Jembatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Disertifikasi

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 13 April 2017 | 13:18 WIB
Jembatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wajib Disertifikasi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (7/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Jembatan panjang yang akan dibangun untuk jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung wajib mendapat sertifikasi dari Komisi Keamanan Jembatan Panjang. Penegasan ini disampaikan olehMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Basuki menjelaskan sertifikat tersebut diperlukan untuk menjamin keamanan serta keselamatan mengingat jalur tersebut sangat rawan, baik secara geologi teknik, topografi dan morfologinya.

"Terakhir itu Cisomang, kita bor sampai 50 meter itu lempung semua. Kondisi geologinya sepert itu sangat rawan, tapi bukan berarti tidak bisa diatasi," kata Basuki di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Dia juga mencontohkan Tol Cipularang kilometer 92 dan 97 sangat rawan akan longsor. "Contoh jalur KA yang ada sekarang itu yang Belanda bangun, dianggap jalur yang paling aman tapi itu terus bergerak juga," katanya.

Basuki juga menjelaskan kondisi geologis jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung berbeda dengan kondisi di Tiongkok yang cenderung stabil dan datar serta jarang terjadi gempa bumi. Dia mengatakan kondisi teknis pondasi jembatan tersebut akan dikaji oleh Komisi Keamanan Jembatan Panjang yang terdiri dari tenanga-tenaga ahli dan profesional di bidang teknik geologi, pondasi dan struktur.

Apabila telah memenuhi, maka komisi tersebut akan mengeluarkan sertifikat yang menyatakan bahwa jembatan panjang itu aman untuk dibangun. "Untuk jembatan panjangnya ya, bukan seluruh jembatan, karena ada satu terowongan, komisi jembatan ini yang 'go or no go' (lanjut atau tidak lanjut dibangun), secara profesional komisi itu yang 'approve' (memberi izin), bukan orang PU, " katanya.

Saat ini, dia mengatakan pihaknya telah menyurati Kementerian Perhubungan terkait kajian tersebut. Selain itu, lanjut dia, sertifikasi dari Komisi Keamanan Jembatan Panjang untuk menjamin keberlangsungan bangunan tersebut. "Pengalaman di Kutai Kartanegara itu yang bangun kabupaten tapi siapa yang tanggung jawab (ketika runtuh), lepas tangan semua," katanya.

Namun, Basuki mengatakan ada kemungkinan pembengkakan biaya dari hasil kajian tersebut karena kondisi teknisnya yang membutuhkan teknologi tinggi. "Saya menyampaikan hati-hati karena disampaikan juga oleh Ibu Menkeu 'overrun' (pembangkakan biaya) 30 persen. Saya bilang mungkin lebih dengan kondisi geologi seperti itu," katanya.

Ia menuturkan seperti proyek Jembatan Suramadu yang menghabiskan biaya dua kali lipa dari kisaran investasi semula, yaitu dari Rp2,5 triliun menjadi Rp5 triliun. "Di manapun kalau pondasi di bawah permukaan itu ada yang namanya 'unforeseen', hal yang tidak keduga. Itu tergantung penyelidikan awalnya, hal ini supaya lebih teliti," katanya.

Basuki mengatakan pengkajian tersebut berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo melalui rapat terbatas yang disampaikan langsung ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. "Karena sebelumnya Pak Luhut sampaikan hitungan detil tentang LRT, sehingga presiden minta kereta cepat dihitung lagi layaknya hitungan detil LRT itu, termasuk mempertimbangkan konstruksinya," katanya.

Dia mengatakan Presiden pun tidak mempermasalahkan apabila pembangunan proyek strategis tersebut molor dan tak rampung pada 2019. "Presiden 'kan bilang sudah tidak ada lagi selesai 2019. Dari sebelumnya beliau sudah bicara," katanya.

Investasi awal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yaitu 5,135 miliar dolar AS. Jalur kereta yang membentang 142 kilometer tersebut menembus sembilan kabupaten-kota sepanjang di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, akan dibangun empat stasiun, yakni Stasiun Halim-Stasiun Karawang-Stasiun Walini-Stasiun Tegalluar (Bojongsoang, Kabupaten Bandung). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Rampungkan Jembatan Basirih di Kalsel

Kementerian PUPR Rampungkan Jembatan Basirih di Kalsel

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 15:05 WIB

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:58 WIB

Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir di Palembang

Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir di Palembang

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:50 WIB

Kementerian PUPR Bangun Intake Air Baku di Palembang

Kementerian PUPR Bangun Intake Air Baku di Palembang

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:23 WIB

Transaksi Pembayaran Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus

Transaksi Pembayaran Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 13:58 WIB

Tahun 2017, Kementerian PUPR Teken Kontrak Proyek Rp59,26 Triliun

Tahun 2017, Kementerian PUPR Teken Kontrak Proyek Rp59,26 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 13:26 WIB

Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 06:57 WIB

Hampir 100 Truk Dilarang Melintasi Jembatan Cisomang

Hampir 100 Truk Dilarang Melintasi Jembatan Cisomang

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:46 WIB

Pembangunan Jalan Tol ke Priok Telah Selesai dan Siap Diresmikan

Pembangunan Jalan Tol ke Priok Telah Selesai dan Siap Diresmikan

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:20 WIB

Pembangunan Rusun Jakabaring Palembang Sudah 98 Persen

Pembangunan Rusun Jakabaring Palembang Sudah 98 Persen

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:08 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB