Antisipasi Ransomware, BI Lakukan Ini

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 16 Mei 2017 | 05:32 WIB
Antisipasi Ransomware, BI Lakukan Ini
Ilustrasi komputer terkena serangan virus Ransomware WannaCry. (Shutterstock)

Suara.com - Bank Indonesia mendesak perbankan untuk memperkuat jaringan keamanan di sistem pembayaran guna menangkal risiko peretasan, terutama setelah munculnya kasus perusakan jaringan secara global oleh virus "Ransomware Wannacry".

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta, Senin, mengingatkan serangan virus akan terus bertransformasi dan berpotensi menjadi lebih canggih dari sebelumnya, sehingga perbankan harus memiliki sistem keamanan jaringan yang terbaik.

"Kemarin (Minggu, 14/5) kami sudah minta ke bank-bank peserta kliring untuk 'update' (memutakhiran) dengan sistem terbaru," ujar Tirta.

Hingga Senin pagi, menurut Tirta, bank-bank peserta kliring di Real Time Gross Settlement (RTGS) dan juga Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI) tidak terganggu oleh virus tersebut. Bank peserta RTGS dan SKNBI masih melakukan transfer dana secara normal.


Bank Sentral sendiri sejak Minggu hingga Senin siang mematikan layanan internet nirkabel di kantor pusat BI, untuk pemutakhiran sistem dan membuat data-data cadangan (back up system).

"Itu untuk antisipasi semalam kita memang tangkal dulu untuk arus keluar dan masuk. Kita memastikan seluruh komputer di BI untuk dimutakhirkan dulu sistemnya," ujarnya.

Selain kantor pusat Bank Sentral, Kantor Perwakilan BI di seluruh provinsi, kata Tirta, juga telah diperintahkan untuk memutakhirkan perangkat lunak (software) keamanan sistem pembayaran dan penyelesaian transaksi (settlement).

Otoritas Jasa Keuangan pun sejak Senin pagi mengantisipasi penyebaran virus "Ransomware Wannacry" dengan mengnonaktifkan 31 layanan yang berbasis jaringan internet. Namun OJK pada Senin malam ini memberitahukan 31 layanan tersebut sudah beroperasi kembali.

Adapun "Ransomware Wannacry" merupakan virus yang disusupkan dalam perangkat perusak yang bekerja dengan mengunci sistem dan mengenkripsi data sehingga data tersebut tidak dapat diakses oleh pengguna hingga pengguna membayar uang tebusan dengan mata uang Bitcoin.

Indonesia dilaporkan sebagai salah satu dari ratusan negara yang terkena serangan siber "Ransomware Wannacry". Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengimbau pengguna internet individu maupun lembaga, untuk memutakhirkan sistem keamanan dan operasi pada komputer masing-masing. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cadangan Devisa Indonesia Meningkat

Cadangan Devisa Indonesia Meningkat

Foto | Senin, 15 Mei 2017 | 19:42 WIB

Netizen Indonesia Kocak, Virus WannaCry Malah Jadi Meme-meme Lucu

Netizen Indonesia Kocak, Virus WannaCry Malah Jadi Meme-meme Lucu

Tekno | Senin, 15 Mei 2017 | 19:38 WIB

Jadi Korban Ransomware WannaCry? Ini yang Bisa Dilakukan

Jadi Korban Ransomware WannaCry? Ini yang Bisa Dilakukan

Tekno | Senin, 15 Mei 2017 | 19:36 WIB

Terkini

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:25 WIB

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB