Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tito Mengeluh 83 Juta Meter Persegi Tanah Polri Tak Bersertifikat

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 17 Maret 2017 | 13:20 WIB
Tito Mengeluh 83 Juta Meter Persegi Tanah Polri Tak Bersertifikat
Gedung Mabes Polri di Jakarta Selatan. [suara.com/Nikolaus Tolen]

‎Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan, saat ini ada lahan seluas 83 juta meter persegi tanah milik Polri yang belum memiliki sertifikat. Maka itu ia meminta kepada Kementerian Agraria, Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mempercepat sertifikasi tanah milik Polri tersebut.

"Ada 83 juta meter persegi tanah Polri yang belum disertifikasi. Ini kami memohon kepada Bapak Menteri (Agraria Tata Ruang dan BPN, Sofyan Djalil) agar diurus sertifikasinya," kata Tito dalam keterangan pers usai penandatanganan MoU dengan Kementerian Agraria Tata Ruang/BPN di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017).

Tito mengutarakan, banyak pembangunan sarana prasarana seperti gedung Polri yang terhambat, karena tanahnya belum bersertifikat. Seperti kasus di Polda Sulawesi Tengah yang sudah membangun gedung, namun tidak bisa ditempati lantaran belum disertifikasi.

"Ada juga Pol‎da baru yang SPN (Sekolah Polisi Negara) nya tidak ada, tanahnya sudah ada diberikan hibah dari masyarakat, tetapi belum disertifikasi, jadi tidak bisa dilakukan pembangunan. Karena pembangunan gedung negara harus di tanah bersertifikat," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Sofyan Djalil menyatakan akan mengupayakan sertifikasi tanah Polri seluas 83 juta meter persegi tersebut.

"Tadi pak Kapolri menyebutkan ada 83 juta meter persegi tanah Polri yang belum disertifikasi, kami akan upayakan. Karena yang terjadi pada Polri ini juga terjadi pada TNI, instansi pemerintah‎ lain. Kami akan mempercepat dan memberikan kepastian hukum melalui sertifikat, tujuannya nanti mencapai tanah yang minim konflik," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tumpas Mafia Tanah, Menteri Agraria Gandeng Polri

Tumpas Mafia Tanah, Menteri Agraria Gandeng Polri

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 11:46 WIB

Kesulitan Urus Sertifikat Tanah, Saksi Beberkan Diperas Rp30 Juta

Kesulitan Urus Sertifikat Tanah, Saksi Beberkan Diperas Rp30 Juta

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 00:16 WIB

Kasus Pencucian Uang GNPF MUI Ibarat Mencuri Kotak Amal Masjid

Kasus Pencucian Uang GNPF MUI Ibarat Mencuri Kotak Amal Masjid

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:40 WIB

Mabes Polri Pastikan Kasus Pencucian Uang GNPF MUI Tak Dihentikan

Mabes Polri Pastikan Kasus Pencucian Uang GNPF MUI Tak Dihentikan

News | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:11 WIB

Lawan Penyebaran "Hoax", Mabes Polri Perkuat SDM

Lawan Penyebaran "Hoax", Mabes Polri Perkuat SDM

News | Sabtu, 04 Maret 2017 | 19:51 WIB

Identitas Pelaku Teror Bom Bandung

Identitas Pelaku Teror Bom Bandung

Foto | Selasa, 28 Februari 2017 | 16:27 WIB

Resmi Dilantik, Karo Multimedia Polri Bertugas Berantas 'Hoax'

Resmi Dilantik, Karo Multimedia Polri Bertugas Berantas 'Hoax'

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 11:22 WIB

Polri Kembali Tangkap 1 Dari 7 Tahanan Narkoba yang Kabur

Polri Kembali Tangkap 1 Dari 7 Tahanan Narkoba yang Kabur

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 14:39 WIB

Pajak Tanah Menganggur Dijamin Tak Ganggu Industri Properti

Pajak Tanah Menganggur Dijamin Tak Ganggu Industri Properti

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2017 | 11:24 WIB

FPI Sambangi Mabes Polri

FPI Sambangi Mabes Polri

Foto | Senin, 16 Januari 2017 | 16:29 WIB

Terkini

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:03 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:35 WIB

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:25 WIB

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:18 WIB

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Gen Z Ramai Pakai Fintech, Tapi Minim Literasi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:17 WIB

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Krisis Timur Tengah Alihkan Fokus AS, Dominasi Cina di Laut Cina Selatan Kian Mengancam

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:12 WIB