BKPM dan KOTRA Teken Kerjasama Investasi di Berbagai Sektor

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 14 Maret 2017 | 13:29 WIB
BKPM dan KOTRA Teken Kerjasama Investasi di Berbagai Sektor
Kepala BKPM Thomas Lembong (kiri) dan Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan). [Dok BKPM]
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerja sama dengan Chosun Ilbo menggelar ajang The First Indonesia-Korea Business Summit “Linking Business, Creating Partnership, di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017). Dalam kegiatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo tersebut, BKPM menandatangani nota kesepahaman dengan Korea Trade Investment Agency (KOTRA).
 
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong serta Kim JaeHong, CEO KOTRA.  Kerjasama yang dilakukan adalah terkait kerjasama dalam hal promosi investasi terutama untuk sektor-sektor unggulan seperti konstruksi, infrastruktur, manufaktur, lifestyle, pariwisata, konektivitas, teknologi informasi, e-commerce dan ekonomi kreatif.
 
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menyampaikan bahwa kerjasama antara BKPM dan KOTRA diharapkan dapat membantu perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang akan menanamkan modalnya di Indonesia. 
 
 
”Implementasi nota kesepahaman ini diharapkan dapat membantu perusahaan-perusahaan Korea Selatan maupun lndonesia dalam mengembangkan usahanya," kata  Lembong.
 
Menurut Tom, ruang lingkup kerjasama termasuk promosi investasi, pertukaran informasi, dokumentasi, publikasi dan materi lainnya terkait promosi, melaksanakan aktivitas market research serta pemahaman budaya dalam bentuk kerjasama dimana kedua belah pihak telah sepakat. 
 
Kegiatan Indonesia Korea Business Summit juga dihadiri oleh narasumber antara lain Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian), dan Triawan Munaf (Kepala BEKRAF).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Promosikan 4 Sektor Utama ke Chaebol Korsel

Presiden Jokowi Promosikan 4 Sektor Utama ke Chaebol Korsel

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 13:16 WIB

HIPMI Kritik Iklim Investasi EBT di Indonesia Tidak Menarik

HIPMI Kritik Iklim Investasi EBT di Indonesia Tidak Menarik

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 09:37 WIB

BKPM: Investor Alat Musik Jepang Berinvestasi 43,4 Juta Dolar AS

BKPM: Investor Alat Musik Jepang Berinvestasi 43,4 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 10:04 WIB

BKPM Rayu Investor Korsel Berinvestasi di Ekonomi Kreatif

BKPM Rayu Investor Korsel Berinvestasi di Ekonomi Kreatif

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 08:12 WIB

Australia Lirik Berinvestasi di Mandalika

Australia Lirik Berinvestasi di Mandalika

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 23:24 WIB

Begini Cara Tom Lembong Dogkrak Pariwisata Korea-Indonesia

Begini Cara Tom Lembong Dogkrak Pariwisata Korea-Indonesia

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2017 | 21:11 WIB

Undang Investor Korea Selatan, Indonesia Jajakan Tiga Sektor Ini

Undang Investor Korea Selatan, Indonesia Jajakan Tiga Sektor Ini

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 20:36 WIB

Tarik Investasi, BKPM Gelar Pertemuan Dengan Investor Dari Korsel

Tarik Investasi, BKPM Gelar Pertemuan Dengan Investor Dari Korsel

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 15:02 WIB

BKPM Sebut 33 Pengusaha Oman Jajaki Investasi di Indonesia

BKPM Sebut 33 Pengusaha Oman Jajaki Investasi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 11:29 WIB

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

5 Tahun Terakhir, Investasi Negara IORA Naik 13,4 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 14:49 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×