Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Jembatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Disertifikasi

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 13 April 2017 | 13:18 WIB
Jembatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Disertifikasi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (7/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Jembatan panjang yang akan dibangun untuk jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung wajib mendapat sertifikasi dari Komisi Keamanan Jembatan Panjang. Penegasan ini disampaikan olehMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Basuki menjelaskan sertifikat tersebut diperlukan untuk menjamin keamanan serta keselamatan mengingat jalur tersebut sangat rawan, baik secara geologi teknik, topografi dan morfologinya.

"Terakhir itu Cisomang, kita bor sampai 50 meter itu lempung semua. Kondisi geologinya sepert itu sangat rawan, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi," kata Basuki di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Dia juga mencontohkan Tol Cipularang kilometer 92 dan 97 sangat rawan akan longsor. "Contoh jalur KA yang ada sekarang itu yang Belanda bangun, dianggap jalur yang paling aman tapi itu terus bergerak juga," katanya.

Basuki juga menjelaskan kondisi geologis jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung berbeda dengan kondisi di Tiongkok yang cenderung stabil dan datar serta jarang terjadi gempa bumi. Dia mengatakan kondisi teknis pondasi jembatan tersebut akan dikaji oleh Komisi Keamanan Jembatan Panjang yang terdiri dari tenanga-tenaga ahli dan profesional di bidang teknik geologi, pondasi dan struktur.

Apabila telah memenuhi, maka komisi tersebut akan mengeluarkan sertifikat yang menyatakan bahwa jembatan panjang itu aman untuk dibangun. "Untuk jembatan panjangnya ya, bukan seluruh jembatan, karena ada satu terowongan, komisi jembatan ini yang 'go or no go' (lanjut atau tidak lanjut dibangun), secara profesional komisi itu yang 'approve' (memberi izin), bukan orang PU, " katanya.

Saat ini, dia mengatakan pihaknya telah menyurati Kementerian Perhubungan terkait kajian tersebut. Selain itu, lanjut dia, sertifikasi dari Komisi Keamanan Jembatan Panjang untuk menjamin keberlangsungan bangunan tersebut. "Pengalaman di Kutai Kartanegara itu yang bangun kabupaten tapi siapa yang tanggung jawab (ketika runtuh), lepas tangan semua," katanya.

Namun, Basuki mengatakan ada kemungkinan pembengkakan biaya dari hasil kajian tersebut karena kondisi teknisnya yang membutuhkan teknologi tinggi. "Saya menyampaikan hati-hati karena disampaikan juga oleh Ibu Menkeu 'overrun' (pembangkakan biaya) 30 persen. Saya bilang mungkin lebih dengan kondisi geologi seperti itu," katanya.

Ia menuturkan seperti proyek Jembatan Suramadu yang menghabiskan biaya dua kali lipa dari kisaran investasi semula, yaitu dari Rp2,5 triliun menjadi Rp5 triliun. "Di manapun kalau pondasi di bawah permukaan itu ada yang namanya 'unforeseen', hal yang tidak keduga. Itu tergantung penyelidikan awalnya, hal ini supaya lebih teliti," katanya.

Basuki mengatakan pengkajian tersebut berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo melalui rapat terbatas yang disampaikan langsung ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. "Karena sebelumnya Pak Luhut sampaikan hitungan detil tentang LRT, sehingga presiden minta kereta cepat dihitung lagi layaknya hitungan detil LRT itu, termasuk mempertimbangkan konstruksinya," katanya.

Dia mengatakan Presiden pun tidak mempermasalahkan apabila pembangunan proyek strategis tersebut molor dan tak rampung pada 2019. "Presiden 'kan bilang sudah tidak ada lagi selesai 2019. Dari sebelumnya beliau sudah bicara," katanya.

Investasi awal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yaitu 5,135 miliar dolar AS. Jalur kereta yang membentang 142 kilometer tersebut menembus sembilan kabupaten-kota sepanjang di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, akan dibangun empat stasiun, yakni Stasiun Halim-Stasiun Karawang-Stasiun Walini-Stasiun Tegalluar (Bojongsoang, Kabupaten Bandung). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Rampungkan Jembatan Basirih di Kalsel

Kementerian PUPR Rampungkan Jembatan Basirih di Kalsel

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 15:05 WIB

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:58 WIB

Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir di Palembang

Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir di Palembang

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:50 WIB

Kementerian PUPR Bangun Intake Air Baku di Palembang

Kementerian PUPR Bangun Intake Air Baku di Palembang

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:23 WIB

Transaksi Pembayaran Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus

Transaksi Pembayaran Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 13:58 WIB

Tahun 2017, Kementerian PUPR Teken Kontrak Proyek Rp59,26 Triliun

Tahun 2017, Kementerian PUPR Teken Kontrak Proyek Rp59,26 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 13:26 WIB

Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 06:57 WIB

Hampir 100 Truk Dilarang Melintasi Jembatan Cisomang

Hampir 100 Truk Dilarang Melintasi Jembatan Cisomang

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:46 WIB

Pembangunan Jalan Tol ke Priok Telah Selesai dan Siap Diresmikan

Pembangunan Jalan Tol ke Priok Telah Selesai dan Siap Diresmikan

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:20 WIB

Pembangunan Rusun Jakabaring Palembang Sudah 98 Persen

Pembangunan Rusun Jakabaring Palembang Sudah 98 Persen

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:08 WIB

Terkini

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Strategi Harm Reduction: Solusi Jitu Tekan Risiko Kesehatan dan Jaga Produktivitas Pekerja

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:23 WIB

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Waspada! Ini Penipuan yang Sering Muncul di Transaksi Digital

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:54 WIB

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Wall Street Anjlok Setelah Digempur Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:50 WIB

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:26 WIB

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:11 WIB

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 06:30 WIB

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 21:41 WIB

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 20:10 WIB