Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

BUMN yang Bersifat Monopolistik Rentan Praktik Korupsi

Adhitya Himawan

Senin, 03 April 2017 | 14:00 WIB
BUMN yang Bersifat Monopolistik Rentan Praktik Korupsi
Pembuatan kapal oleh PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. [Antara/Didik Suhartono]

Publik dikejutkan oleh Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) atas sejumlah oknum pejabat PT. Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia. Kasus ini diduga melibatkan beberapa orang Direksi PT PAL Indonesia. seperti Direktur Utama, Direktur Keuangan dan General Manager Treasury.

Sebagaimana diketahui bahwa PT. PAL adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di industri galangan kapal. Sejarah PT. PAL sendiri berawal dari industri galangan kapal yang didirikan oleh pemerintah Belanda dengan nama Marina di masa kolonialisme pada tahun 1939 dan berganti nama menjadi Kaigun SE 2124 saat penjajahan Indonesia oleh Jepang pada tahun 1942.

"Setelah kemerdekaan Indonesia, perusahaan galangan kapal ini dinasionalisasi oleh pemerintah dengan merubah namanya menjadi Penataran Angkatan Laut (PAL). Kemudian dan pada tanggal 15 April 1980 pemerintah mengubah status perusahaan dari Perusahaan Umum (Perum) menjadi Persereon Terbatas," kata Ekonomo Konstitusi, Defiyan Cori saat dihubungi Suara.com, Senin (3/4/2017).

Sejarah PT. PAL dan beberapa BUMN lainnya memang tak bisa dipisahkan dari penjajahan yang dilakukan oleh Belanda pada tanah air Indonesia yang kemudian dinasionalisasikan oleh Pemerintah. Proses nasionalisasi ini tentu tidak mudah dan memiliki konsekuensi sebagai badan usaha yang dulu beroperasi secara bisnis pada masa penjajahan Belanda. Atas hal itu, maka keuangan negara atau APBN juga menjadi bagian yang ikut menopang kelancaran nasionalisasi dan operasi BUMN sampai saat ini, termasuk keuntungan dan kerugian yang diperoleh.

"Kasus suap atau tindakan koruptif yang terjadi atas oknum pejabat di PT. PAL telah membuka luas perhatian publik bahwa ternyata korupsi tidak hanya terjadi pada para pejabat penyelenggara negara yang selama ini banyak disorot, seperti DPR, Kepolisian, Pengadilan dan Kejaksaan serta Kementerian dan lembaga teknis lainnya, tetapi potensi itu juga terjadi di badan-badan usaha yang dimodali dari keuangan negara," jelas ujar Defiyan.

Potensi korupsi di BUMN inilah yang selama ini luput menjadi perhatian para penegak hukum di KPK. "Apalagi peluang untuk melakukannya berpeluang lebih besar dibanding dengan lembaga lainnya, terutama pada BUMN yang bersifat monopolistik," tutup Defiyan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Minta Direktur Keuangan PT PAL Serahkan Diri

KPK Minta Direktur Keuangan PT PAL Serahkan Diri

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 23:56 WIB

Begini Kronologi OTT Direksi PT PAL oleh KPK

Begini Kronologi OTT Direksi PT PAL oleh KPK

News | Sabtu, 01 April 2017 | 06:06 WIB

Jadi Tersangka Korupsi, Dirut PT Pal Dipecat Kementerian BUMN

Jadi Tersangka Korupsi, Dirut PT Pal Dipecat Kementerian BUMN

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 23:00 WIB

KPK Tahan Bos PT PAL di Dua Tempat Berbeda

KPK Tahan Bos PT PAL di Dua Tempat Berbeda

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 22:44 WIB

Kasus Pembelian Kapal, KPK Tetapkan Dirut PAL Jadi Tersangka

Kasus Pembelian Kapal, KPK Tetapkan Dirut PAL Jadi Tersangka

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 20:37 WIB

Pejabat PT PAL Diduga Terima Imbalan Terkait Pembelian Kapal

Pejabat PT PAL Diduga Terima Imbalan Terkait Pembelian Kapal

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 15:07 WIB

Bongkar Korupsi, BUMN Desak Manajemen PAL Perketat Pengawasan

Bongkar Korupsi, BUMN Desak Manajemen PAL Perketat Pengawasan

News | Jum'at, 31 Maret 2017 | 07:24 WIB

Luhut Optimis PT PAL Indonesia Sanggup Produksi Kapal Selam

Luhut Optimis PT PAL Indonesia Sanggup Produksi Kapal Selam

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 09:07 WIB

PT DI Minta Kemampuannya dalam Produksi Pesawat Tak Diragukan

PT DI Minta Kemampuannya dalam Produksi Pesawat Tak Diragukan

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 15:17 WIB

DPR Kritik PT Dirgantara Indonesia Belum Bisa Produksi Pesawat

DPR Kritik PT Dirgantara Indonesia Belum Bisa Produksi Pesawat

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 09:14 WIB

Terkini

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

×