Ternyata Ini Realita Keuangan Pascamenikah, Jangan Kaget

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 04 Agustus 2017 | 20:00 WIB
Ternyata Ini Realita Keuangan Pascamenikah, Jangan Kaget

Suara.com - Hidup seatap bareng pasangan gak mudah. Bahkan sering menuntut banyak pengorbanan. Rutinitas hidup berubah. Bukan hanya sekadar kebiasaan saja, tapi juga menyangkut finansial.

Biduk rumah tangga nggak selalu lempeng. Utamanya seputar naik turunnya ekonomi rumah tangga. Kalau nggak juga diberesin, bakal merembet ke mana-mana sampai ke anak. Belum lagi kalau ditambah dengan masalah utang.

Berikut ini beberapa contoh realita keuangan pascamenikah:

Realita pertama, realistis vs materialistis
Jelas beda banget antara cewek matre dengan cewek realistis. Cewek matre selalu lihat pasangannya sebagai sumber duit. Nggak mau tahu, pokoknya setiap ada keinginan mesti selalu dipenuhi.
Lain halnya cewek realistis. Cirinya terlihat kalau dia nggak punya tuntutan yang tinggi banget. Pikirannya jauh ke depan dan siap berjuang bareng pasangan.

Sayangnya, nggak semua suami bisa bedakan ini. Begitu diajak bahas keuangan, responsnya negatif. Padahal bagi cewek yang realistis, mereka sekadar ingin memastikan setelah menikah nanti ada kepastian hidup layak.

Realita kedua, pengeluaran sulit dibendung
Susah bendung duit. Bukan diartikan untuk foya-foya, tapi untuk menutup pengeluaran rutin. Tagihan listrik, cicilan rumah, biaya sekolah anak, dan belanja bulanan.

Belum lagi kalau ada gejolak ekonomi seperti melonjaknya harga sembako, BBM naik, atau anak sakit yang bikin tabungan terkuras habis. Apa nggak puyeng merasa gaji  selalu ludes sebelum bulan berganti?

Realita ketiga, ini yang kita butuhkan, bukan yang aku butuhkan
Masing-masing harus sadar diri dan siap berkorban. Singkirkan dulu kepentingan pribadi demi keluarga. Pengorbanan itu perlu demi tujuan keuangan keluarga tercapai. Ego dan keinginan diri sendiri mesti ikhlas ditekan kuat-kuat.

Biar realita keuangan ini nggak mengganggu pernikahan, nggak ada salahnya menerapkan beberapa poin berikut ini:

Jaga nyali berhadapan dengan realita. Semua pilihan ada risikonya, termasuk menikah. Dan, menikah itu bukan hidup di alam fantasi. Jadi coba kelola risiko itu dengan perencanaan di awal. Jangan sampai nikah sekadar kejar status dan akhirnya berakhir di depan hakim agama karena alasan finansial.

Buka-bukaan saja sejak awal soal keuangan. Mulailah berani bertanya, ketika menikah nanti siapa yang akan pegang uang?

Selalu jujur meski menyakitkan
Jujur soal keuangan itu keharusan. Jangan sampai demi kenyamanan untuk pasangan, sumbernya berasal dari utang. Itu pun ditutup-tutupi. Alangkah baiknya jujur sedari awal dan siap mendapat reaksi yang kurang enak dari pasangan. Ini lebih baik ketimbang menutupi semuanya dan bikin hati gak tenang karena utang menumpuk, kan?

Kompromi dan komitmen
Mulailah dengan menyusun daftar impian berdua. Ketik atau tulis di kertas. Selanjutnya susun mana saja yang mendesak direalisasikan dan mana yang bisa ditunda. Susunan itu mesti dikompromikan mengingat keuangan ada batasnya. Jangan lupakan juga dari pos-pos pengeluaran itu mana yang bisa dihemat. Sebisa mungkin pula sumbernya nggak dari utang.

Dukung potensi pasangan
Lihat potensi pasangan dan saling dukung. Percayalah di masa depan Dewi Fortuna bakal menghampiri pasangan selama bekerja keras meski sekarang belum terlihat hasilnya.

Saling mendukung itu nggak hanya akan membawa keberuntungan di sisi finansial, tapi juga rasa nyaman karena ada seseorang yang percaya dan setia mendampingi. Yakinlah omongan orangtua kalau menikah itu bawa rezeki. Toh, kehadiran dia menjadi pasangan pun sudah merupakan rezeki yang patut disyukuri.
 
 

Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Menikah Bisa Bikin Lebih Makmur, Asal Lakukan 9 Cara Kelola Keuangan Pasangan Ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:41 WIB

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:19 WIB

AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons

AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:48 WIB

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45 WIB

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:31 WIB

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:30 WIB

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:00 WIB

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB