Ini Langkah Awal Ditjen Bea Cukai Tertibkan Impor Berisiko Tinggi

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 12 Juli 2017 | 15:44 WIB
Ini Langkah Awal Ditjen Bea Cukai Tertibkan Impor Berisiko Tinggi
Direktur Jenderal Bea Cukai, Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, di Jakarta, Rabu (12/7/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, Heru Pambudi mengatakan pembentukan satgas Impor Berisiko Tinggi diperlukan karena banyaknya praktik tidak sehat di pelabuhan dan perbatasan. Praktik ini dapat merusak sendi perekonomian.

"Pelabuhan merupakan salah satu pintu masuk dan keluar suatu negara dalam lalu lintas barang serta memegang peranan penting sebagai sumber pendapatan negara," kata Heru di Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Heru menjelaskan, pembentukan satgas yang diketuai oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merupakan bagian dari penertiban impor berisiko tinggi. "Satgas sebagaimana dimaksud berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada presiden," ucap dia.

Heru menjelaskan bahwa penertiban impor berisiko tinggi merupakan langkah nyata agar perdagangan ilegal dapat diberantas. "Penertiban ini akan membuat Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menjadi institusi yang kredibel di mata masyarakat sehingga meningkatkan kepercayaan publik," ujar dia.

Dalam jangka pendek, DJBC akan menjalankan kegiatan teknis operasional melalui pengawasan kinerja internal, kerjasama dengan aparat penegak hukum, serta bersinergi dengan asosiasi dunia usaha.

"Untuk jangka panjang, kami akan membangun sistem kepatuhan pengguna jasa melalui revitalisasi manajemen resiko operasional," jelas Heru.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sendiri meminta aparat DJBC untuk sementara lebih fokus mengawasi praktik impor berisiko tinggi di pelabuhan-pelabuhan besar.

"Mengingat negara kita sangat luas, kita minta fokus dulu melakukan pengawasan di pelabuhan-pelabuhan yang memegang peran penting dalam denyut perekonomian Indonesia. Seperti Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Belawan," tutupnya.

Baca Juga: Rakor Penertiban Impor Beresiko Tinggi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI