjau Pelabuhan Belang Belang Mamuju.

Carlo mengatakan, dirinya sebagai pemimpin di Sulbar akan berupaya memperjuangkan peningkatan fasilitas Bandara Mamuju, apalagi pihak Kementerian Perhubungan telah berjanji membantu meningkatkan fasilitas bandara tersebut.

Menurut dia, Kementerian Perhubungan akan membangun koneksitas antardaerah, dan dibutuhkan dukungan sarana transportasi yang memadai, sehingga sepakat untuk membenahi kekurangan fasilitas di Terminal Bandara Mamuju.

Kalau Bandara Mamuju dapat beroperasi secara maksimal, kata dia, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah itu karena akan mendorong investasi segala komoditas yang ada di Sulbar.

Carlo mengatakan Sulbar memiliki komoditas andalan yang dapat memacu ekonomi daerah seperti kakao yang dapat mendorong tumbuhnya investasi, sehingga harus terus dikembangkan.

Bandara Tampapadang Mamuju memiliki panjang landasan pacu sekitar 2.500 meter dan saat ini telah didarati pesawat berbadan basar seperti milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia Airlines.

Jumlah arus penumpang di Bandara Tampapadang Mamuju terus meningkat dari tahun 2012 sekitar 25.752 orang meningkat menjadi 39.403 orang tahun 2015, sementara kegiatan bongkar muat barang juga meningkat dari sekitar 125.692 ton pada 2012 menjadi sekitar 233.244 ton di tahun 2015. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Juga Bangun Infrastruktur Padat Karya

Kementerian PUPR Juga Bangun Infrastruktur Padat Karya

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 08:45 WIB

Polisi Telusuri Barang Bukti Amplop Terkait Pungli di Kemenhub

Polisi Telusuri Barang Bukti Amplop Terkait Pungli di Kemenhub

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 16:52 WIB

Polisi Belum Bisa Panggil Pejabat Tinggi Kemenhub Soal Pungli

Polisi Belum Bisa Panggil Pejabat Tinggi Kemenhub Soal Pungli

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:14 WIB

Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Kasu OTT Kemenhub

Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Kasu OTT Kemenhub

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:29 WIB

Rilis OTT Pungli di Kemenhub

Rilis OTT Pungli di Kemenhub

Foto | Rabu, 12 Oktober 2016 | 18:25 WIB

Jokowi Saksikan OTT Pegawai Kemenhub

Jokowi Saksikan OTT Pegawai Kemenhub

Foto | Selasa, 11 Oktober 2016 | 19:47 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB