Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Peruri Targetkan Pendapatan Tahun Ini Rp3,66 Triliun

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 07 Juli 2017 | 11:15 WIB
Peruri Targetkan Pendapatan Tahun Ini Rp3,66 Triliun
Perum Peruri [peruri.co.id]

Pada Rabu (5/7/2017) Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN RI) selaku pemilik modal Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas Peruri untuk masa bakti 2017 - 2021. Direktur Utama Peruri, Prasetio menjelaskan bahwa Dewan Pengawas yang diberhentikan karena masa jabatannya berakhir adalah Suwandi, Iman Bastari, Gatot Sugiono, Wahyu Wartadipradja sedangkan Ari Wahyuni (Kementerian Keuangan) tetap mendapat penugasan sebagai Dewan Pengawas bersama-sama Dewan Pengawas yang baru, yaitu Suroso Hadi Siswoyo (Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia dari Badan Intelejen Negara), Erna Wijayanti (Direktur Departemen Audit Bank Indonesia), Hasiholan Siahaan (Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia), Rizal Affandi Lukman (Deputi Bidang Kerjasama Internasional Kementerian Perekonomian). SK Pemberhentian dan Pengangkatan tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Fajar Harry Sampurno atas nama Menteri BUMN RI.

Penyegaran penugasan Dewan Pengawas ini sangat penting untuk mengawal/mengawasi implementasi Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2017 - 2021 yang sudah disetujui oleh Menteri BUMN RI pada 12 Mei 2017.

"Tantangan yang dihadapi Peruri ke depan tidak ringan untuk sampai kepada tujuan tinggal landas. Peruri bukan hanya harus fokus kepada pencetakan uang NKRI dan dokumen sekuriti lainnya seperti paspor, pita cukai, meterai dan dokumen pertanahan, juga dituntut untuk mengembangkan bisnis digital sekuriti sebagai bagian dari pengembangan new wave business perusahaan," kata Prasetio.

Selain pengembangan new wave business, Peruri juga perlu mengembangkan bisnis internasional agar dapat bersaing di pasar regional dan global untuk mencetak uang negara lain dan dokumen sekuriti lainnya. Ini penting agar Peruri mampu menjadi global player seperti BUMN lainnya yang sudah terlebih dahulu go international. Peluangnya cukup besar karena sebelumnya juga pernah mengerjakan pesanan pencetakan uang dan paspor dari negara lain. Ke depan, Peruri akan lebih fokus menangani pasar internasioal tersebut.

Terkait dengan penyediaan kertas uang, di dalam RJPP 2017 - 2021 dimaksud sudah tercantum rencana pendirian Pabrik Kertas Uang (PKU). Saat ini sedang disiapkan studi kelayakannya untuk memenuhi kertas uang domestik maupun internasional. Peruri menyadari bahwa pendirian PKU perlu dukungan dari berbagai kalangan, baik Bank Indonesia, Kementerian Perindustrian dan mitra kerja lainnya.

Kinerja Peruri

“RKAP Peruri 2017 cukup menantang, target pendapatan Rp3,66 triliun, naik 16,6 persen dibandingkan tahun lalu. Target laba usaha Rp572 miliar, naik 46,1 persen dan target laba bersih Rp415,2 miliar, naik 67,1 persen. Pendapatan hingga Mei 2017 adalah Rp1,03 triliun, tercapai 28,26 persen dari RKAP, naik 47,23 persen dibandingkan Mei 2016 (year on year). Laba usaha hingga Mei 2017 adalah Rp130,55 miliar, tercapai 22,84 persen dari RKAP, naik 368.38 persen year on year (YoY). Laba bersih sampai dengan Mei 2017 tercapai 17,27 persen dari RKAP, naik 923,06 persen year on year. Semester II 2017 targetnya lebih besar karena beberapa pesanan pencetakan dokumen sekuriti baru diproduksi secara bertahap pada awal Semester II," kata Prasetio.

Sebagai BUMN dengan penugasan khusus sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2006 tentang Peruri, Peruri terus berupaya meningkatkan kualitas produksi agar visi menjadi perusahaan berkelas dunia di bidang integrated secutity printing and system dapat tercapai. Transformasi perusahaan terus dijalankan dan saat ini memasuki tahapan eksekusi, baik dalam melalukan modernisasi mesin/alat produksi, masuk bisnis digital dan pasar internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Lebaran, Omzet Penjual Kulit Ketupat Rp2 Juta per Hari

Jelang Lebaran, Omzet Penjual Kulit Ketupat Rp2 Juta per Hari

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 12:20 WIB

Inilah Beragam Jurus BTN Untuk Jadi Bank Terbesar Kelima

Inilah Beragam Jurus BTN Untuk Jadi Bank Terbesar Kelima

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 09:14 WIB

Pengamat Beberkan Faktor yang Bikin Garuda Indonesia Alami Krisis

Pengamat Beberkan Faktor yang Bikin Garuda Indonesia Alami Krisis

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 15:09 WIB

Garuda Indonesia Makin Kusut, Perlu Terobosan Pemerintah

Garuda Indonesia Makin Kusut, Perlu Terobosan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 09:45 WIB

Alami Turbulensi, DPR Sebut Garuda Indonesia Salah Kelola

Alami Turbulensi, DPR Sebut Garuda Indonesia Salah Kelola

Bisnis | Minggu, 11 Juni 2017 | 00:14 WIB

HIPMI Minta Kementerian BUMN Selamatkan Garuda Indonesia

HIPMI Minta Kementerian BUMN Selamatkan Garuda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 13:24 WIB

Terus Merugi, Garuda Indonesia Diminta Lakukan Efisiensi

Terus Merugi, Garuda Indonesia Diminta Lakukan Efisiensi

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 13:15 WIB

Garuda Indonesia Merugi, HIPMI Desak Pemerintah Untuk Ambil Alih

Garuda Indonesia Merugi, HIPMI Desak Pemerintah Untuk Ambil Alih

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 13:07 WIB

Herman Prayitno Ditunjuk Jadi Presiden Komisaris PT JAS

Herman Prayitno Ditunjuk Jadi Presiden Komisaris PT JAS

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 12:48 WIB

April 2017, Laba Bersih Pertamina EP 192 Juta Dolar AS

April 2017, Laba Bersih Pertamina EP 192 Juta Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 03 Juni 2017 | 14:58 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB