Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

AM Hendropriyono, Jenderal Intelijen yang Kini Jadi Pengusaha

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 19 Juni 2017 | 06:58 WIB
AM Hendropriyono, Jenderal Intelijen yang Kini Jadi Pengusaha
Ketua Umum PKPI, Abdullah Makhmud Hendropriyono sekaligus pengusaha nasional, di Jakarta, Senin (12/6/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Abdullah Makhmud Hendropriyono. Nama yang sangat tersohor dalam dunia intelijen dan milter tanah air. Pria kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945 ini memang memiliki rekam jejak yang panjang dalam dunia militer dan intelijen.

Pria yang pensiun dengan pangkat Jenderal Bintang Empat ini memiliki masa karir militer sejak 1967-2000. Sepanjang hidupnya, Hendropriyono mengalami tiga karier, sebagai militer, politikus, dan intelijen. Ia juga mengajar di beberapa tempat. Ia juga mengetuai Komisi Tinju Indonesia pada rentang waktu 1994 hingga 1998.

Hendropriyono pernah menjadi Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan dalam Kabinet Pembangunan VII dan Kabinet Reformasi Pembangunan dari tahun 1998 hingga 1999. Ia saat ini menjadi Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sejak 27 Agustus 2016.

Pada periode tahun 2001-2004, Hendropriyoni diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Kabinet Gotong Royong yang dipimpin oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Hendropriyono merupakan penggagas lahirnya Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Sentul, Bogor, Dewan Analis Strategis (DAS) Badan Intelijen Negara, Sumpah Intelijen, Mars Intelijen, menetapkan hari lahir badan intelijen, mencipta Logo dan Pataka BIN, mempopulerkan bahwa intelijen sebagai "ilmu" dan menggali "filsafat intelijen", serta menggagas berdirinya tugu Soekarno-Hatta di BIN.

Namun selain kiprah militer, politik, dan intelijen dirinya yang panjang, belum banyak yang menyadari bahwa Hendropriyono juga termasuk pengusaha yang sukses.

Karier Hendropriyono dalam dunia bisnis dimulai setelah dirinya pensiun dari dunia intelijen. Menurut situs Hendropriyono Corporation Indonesia, karier Hendropriyono bermula dari kantor hukum yang bernama Hendropriyono dan Law Office di 2001. Kala itu, Presiden Megawati meresmikan kantor hukumnya.

Setelah berjalan selama enam tahun, nama Hendropriyono dan Law Office berganti menjadi Hendropriyono and Associates. Satu tahun kemudian, tepatnya pada 2006, nama Hendropriyono and Associates berubah lagi menjadi Hendropriyono Corporation Indonesia.

Grup usaha ini membawahi beberapa anak usaha yang kuat di bidangnya. Tercatat ada perusahaan yang terbilang cukup kuat dari sisi permodalan.

Salah satunya adalah PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK), yang sebelumnya bernama PT Duta Graha Indah Tbk dan menjadi pemenang tender dalam proyek wisma atlet Hambalang, Bogor. Di perusahaan konstruksi tersebut, Hendropriyono duduk sebagai komisaris utama.

Satu perusahaan lain yang dikomandoi Hendropriyono adalah Mega Maroci Lines, perusahaan jasa pelayaran di minyak dan gas bumi (migas). Di sini, Hendropriyono memegang jabatan presiden direktur.

Selain berkarier, AM Hendropriyono juga duduk di posisi penting beberapa perusahaan.

2014 - sekarang - Chief Executive PT Adiperkasa Citra Lestari
2010 - sekarang - Chairman Andalusia Group.
2010 - sekarang - Commissioner Carrefour Indonesia.
2009 - sekarang - Presdir PT Mahagaya.
2009 - 2012 - Chairman Blitzmegaplex.
2004 - sekarang - Chairman Hendropriyono & Associates.
2000 - 2001 - Chairman Hendropriyono Law Office.
1999 - 2001 - Presiden Komisaris PT KIA Mobil Indonesia.

Beberapa waktu lalu, muncul berita yang membuat heboh tanah air. Kabar itu adalah soal kolaborasi bisnisnya dengan Proton Holdings Berhad (Bhd) asal Malaysia. Hendropriyono langsung merambah bisnis otomotif yang selama ini dikuasai oleh pebisnis Jepang. Ia mengklaim ingin membuat mobil made in Indonesia.

Tudingan miring langsung mengarah ke jenderal bintang empat ini. Kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap menjadi jalan lapang Hendropriyono untuk bisa berkibar di ranah bisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral! Kisah Pemotor Bantu Kakek yang Tersesat

Viral! Kisah Pemotor Bantu Kakek yang Tersesat

Tekno | Jum'at, 16 Juni 2017 | 09:15 WIB

Juara Dunia Bulutangkis di Usia Muda, Ini Rahasia Caroline Marin

Juara Dunia Bulutangkis di Usia Muda, Ini Rahasia Caroline Marin

Lifestyle | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:09 WIB

Desi Kurnia, Pebisnis Parsel Online ParselMart

Desi Kurnia, Pebisnis Parsel Online ParselMart

Bisnis | Minggu, 11 Juni 2017 | 06:26 WIB

Astrid Wibisono, Pendiri Jasa Tukang Online Klik Tukang

Astrid Wibisono, Pendiri Jasa Tukang Online Klik Tukang

Bisnis | Sabtu, 03 Juni 2017 | 13:37 WIB

Agung Suryamal, Pengusaha Penggagas "Jihad Ekonomi"

Agung Suryamal, Pengusaha Penggagas "Jihad Ekonomi"

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 06:47 WIB

Andhy Koesnandar, Pegawai Microsoft yang Jadi Bos Cermati.com

Andhy Koesnandar, Pegawai Microsoft yang Jadi Bos Cermati.com

Bisnis | Sabtu, 20 Mei 2017 | 20:45 WIB

Billy Boen, Pakar Pengembangan Diri Young On Top

Billy Boen, Pakar Pengembangan Diri Young On Top

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 21:06 WIB

James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group

James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 06:00 WIB

Inspiratif! Petani Tanpa Kaki Ini Rawat Keluarga Selama 40 Tahun

Inspiratif! Petani Tanpa Kaki Ini Rawat Keluarga Selama 40 Tahun

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:31 WIB

Kisah Danny, Resign dari Bank, Sukses Bisnis Baju Anjing

Kisah Danny, Resign dari Bank, Sukses Bisnis Baju Anjing

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 12:19 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB