Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Kuartal II Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp4.478 triliun

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 15 Agustus 2017 | 20:32 WIB
Kuartal II Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp4.478 triliun
Kantor Pusat Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Senin (29/5/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bank Indonesia (BI) melansir data terbaru posisi utang luar negeri Indonesia. Utang Luar Negeri Indonesia pada akhir triwulan II 2017 tercatat 335,3 miliar dollar AS atau tumbuh sebesar 2,9 persen (yoy), melambat dibanding triwulan I 2017 yang sebesar 3,2 persen (yoy). Pertumbuhan ULN tersebut juga jauh lebih lambat bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 yang sebesar 6,8 persen (yoy).

Dalam keterangan di laman resmi BI, Selasa (15/8/2017), berdasarkan kelompok peminjam, pertumbuhan ULN tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan ULN sektor publik yang melambat dan berlanjutnya kontraksi pertumbuhan ULN sektor swasta. Pada akhir triwulan II 2017, ULN sektor publik tercatat sebesar 170,3 miliar dollar AS (50,8 persen dari total ULN) atau tumbuh 7,3 persen (yoy), melambat dari 10,0 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya. Sementara itu, ULN sektor swasta tercatat sebesar 165,0 miliar dollar AS (49,2 persen. dari total ULN), atau turun -1,4 persen (yoy).

Berdasarkan jangka waktu, posisi ULN Indonesia pada triwulan II 2017 tetap didominasi oleh ULN jangka panjang. Posisi ULN jangka panjang pada akhir triwulan II 2017 tercatat sebesar 290,0 miliar dollar AS (86,5 persen dari total ULN), sedangkan posisi ULN jangka pendek tercatat 45,3 miliar dollar AS (13,5 persen dari total ULN).

Menurut sektor ekonomi, posisi ULN swasta pada akhir triwulan II 2017 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih (LGA). Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,6 persen. Pertumbuhan ULN sektor industri pengolahan dan sektor LGA meningkat dibandingkan dengan triwulan I 2017, sedangkan ULN sektor pertambangan dan sektor keuangan masih mengalami kontraksi pertumbuhan.

Bank Indonesia memandang perkembangan ULN pada triwulan II 2017 tetap sehat dan terkendali. Hal ini tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang pada akhir triwulan II 2017 tercatat stabil di kisaran 34,2 persen dan bahkan menurun jika dibandingkan dengan triwulan II 2016 yang sebesar 37,2 persen. Rasio tersebut juga masih lebih baik dibandingkan dengan negara peers, seperti Malaysia dan Turki.

Bank Indonesia tetap terus memantau perkembangan ULN dari waktu ke waktu untuk memberikan keyakinan bahwa ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penurunan Bunga Kredit, Menko Darmin: Tergantung Nyali BI

Penurunan Bunga Kredit, Menko Darmin: Tergantung Nyali BI

Bisnis | Senin, 14 Agustus 2017 | 14:51 WIB

Commonwealth Luncurkan Tyme Digital, Buka Rekening 10 Menit

Commonwealth Luncurkan Tyme Digital, Buka Rekening 10 Menit

Bisnis | Rabu, 02 Agustus 2017 | 12:56 WIB

BI: Penyesuaian Tarif Listrik Sudah Tak Pengaruhi Inflasi

BI: Penyesuaian Tarif Listrik Sudah Tak Pengaruhi Inflasi

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 23:42 WIB

Bank Commonwealth Genjot Layanan Wealth Management

Bank Commonwealth Genjot Layanan Wealth Management

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2017 | 20:50 WIB

Utang Indonesia Naik Rp34,19 T di Juni, Ini Kata Sri Mulyani

Utang Indonesia Naik Rp34,19 T di Juni, Ini Kata Sri Mulyani

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 21:33 WIB

Gubernur BI Sebut Inflasi 2017 Rendah, 3,02 Persen

Gubernur BI Sebut Inflasi 2017 Rendah, 3,02 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 11:40 WIB

Penukaran Uang Rupiah Tak Layak Edar

Penukaran Uang Rupiah Tak Layak Edar

Foto | Rabu, 26 Juli 2017 | 20:30 WIB

Utang Indonesia Rp3.706,52 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani

Utang Indonesia Rp3.706,52 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 26 Juli 2017 | 05:07 WIB

Utang Infrastruktur Indonesia

Utang Infrastruktur Indonesia

Foto | Selasa, 25 Juli 2017 | 15:51 WIB

Diskusi Panel Majelis Ulama Indonesia

Diskusi Panel Majelis Ulama Indonesia

Foto | Senin, 24 Juli 2017 | 18:02 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB