Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Garam Langka, Menko Darmin: Mau Nggak Mau, Impor!

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 01 Agustus 2017 | 16:25 WIB
Garam Langka, Menko Darmin: Mau Nggak Mau, Impor!
Garam milik PT Garam (persero) yang disegel di dalam gudang oleh Tim Satgas Pangan Mabes Polri di Gresik, Jawa Timur, Rabu (7/6).

Belum lama ini, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk melakukan impor garam sebanyak 75 ribu ton akibat kelangkaan garam saat ini.

Impor garam ini pun menjadi pertanyaan bagi Indonesia. Pasalnya, sebagai salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, sudah seharusnya Indonesia mampu mandiri untuk mencukupi kebutuhan garam.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan keputusan tersebut terpaksa dilakukan pemerintah karena produksi garam menurun. Turunnya produksi garam disebabkan kondisi iklim tahun ini yang tidak terlalu bagus.

"Tahun ini iklimnya tidak terlalu bagus untuk bikin garam sehingga memang produksinya produktivitasnya turun," kata Darmin saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).

Darmin mengatakan, sebenarnya impor garam bukan barang baru di Indonesia. Terlebih untuk garam industri.

"Sebenarnya, senang atau tidak senang ternyata kita dari dulu impor garam terutama garam industri. Tahun ini memang iklimnya nggak terlalu bagus untuk bikin (produksi) garam. Sehingga memang produksi produktivitasnya malah turun," ujarnya.

Selain kondisi iklim yang kurang baik, lanjut Darmin, ada ketidakselarasan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Perdagangan. Ini berdampak pada pasokan garam di Indonesia.

"Memang ada dispute antara KKP, Perdagangan sehingga impornya waktu mulai kita ketahui kurang sebenarnya kita sudah tahu. Mungkin 2 bulan yang lalu. Kita tahu persis. Tapi ada dispute-lah harusnya rekomendasi dari mana, tapi nggak mau, dan sebagainya. Sekarang sudah kita diselesaikan," katanya.

Ke depan, kata Darmin, pemerintah akan memperbaiki pasokan garam nasional. Pemerintah akan memperhatikan dari sisi kemampuan petani serta teknologi yang digunakan untuk memproduksi garam.

"Kemudian kita harus mulai lihat apa yang salah dengan garam ini. Teknologi berproduksi rakyat kita masih seperti dulu-dulu. Padahal, orang sudah punya membran, lebih bersih," ujar Darmin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Diminta Kembangkan Pertanian Garam di Indonesia Timur

Pemerintah Diminta Kembangkan Pertanian Garam di Indonesia Timur

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 17:37 WIB

Versi Mantan Dirut PT Garam, Ini Sebab Garam Jadi Langka

Versi Mantan Dirut PT Garam, Ini Sebab Garam Jadi Langka

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 16:48 WIB

Impor Garam Tak Bisa Dihindari

Impor Garam Tak Bisa Dihindari

Bisnis | Minggu, 30 Juli 2017 | 13:28 WIB

Djarot: Tidak Ada Kelangkaan Garam di Jakarta

Djarot: Tidak Ada Kelangkaan Garam di Jakarta

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 10:46 WIB

KKP Beberkan Sebab Stok Garam Nasional Alami Kekurangan

KKP Beberkan Sebab Stok Garam Nasional Alami Kekurangan

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 14:55 WIB

Pasokan Garam Langka, Jokowi Akan Cek Langsung

Pasokan Garam Langka, Jokowi Akan Cek Langsung

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 13:50 WIB

Cara Ini Atasi Lonjakan Pola Konsumsi Gula Garam dan Lemak

Cara Ini Atasi Lonjakan Pola Konsumsi Gula Garam dan Lemak

Health | Selasa, 25 Juli 2017 | 21:01 WIB

Harga Garam yang Semakin Terasa 'Asin'

Harga Garam yang Semakin Terasa 'Asin'

News | Sabtu, 22 Juli 2017 | 13:06 WIB

Harga Ikan Asin Naik

Harga Ikan Asin Naik

Foto | Jum'at, 21 Juli 2017 | 14:28 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB