Kementerian PUPR Bangun Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 12 April 2017 | 14:58 WIB
Kementerian PUPR Bangun Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan
Pembangunan Bendungan Tapin, di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung program prioritas pemerintah untuk mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan, konektivitas, perumahan dan permukiman.

Salah satunya melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menjadi lumbung pangan nasional. Dukungan pembangunan infrastruktur berupa pembangunan bendungan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Bendungan yang tengah dibangun di Kalsel yakni Bendungan Tapin, di Kabupaten Tapin dengan kapasitas tampung 56,77 juta meter kubik.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa manfaat dari Bendungan Tapin adalah untuk penyediaan air irigasi seluas 5.400 hektar. Kemudian mensuplai air untuk Bendung Lino yang berada dibawahnya, karena selama ini Bendung Lino hanya mengandalkan air hujan.

"Jika Bendung Lino mendapatkan suplai dari Bendungan Tapin, maka dalam dua tahun bisa tiga kali tanam padi. Sementara kalau Bendung Lino tidak mendapat suplai, maka dalam setahun hanya sekali masa tanamnya. Saat ini progres konstruksinya telah mencapai 12,61 persen dan progres keuangan 24,73 persen," kata Basuki dalam keterangan resmi, Selasa (11/4/2017).

Selain sebagai sumber air irigasi, Bendungan Tapin juga akan menjadi sumber air baku sebesar 500 liter per detik dan dapat menjadi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 3,3 megawatt (MW). Bendungan Tapin merupakan salah satu bendungan baru yang dibangun di era Presiden Joko Widodo yang mulai dikerjakan pada Oktober 2015 serta ditargetkan rampung pada 2019.

Selain Bendungan Tapin, di Provinsi Kalsel juga akan dibangun bendungan yang lebih besar lagi yakni Bendungan Riam Kiwa dengan daya tampung 127 juta meter kubik. Manfaatnya bisa mengairi jaringan irigasi hingga 5.000 hektar lahan, air baku, dan juga menjadi PLTA berkapasitas 2,7 MW. Beberapa waktu sebelumnya, Bendungan Riam Kiwa ditawarkan oleh Menteri Basuki kepada Pemerintah China untuk dapat dibiayai pembangunannya melalui pinjaman mulai tahun 2018 mendatang.

Selain bendungan, Kementerian PUPR juga merehabilitasi jaringan irigasi yang sudah ada dan membangun jaringan irigasi baru pada tiga Daerah Irigasi (DI), yaitu DI Amandit di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, DI Batang Alai di Hulu Sungai Tengah dan DI Pitap di Kabupaten Balangan.

DI Amandit yang dibangun pada 2015 dan memiliki luas potensial 5.472 hektar, luas potensial 2.000 hektar, dengan panjang saluran irigasi primer 26.852 m, saluran sekunder 49.784 m, dan dimanfaatkan oleh 1.050 petani. DI Amandit tengah direhab dan dibangun jaringan irigasi baru dengan anggaran Rp 96,7 miliar dan mencapai progres fisik 42,1 persen.

Kemudian DI Batang Alai, memiliki luas potensial 5.000 hektar, luas fungsional 900 hektar, dengan panjang saluran irigasi primer 3.500 m dan saluran sekunder 30.233 m yang bermanfaat bagi 800 orang petani. DI Batang Alai tengah direhab dan dibangun jaringan irigasi baru pada 2015 dan mencapai progres fisik 28,6 persen.

DI Pitap mengairi lahan dengan luas potensial 4.755 hektar, luas fungsional 1.000 hektar dengan panjang saluran primer 0,55 km dan saluran sekunder 32.550 meter yang bermanfaat bagi 800 orang petani. DI Pitap tengah direhab dan dibangun jaringan irigasi baru dengan anggaran Rp 265,5 miliar yang mulai dikerjakan sejak 2015 dan ditargetkan selesai pada 2017. Hingga awal April 2017, progres fisik mencapai 26,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir di Palembang

Kementerian PUPR Bangun Pengendali Banjir di Palembang

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:50 WIB

Kementerian PUPR Bangun Intake Air Baku di Palembang

Kementerian PUPR Bangun Intake Air Baku di Palembang

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 14:23 WIB

Transaksi Pembayaran Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus

Transaksi Pembayaran Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 13:58 WIB

Tahun 2017, Kementerian PUPR Teken Kontrak Proyek Rp59,26 Triliun

Tahun 2017, Kementerian PUPR Teken Kontrak Proyek Rp59,26 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 13:26 WIB

Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jokowi Minta Sekuritisasi BUMN Percepat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 06:57 WIB

Hampir 100 Truk Dilarang Melintasi Jembatan Cisomang

Hampir 100 Truk Dilarang Melintasi Jembatan Cisomang

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:46 WIB

Pembangunan Jalan Tol ke Priok Telah Selesai dan Siap Diresmikan

Pembangunan Jalan Tol ke Priok Telah Selesai dan Siap Diresmikan

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:20 WIB

Pembangunan Rusun Jakabaring Palembang Sudah 98 Persen

Pembangunan Rusun Jakabaring Palembang Sudah 98 Persen

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 14:08 WIB

Jokowi Targetkan Tol Jakarta-Surabaya Tersambung 2018

Jokowi Targetkan Tol Jakarta-Surabaya Tersambung 2018

Bisnis | Sabtu, 08 April 2017 | 16:59 WIB

Waduk Jatigede Sudah Mengairi 90 Ribu Hektar Sawah

Waduk Jatigede Sudah Mengairi 90 Ribu Hektar Sawah

Bisnis | Jum'at, 07 April 2017 | 20:19 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB