Tiga Kementerian Kerjasama Cegah Hilangnya Situ, Danau, dan Waduk

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:15 WIB
Tiga Kementerian Kerjasama Cegah Hilangnya Situ, Danau, dan Waduk
Situ Patenggang di Bandung Selatan, Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Situ, Danau, Embung dan Waduk (SDEW) sebagai bagian dari sistem DAS (Daerah Aliran Sungai) memiliki multi fungsi penting. Disamping sebagai tempat penampungan air dan konservasi air tanah, SDEW juga memiliki fungsi lainnya yakni tempat parkir air untuk pengendalian banjir, tempat wisata, bahkan olahraga.

Untuk mencegah semakin banyak SDEW yang hilang maupun diokupasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersepakat bekerjasama melakukan perlindungan dan optimalisasi fungsi SDEW serta sumber air permukaan lainnya baik dari aspek teknis, pengendalian pemanfaatan ruang, administrasi pertanahan, serta pelibatan masyarakat.

Kesepakatan itu ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Pejabat Tinggi Madya dari 3 Kementerian yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso, Dirjen Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Kementerian ATR/BPN Budi Situmorang, Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian ATR/BPN Arie Yuriwin dan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Diah Indrajati. Penandatanganan disaksikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Dalam acara tersebut juga diselenggarakan diskusi dengan pembicara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR Sofyan Djalil dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang diwakili oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Diah Indrajati. Dalam diskusi tersebut, banyak faktor yang mengakibatkan hilang atau terjadinya okupasi pada bantaran situ, danau, embung atau waduk diantaranya tidak jelasnya batas lahan dan ketidakjelasan status kepemilikan lahan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan untuk mengantisipasi hal itu pemerintah akan menjadikan situ-situ tersebut sebagai aset negara dengan membuat sertifikat kepemilikan pemerintah. Oleh karenanya dalam kerjasama perlindungan dan optimalisasi fungsi SDEW, Kementerian ATR menjadi koordinatornya.

Dengan adanya sertifikat SDEW, maka pemerintah bisa mulai melakukan langkah-langkah penanganan selanjutnya. Sebab, status kepemilikan merupakan hal yang penting untuk melindunginya dari sisi hukum. “Dengan batas-batas dari lahan situ, danau, embung dan waduk yang jelas tertuang dalam sertifikat, Pemerintah dapat mencegah munculnya bangunan atau bahkan hunian liar di kawasan tersebut. Adanya sertifikat akan melindungi situ, danau, embung dan waduk selama 24 jam. Baru kemudian kita lakukan optimalisasi pengelolannya," jelasnya.

Sertifikasi ini dinilai penting untuk menjaga keberadaan SDEW. Pasalnya, selama ini terjadi penyusutan jumlah SDEW, baik karena alam maupun akibat alih fungsi lahan dan terjadi penguasaan lahan danau/situ oleh masyarakat. Data hasil rekapitulasi selama 2007-2017 menunjukkan tren jumlah situ/danau yang semakin berkurang di wilayah Jabodetabek dan tercatat sebanyak 23 situ yang hilang di Jabodetabek.

Pada tahun 2017 ini Kementerian PUPR bekerjasama dengan Kementerian ATR/BPN tengah melakukan upaya pengamanan 26 situ di Jakarta melalui penerbitan sertifikat.

baca juga

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menyatakan, kerja sama ini dilakukan untuk bisa mencari jalan keluar dalam pemanfaatan SDEW yang lebih optimal dan bertanggung jawab. “Dari diskusi yang berkembang, kita dapat menyimpulkan bahwa tantangan pengelolaan SDEW sangat rumit dan berat. Namun kita harus benahi dengan aksi nyata, sebagai tindak lanjut dari kesepakatan bersama. Jangan hanya berhenti di MoU saja. Selanjutnya kita juga akan mengajak pemerintah daerah karena kegiatan ini juga menyangkut Pemda,” jelasnya

Beberapa target yang akan diselesaikan pada tahun 2017-2019 sebagi tindak lanjut dari perjanjian kerjasama ini adalah dilakukannya pencatatan (inventarisasi, identifikasi, pengukuran dan pematokan) terhadap 543 danau dan 840 situ dan pendaftaran (inventarisasi, identifikasi, pengukuran, pematokan dan sertifikasi) bagi 1.922 danau dan 184 situ.

Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) revitalisasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) yang ditandatangani oleh delapan kementerian pada 2015 lalu. Gerakan itu dibentuk untuk mengatasi masalah penurunan kualitas sumber daya air akibat pertambahan penduduk, peningkatan kegiatan budi daya, alih fungsi lahan yang tidak terkendali, dan lemahnya penegakan hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Renovasi, Kualitas Cahaya Stadion Utama GBK Naik Tiga Kali

Usai Renovasi, Kualitas Cahaya Stadion Utama GBK Naik Tiga Kali

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:05 WIB

Bulan Ini, Bandara Silangit Resmi Jadi Bandara Internasional

Bulan Ini, Bandara Silangit Resmi Jadi Bandara Internasional

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2017 | 13:53 WIB

Menteri PUPR: Tinggal di TOD, Masyarakat Tak Lagi Temui Kemacetan

Menteri PUPR: Tinggal di TOD, Masyarakat Tak Lagi Temui Kemacetan

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 12:30 WIB

3 Kementerian Kerja Sama Cegah Hilangnya Situ dan Danau

3 Kementerian Kerja Sama Cegah Hilangnya Situ dan Danau

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 11:30 WIB

Pasca Renovasi, Tata Cahaya di GBK Lebih Hemat Energi

Pasca Renovasi, Tata Cahaya di GBK Lebih Hemat Energi

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 10:36 WIB

2018, PUPR Siapkan Rp 20 T untuk Pembangunan di Sumatera

2018, PUPR Siapkan Rp 20 T untuk Pembangunan di Sumatera

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 11:13 WIB

Menteri PUPR Dukung Jambi Hasilkan Atlet Dayung Berprestasi

Menteri PUPR Dukung Jambi Hasilkan Atlet Dayung Berprestasi

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 10:11 WIB

Jokowi Optimis Pengembangan Bandara Semarang Selesai 2018

Jokowi Optimis Pengembangan Bandara Semarang Selesai 2018

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 18:41 WIB

Menhub Targetkan Kereta Semi Cepat Jakarta - Semarang Tuntas 2019

Menhub Targetkan Kereta Semi Cepat Jakarta - Semarang Tuntas 2019

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 17:25 WIB

Kementerian PUPR: Jembatan Merah Putih Ikon Baru Ambon 'Manise'

Kementerian PUPR: Jembatan Merah Putih Ikon Baru Ambon 'Manise'

Bisnis | Minggu, 08 Oktober 2017 | 14:52 WIB

Terkini

Joki Perempuan, Eksekutor Pria! Aksi Curanmor di Pasar Cinagen Sukabumi Terekam CCTV

Joki Perempuan, Eksekutor Pria! Aksi Curanmor di Pasar Cinagen Sukabumi Terekam CCTV

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 11:51 WIB

Pakai Grup Bakrie, Danantara Mau Bisnis Bus dan Truk Listrik

Pakai Grup Bakrie, Danantara Mau Bisnis Bus dan Truk Listrik

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:51 WIB

AHY: Rakyat Bisa Bertahan Belum Sejahtera, tapi Sulit Menerima Ketidakadilan

AHY: Rakyat Bisa Bertahan Belum Sejahtera, tapi Sulit Menerima Ketidakadilan

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:49 WIB

Super League 2026/2027 Siap Bergulir, I.League Pasang Target Tembus 10 Besar Asia

Super League 2026/2027 Siap Bergulir, I.League Pasang Target Tembus 10 Besar Asia

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 11:49 WIB

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:48 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis dan Busuk yang Membandel di Kulkas

7 Cara Menghilangkan Bau Amis dan Busuk yang Membandel di Kulkas

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 11:47 WIB

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

BNPT Ungkap 620 Anak Terpapar Paham Terorisme, Tersebar di 30 Provinsi

News | Rabu, 02 September 2026 | 11:47 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Bayi dan Balita 100 Persen Mineral Physical

5 Rekomendasi Sunscreen Bayi dan Balita 100 Persen Mineral Physical

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 11:45 WIB

Profil Benat San Jose Pelatih Baru Emil Audero: Punya Kedekatan dengan Indonesia

Profil Benat San Jose Pelatih Baru Emil Audero: Punya Kedekatan dengan Indonesia

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 11:44 WIB

Intip Mobil Baru Renault Harga 80 Juta, Konsumsi BBM Tembus 25,2 Km/Liter

Intip Mobil Baru Renault Harga 80 Juta, Konsumsi BBM Tembus 25,2 Km/Liter

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 11:43 WIB

×