Nasdem: Serapan Tenaga Kerja Sektor Infrastruktur Mulai Jalan

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 06 Mei 2017 | 05:27 WIB
Nasdem: Serapan Tenaga Kerja Sektor Infrastruktur Mulai Jalan
Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek pembangunan rusun sewa tingkat tinggi Pasar Rumput, Jakarta, Kamis (4/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang belum lama dirilis, menyatakan bahwa pertumbuhan masih belum terlalu tinggi. Disaat bersamaan, tingkat pengangguran Indonesia per Februari 2017 menurun 5,33 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,50 persen.

Pengangguran terbuka (TPT) di kota dan desa menurun dengan catatan di desa penurunannya lebih tajam dari 4,35 persen menjadi 4 persen.

Menurut anggota Komisi XI DPR RI, Donny Imam Priambodo, tingkat pengangguran menurun merupakan tantangan. "Kita lihat apakah memang benar terjadi penurunan. Jika benar demikian serapan tenaga kerja di sektor pembangunan infrastruktur sudah mulai berjalan," kata Donny di Jakarta, Jumat (5/5/2017).



“Dan proyek padat karya harus ditingkatkan untuk penyerapan tenaga kerja yang besar,” ujar Donny.

Diketahui, angkatan kerja pada Februari 2017 sebanyak 131,55 juta orang atau naik 6,11 juta orang dibanding Agustus 2016 dan naik 3,88 juta orang dibandingkan Februari 2016. Menurut Donny, pertumbuhan ekonomi dalam kaitannya dengan tenaga kerja tidak bisa dilihat secara linier. Misalnya, pertumbuhan ekonomi sebesar 1 persen akan menaikkan serapan tenaga sebesar X juta orang, tergantung dari sektor apa saja yang menaikkan pertumbuhan ekonomi tersebut.

Dikatakan politisi Nasdem ini, jika misalnya terjadi Bubble economic, otomatis hanya segelintir kelompok saja yang akan mendapatkan manfaat. Kita harus lihat segmen mana saja yang terbanyak dalam populasi penduduk kita, misalnya pertanian, ya sektor itulah yang harus mendapat perhatian sehingga pertumbuhan ekonomi tumbuh dari sektor tersebut, maka pemerataan secara ekonomi akan terjadi.

“Kebijakan pemerintah harus berpihak pada sektor itu. Inipun ada keterkaitan dengan Gini Ratio, rasio ketimpangan, tidak ada gunanya ekonomi tumbuh jika gini ratio naik,” tukas Donny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI