Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Penanganan Lumpur Sidoarjo Tetap Jadi Prioritas Kementerian PUPR

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 06 April 2017 | 19:38 WIB
Penanganan Lumpur Sidoarjo Tetap Jadi Prioritas Kementerian PUPR
Kawasan lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur [Suara.comAdhityaHimawan]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan penanganan infrastruktur dan pengendalian lumpur Sidoarjo di daerah terdampak serta menjamin infrastruktur tersebut tetap berfungsi sesuai rencana. Demikian disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI mengenai Pengendalian Lumpur Sidoarjo Paska Pembubaran Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang dipimpin oleh Fary Djemi Francis, yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Paska pembubaran BPLS melalui keluarnya Perpres No.21 Tahun 2017, tugas dan fungsinya dialihkan dan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Menteri Basuki kemudian mengeluarkan Permen PUPR No. 5 tahun 2017 tentang pembentukan Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) dan telah melantik Dwi Sugiyanto sebagai Kepala PPLS.

"Perhatian Pemerintah tidak berkurang untuk pengendalian lumpur Sidoarjo. Kementerian PUPR akan terus melanjutkan tugas dan fungsi yang prinsipnya tidak ada perbedaan dan memastikan penanganan kepada masyarakat yang terkena dampak dan masyarakat sekitar tetap menjadi prioritas," tegasnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/4/2017).

Dalam Raker tersebut turut hadir Sekretaris Jenderal Anita Firmanti, Inspektur Jenderal Rildo Ananda Anwar, Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso, Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi, Kepala PPLS Dwi Sugiyanto, Wakil Kepala BPLS Hardi Prasetyo serta pejabat tinggi pratama Kementerian PUPR lainnya.

Sementara itu Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis yang membacakan hasil kesimpulan rapat, mengatakan bahwa Komisi V DPR memahami keputusan pemerintah atas pembubaran BPLS yang kemudian tugas dan fungsinya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dan meminta agar penanganan lumpur Sidoarjo tetap menjadi prioritas.

Menteri Basuki menyampaikan saat ini debit semburan lumpur sudah jauh berkurang dari awalnya 100-120 ribu m3/hari, saat ini menurun menjadi 10-15 ribu m3/hari. Meski sudah menurun, namun Menteri Basuki tidak dapat menyatakan kapan semburan akan berhenti sama sekali.

Terkait permasalahan dampak sosial, realisasi jual beli tanah dan bangunan di dalam peta area terdampak (PAT) 22 Maret 2017 yang menjadi tanggung jawab PT. Minarak Lapindo Jaya telah terbayar 12.993 berkas senilai Rp 3,82 triliun dari kewajiban 13.237 berkas senilai Rp 3,87 triliun, sehingga tersisa 244 berkas senilai Rp 54,33 miliar.

Sementara realisasi jual beli tanah dan bangunan di luar PAT yang menggunakan dana APBN melalui BPLS progresnya saat ini dari total 9.181 berkas untuk pembayaran tanah dan bangunan warga, fasum/fasos dan tanah waqaf dengan nilai Rp 3,87 triliun sudah terbayar senilai Rp 3,13 triliun atau 80 persen, sehingga tersisa Rp 746 miliar. Berkas tersebut terdiri dari 1.843 berkas di tiga desa sesuai Perpres 48/2008 yakni Desa Besuki, Desa Penjarakan dan Desa Kedungcangkring di Kecamatan Jabon, 833 berkas di 9 (sembilan) Rukun Tetangga (RT) sesuai Perpres 40/2009, dan 6.505 berkas di 65 RT sesuai Perpres 33/2013.

baca juga

Menteri Basuki mengatakan para pengusaha yang aset tanah dan bangunan pengusaha yang masuk dalam PAT 22 Maret 2017 sudah lama berharap dilakukan penyelesaian seperti halnya jual beli tanah dan bangunan milik masyarakat. “Aset pengusaha yang didalam PAT 22 Maret 2007 akan segera saya konsultasikan kepada Bapak Presiden, karena harus diputuskan dalam Sidang Kabinet,” jelasnya. Jumlah pengusaha yang terdampak semburan lumpur berjumlah sedikitnya 30 pengusaha dari berbagai jenis usaha seperti kerajinan tas, kulit, furniture, makanan kecil, gudang, jasa properti, pengolahan plastik dan industri rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Menteri Sepakat Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

4 Menteri Sepakat Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 19:05 WIB

Jalan Tol Medan-Binjai Ditargetkan Beroperasi Saat Lebaran 2017

Jalan Tol Medan-Binjai Ditargetkan Beroperasi Saat Lebaran 2017

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:50 WIB

Menteri PUPR Groundbreaking Peremajaan Rusun Sukaramai Medan

Menteri PUPR Groundbreaking Peremajaan Rusun Sukaramai Medan

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:09 WIB

Pertemuan Awal Komite Tapera Bahas Pembentukan BP Tapera

Pertemuan Awal Komite Tapera Bahas Pembentukan BP Tapera

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 18:01 WIB

Kementerian PUPR Bangun 62 Tower Rusun Ponpes Tahun 2015-2017

Kementerian PUPR Bangun 62 Tower Rusun Ponpes Tahun 2015-2017

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:43 WIB

Pemerintah Targetkan Bangun 1000 Kilometer Jalan Tol di 2015-2019

Pemerintah Targetkan Bangun 1000 Kilometer Jalan Tol di 2015-2019

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:39 WIB

Ini Rincian Program Keterpaduan Infrastruktur Indonesia Timur

Ini Rincian Program Keterpaduan Infrastruktur Indonesia Timur

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:30 WIB

Kementerian PUPR Rencanakan Keterpaduan Infrastruktur 2018

Kementerian PUPR Rencanakan Keterpaduan Infrastruktur 2018

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:24 WIB

Kementerian PUPR Gelar Bedah Buku Karya Najwa Shihab

Kementerian PUPR Gelar Bedah Buku Karya Najwa Shihab

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:18 WIB

Kementerian PUPR Luncurkan Akun Media Sosial Dan PUPR TV

Kementerian PUPR Luncurkan Akun Media Sosial Dan PUPR TV

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 20:11 WIB

Terkini

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB