Perempuan Lebih Baik Dalam Berutang, Mengapa?

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 30 Maret 2017 | 20:44 WIB
Perempuan Lebih Baik Dalam Berutang, Mengapa?
Utang kartu kredut menumpuk

Suara.com - Perempuan pada umumnya banyak terkendala dalam hal akses terhadap pinjaman atau layanan finansial lainnya yang ditawarkan oleh bank. Hal ini terutama dirasakan oleh pengusaha perempuan yang menjalankan usaha kecil.

Bank biasanya menyasar usaha di sektor formal dan bila mereka memberikan pinjaman untuk usaha kecil informal, mereka lebih memilih melayani peminjam laki-laki.

Secara tradisional, laki-laki sebagai kepala keluarga memang dianggap memegang kepemilikan dan kontrol lebih terhadap aset tanah atau uang.

Sebaliknya, pengusaha perempuan seringkali dipandang sebelah mata. Bank-bank tersebut telah menyia-nyiakan peluang yang sangat berharga, dan saya akan jabarkan alasannya.

Karena mereka dianggap kurang layak untuk mendapatkan pinjaman bank, banyak perempuan di pedesaan yang akhirnya beralih ke lembaga keuangan mikro untuk mendapatkan pinjaman. Menariknya adalah banyak LKM yang telah membuktikan dari pengalaman selama bertahun-tahun bahwa peminjam perempuan sebenarnya memiliki resiko kredit yang lebih rendah dibanding laki-laki.

Peminjam perempuan di banyak LKM secara konsisten memiliki tingkat pembayaran kembali yang sangat tinggi. Contohnya Komida (Koperasi Mitra Dhuafa), yang adalah Mitra Pemberi Pinjaman di Mekar dan merupakan sebuah koperasi simpan pinjam yang memiliki 153 cabang dan sekitar 370.000 peminjam yang kesemuanya wanita. Dari tahun ke tahun, 99,7 persen peminjam di Komida mengembalikan pinjaman mereka secara tepat waktu.

Selain Komida, dua koperasi simpan pinjam lain yaitu Karya Usaha Mandiri dan MBK Ventura, yang juga secara eksklusif memberi pinjaman hanya kepada peminjam perempuan, juga selalu mencatatkan tingkat pembayaran kembali yang sangat tinggi, yaitu sebesar 98% per tahun. Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa peminjam perempuan di berbagai negara senantiasa mengungguli peminjam laki-laki dalam membayar kembali pinjaman mereka.

 Adalah hal yang menarik bahwa ada satu kelompok masyarakat yang dianggap memiliki resiko kredit yang besar bagi satu jenis lembaga keuangan, namun di saat yang sama, dipandang sebagai klien yang berharga bagi lembaga lainnya. Ada berbagai alasan kenapa peminjam perempuan jarang menimbulkan masalah bagi para LKM.

Pertama, tidak ada akses ke pemberi pinjaman lainnya. Faktanya, bagi kebanyakan pengusaha perempuan, mendapatkan pinjaman untuk usaha kecil mereka tidaklah mudah. Butuh waktu yang panjang, dan dengan skala usaha yang kecil, mendapatkan pinjaman lebih sulit dibanding kalau bisnis mereka masuk ke dalam usaha skala besar. Terkadang LKM adalah satu-satunya pilihan, kalau mereka tidak mau jatuh ke dalam perangkap rentenir.

Direktur Operasional Komida, Sugeng Priyono, mengatakan salah satu alasan utama peminjam di Komida membayar pinjaman mereka tepat waktu adalah karena mereka ingin memastikan bahwa mereka tetap memiliki akses dan bisa kembali mendapatkan pinjaman di masa depan.

"Tekad semacam ini lebih sering ditemukan pada perempuan dibandingkan laki-laki," kara Sugeng dalam keterangan tertulisanya, Kamis (30/3/2017).

Kedua, lanjut Sugeng, peminjam perempuan seringkali mengutarakan bahwa mereka akan merasa malu sama teman-teman atau tetangganya jika ketahuan tidak membayar.

Perempuan merasakan tekanan yang lebih besar untuk menjadi peminjam yang baik dibandingkan laki-laki karena mereka takut mendapatkan kritik dari lingkungannya.

"Selain itu, mereka juga merasa takut gagal dalam menjalankan bisnisnya. Banyak di antara mereka yang menggantungkan pendapatan keluarga pada usaha yang dijalankan," katanya.

Ketiga, Strategi investasi yang lebih konservatif. Perempuan biasanya lebih konservatif atau berhati-hati dalam strategi investasinya, dibandingkan dengan laki-laki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Utang Kartu Kredit Menumpuk, Lunasi dengan KTA Berbunga Rendah

Utang Kartu Kredit Menumpuk, Lunasi dengan KTA Berbunga Rendah

Bisnis | Senin, 27 Maret 2017 | 19:45 WIB

Hingga 2019, ADB Beri Pinjaman 10 Miliar Dollar AS Ke Indonesia

Hingga 2019, ADB Beri Pinjaman 10 Miliar Dollar AS Ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 15:08 WIB

Kocak! Warteg Ini Punya Cara Unik Mencegah Pelanggan Berutang

Kocak! Warteg Ini Punya Cara Unik Mencegah Pelanggan Berutang

Lifestyle | Sabtu, 18 Maret 2017 | 15:00 WIB

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 317 Miliar Dolar AS

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 317 Miliar Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 18 Februari 2017 | 06:39 WIB

Tahun Ini, Eximbank akan Terbitkan Surat Utang 5 Miliar Dolar AS

Tahun Ini, Eximbank akan Terbitkan Surat Utang 5 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 12:58 WIB

BRI Terbitkan Surat Utang Rp11,5 Triliun di Semester I 2017

BRI Terbitkan Surat Utang Rp11,5 Triliun di Semester I 2017

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 11:31 WIB

Pascapilpres AS, BI Sebut Kurs Rupiah Menguat

Pascapilpres AS, BI Sebut Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 17:16 WIB

Cina Kurangi Kepemilikan Surat Utang Amerika Serikat

Cina Kurangi Kepemilikan Surat Utang Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 08:31 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 18:25 WIB

JPMorgan Bisa Kembali Jadi Mitra Pemerintah di Masa Depan

JPMorgan Bisa Kembali Jadi Mitra Pemerintah di Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:51 WIB

Terkini

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar di Indonesia, Bawa Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar di Indonesia, Bawa Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

×