Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Temui 12 Perusahaan Besar Jepang, Jokowi Bicara Infrastruktur

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 27 Oktober 2017 | 19:20 WIB
Temui 12 Perusahaan Besar Jepang, Jokowi Bicara Infrastruktur
Presiden Jokowi bertemua Ketua Japinda Yasuo Fukuda di Istana Merdeka, Jakarta. [Foto Rusman - Biro Pers Setpres]

Presiden Joko Widodo pagi ini menerima kunjungan kehormatan Ketua Asosiasi Jepang-Indonesia (Japinda) yang juga merupakan mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/10/2017). Di awal pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pemilu di Jepang beberapa waktu lalu.

“Saya ingin mengucapkan selamat atas pemilu di Jepang yang baru saja berjalan dengan amat sukses. Pemerintah Jepang dan masyarakat Jepang telah berhasil menciptakan sebuah stabilitas politik di Jepang yang amat baik sekali,” ujar Presiden.

Kunjungan Fukuda ke Jakarta diikuti oleh jumlah delegasi yang cukup besar dari Japinda ditambah dengan 12 perwakilan perusahaan besar Jepang yang telah cukup lama menjalin kerja sama dengan Indonesia.

"Kunjungan ini dilakukan secara reguler dengan tujuan dari waktu ke waktu kita duduk mengenai masalah proyek-proyek yang sedang dan akan dijalankan, kemudian hambatan-hambatannya seperti apa. Presiden menginginkan agar proyek-proyek pembangunan yang dilakukan dengan kerja sama pihak mana pun dapat berjalan dengan lancar," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada jurnalis usai pertemuan.

Bagi Indonesia, Jepang sendiri merupakan salah satu mitra perdagangan yang penting. Pada tahun 2016 lalu misalnya, jumlah investasi dari Jepang mengalami peningkatan yang signifikan.

"Presiden mengatakan kiranya pada tahun 2017 investasi yang sudah meningkat di 2016 ini juga dapat ditingkatkan lebih banyak lagi," ucap Retno.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat sejumlah proyek pembangunan yang dibicarakan kedua pihak. Di antaranya ialah pembangunan MRT, jalan tol, pelabuhan Patimban, dan juga pengembangan blok Masela. Kedua pihak berharap bahwa proyek-proyek tersebut dapat segera terwujud dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Tahun depan adalah ulang tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang ke-60 dan kita ingin agar peringatan itu juga dapat menghasilkan suatu proyek-proyek yang monumental dan dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia," kata Retno menjelaskan.

Dalam kesempatan terpisah, Fukuda mengapresiasi pertumbuhan dan perbaikan iklim ekonomi di Indonesia. Ia juga memuji Indonesia yang terus meningkatkan infrastrukturnya.

"Saya bertemu dengan Yang Mulia Bapak Presiden selama satu jam dan dari Yang Mulia Bapak Presiden ada tanggapan yang sangat positif. Peringkat Indonesia di dunia ekonomi itu juga sangat meningkat," kata Yasuo Fukuda.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerangkan bahwa dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut kedua pihak membahas tentang proyek pembangunan MRT dan juga kereta cepat Jakarta-Surabaya.

"Hal ini memang kita bahas secara intensif dengan Jepang agar proyek ini berjalan cepat," tuturnya.

Ketika ditanyakan oleh para jurnalis apakah dalam pelaksanaan ditemui sejumlah kendala yang berarti, ia menyatakan bahwa pembebasan tanah merupakan hal yang biasanya dapat mengganjal proses pembangunan. Namun, dengan diterbitkannya Peraturan Presiden yang membahas mekanisme terkait hal tersebut, Budi optimistis hal tersebut dapat diatasi.

"Dengan adanya Perpres, dengan satu mekanisme yang baru ini, praktis bisa terkontrol. MRT juga biasanya kendalanya adalah tanah waktu dilakukan tahap kedua. Tapi saya yakin dengan pengalaman kita di tahap awal, (pembebasan) tanah itu praktis bisa kita kendalikan dengan baik," ujarnya.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Utusan Khusus Presiden untuk Jepang Rachmat Gobel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebijakan Satu Peta, Jurus Atasi Masalah Lahan Infrastruktur

Kebijakan Satu Peta, Jurus Atasi Masalah Lahan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 17:37 WIB

Proyek 4 Flyover dan 1 Underpass di Jawa Tengah Sudah Selesai

Proyek 4 Flyover dan 1 Underpass di Jawa Tengah Sudah Selesai

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 20:59 WIB

Jokowi Janji Kerja Keras Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 2018

Jokowi Janji Kerja Keras Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 2018

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 20:52 WIB

Jelang Asian Games, Pemprov DKI Fokus Selesaikan Tiga Proyek Ini

Jelang Asian Games, Pemprov DKI Fokus Selesaikan Tiga Proyek Ini

News | Kamis, 26 Oktober 2017 | 20:27 WIB

Pengerjaan Proyek LRT di Jakarta Terkendala Hujan

Pengerjaan Proyek LRT di Jakarta Terkendala Hujan

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:46 WIB

IPW Peringatkan Jokowi, Program Sejuta Rumah Terancam Gagal

IPW Peringatkan Jokowi, Program Sejuta Rumah Terancam Gagal

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 18:55 WIB

Kemenhub: Akhir Oktober, Konstruksi LRT Sumsel 68 Persen

Kemenhub: Akhir Oktober, Konstruksi LRT Sumsel 68 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 17:13 WIB

Jokowi Bagi-bagi Lahan Perhutanan Sosial ke Kelompok Marginal

Jokowi Bagi-bagi Lahan Perhutanan Sosial ke Kelompok Marginal

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:51 WIB

Jokowi Ingin Proyek Infrastrukturnya Rampung Dua Tahun

Jokowi Ingin Proyek Infrastrukturnya Rampung Dua Tahun

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:18 WIB

Jokowi: Ekspor dan Investasi, Kunci Pertumbuhan Ekonomi Negara

Jokowi: Ekspor dan Investasi, Kunci Pertumbuhan Ekonomi Negara

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:05 WIB

Terkini

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB