Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Tokyu Land Resmikan Proyek Kondominium Branz BSD

Adhitya Himawan

Senin, 24 Juli 2017 | 20:33 WIB
Tokyu Land Resmikan Proyek Kondominium Branz BSD
Topping Off Kondominium BRANZ BSD oleh Tokyu Land Indonesia di BSD City, Tangerang Selatan, Banten. [Dok Tokyu Land]

Pada Rabu (12/7/2017), Tokyu Land Corporation secara resmi telah melakukan acara Topping Off untuk proyek kondominiumnya "Branz BSD". Proyek ini kini tengah merampungkan pembangunan tahap pertamanya yang disebut Branz BSD Ai.

Presiden Direktur Tokyu Land Indonesia Keiji Saito mengatakan bahwa proyek tahap pertama ini terdiri dari 3 tower dengan 1.256 unit kondominium. "Kondominium i“BRANZ BSD” secara total akan terdiri dari tiga tahap pembangunan yang terdiri dari kurang lebih 3.000 unit kondominium dan BRANZ BSD Ai direncanakan akan selesai di tahun 2018," kata Keiji di BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

“BRANZ BSD”dikembangkan oleh anak perusahaan Tokyu Land Corporation di Indonesia, PT. Tokyu Land Indonesia yang bekerjasama dengan Mitsubishi Corporation. Tokyu Land Corporation sebelumnya telah memulai bisnis properti perumahandi Indonesiasejak tahun 1975 dan mendirikan Tokyu Land Indonesiadi tahun 2012 untuk memulai bisnis propertiperkotaan.

KondominiumTokyu Land Corporation dengan merek“BRANZ” telah dikembangkan dan tersebar di seluruh penjuru Jepang. Bahkan juga terletak di area bergengsi seperti Shibuya dan Roppongi di Tokyo. Tokyu Land Indonesiamulai mengembangkan merek "BRANZ" di Indonesia dengan proyek bernama “BRANZ BSD”sejak tahun 2015. Hal ini juga merupakan pertama kalinya pengembang properti Jepang membawa merek bisnis propertinya secara internasional.

"Tokyu Land Indonesia menggunakan merek “BRANZ”sebagai proyek pertama dari yang dikembangkan di luar Jepang dan khusus didedikasikan untuk masyarakat Indonesia," ujar Keiji.

Tokyu Land Indonesiabaru-baru ini pun berhasil menarik perhatian industri properti di Indonesia dengan menjadi pengembang properti asing pertama yang meraih penghargaan Top 10 Property Developers1 di Indonesia di ajang BCI Asia Top 10 Awards. Penghargaan ini diberikan sebagaibentuk pengakuan hasil evaluasi yang sangat ketat terhadapkonsep eco-friendlydan kualitas proyek “BRANZ BSD”yang sedang dalam prosespengembangan, pembangunan dan penjualan.

"Tokyu Land Indonesia akan tetap mengembangkan proyek yang dekat dan serupa dengan karakteristik penduduk setempat, juga tetap memberikankontribusi terhadap lingkungan sekitarnya," jelas Keiji.

“BRANZ BSD”adalah proyek berskala besar yang memiliki total 3.000 unit yang dibangun di atas area hunian dengan konsep "The Living Colours of Nature". Tokyu Land Indonesia mengembangkan “BRANZ BSD”yang mengutamakan keramahan lingkungan dan keamananbagi penghuninya, dengan mengadaptasi teknologi dan produk Jepang yang disesuaikan dengan iklim dan alam Indonesia.

baca juga

"“BRANZ BSD”adalah hunian pintar alaJepang yang cocok untuk lingkungan BSD City yang dikelilingi tanaman hijau dan hanya berjarak sekitar 25 km dari kawasan pusat kota Jakarta," jelas Michael Widjaja, CEO Sinarmas Land Group dalam kesempatan yang sama..

BRANZ BSDAidirancang oleh Anggara Architeam, tim arsitek yang telah memiliki reputasi membanggakan sebagai BCI Asia Top 10 Architechdi Indonesia, yang bekerjasamadengan NIKKEN SEKKEI Groupdi Jepang. Selain itu, “BRANZ BSD”dibangun oleh Nusa Raya Cipta, kontraktor swasta besar di Indonesia; konstruksimechanical, electrical, and plumbing(MEP) oleh Shinryo Corporation dan manajemen konstruksi ditangani oleh Sakura Project Management, perusahaan yang didirikan oleh para ahli yang berasal dari perusahaan konstruksi besar di Jepang.

"Kami mengumpulkan para ahli terbaik dari Indonesia dan Jepang untuk menciptakan hunian berkualitas Jepang yang mampu memuaskan harapan konsumen Indonesia. "Selain itu, Tokyu Land Corporation berkomitmen untukmengelola dan mengawasi BRANZ BSDAi setelah serah terima unit agar penghuni selalu merasa nyaman akan hunian barunya," tutup Keiji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permintaan Jepang Untuk Cangkang Sawit Indonesia Tumbuh 40 Persen

Permintaan Jepang Untuk Cangkang Sawit Indonesia Tumbuh 40 Persen

Bisnis | Minggu, 23 Juli 2017 | 15:03 WIB

JKT Living Star, Hunian Skala Menengah Rp260 Jutaan

JKT Living Star, Hunian Skala Menengah Rp260 Jutaan

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2017 | 05:32 WIB

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 23:21 WIB

IPW Tagih Janji Kementerian ATR Untuk Membentuk Bank Tanah

IPW Tagih Janji Kementerian ATR Untuk Membentuk Bank Tanah

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2017 | 22:43 WIB

Telkomsel Kembali Gelar Kompetisi Developer "TheNextDev"

Telkomsel Kembali Gelar Kompetisi Developer "TheNextDev"

Tekno | Jum'at, 14 Juli 2017 | 22:02 WIB

Mochtar Riady Beberkan Konsep Bisnisnya Selaku Developer

Mochtar Riady Beberkan Konsep Bisnisnya Selaku Developer

Bisnis | Jum'at, 07 Juli 2017 | 07:14 WIB

Adakah Pengaruh Ramadan Terhadap Bisnis Properti?

Adakah Pengaruh Ramadan Terhadap Bisnis Properti?

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 16:44 WIB

Crown Group: Properti di Sydney Menarik Bagi Investor Asia

Crown Group: Properti di Sydney Menarik Bagi Investor Asia

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 12:34 WIB

Menara Sapphire Target Topping Off November 2017

Menara Sapphire Target Topping Off November 2017

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 12:29 WIB

IPW: Banyak Pengembang Rumah Murah Terbebani Uang Siluman

IPW: Banyak Pengembang Rumah Murah Terbebani Uang Siluman

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 16:18 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×