Komisi IX DPR Soroti Pengawasan Ketenagakerjaan Pabrik Petasan

Adhitya Himawan | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 31 Oktober 2017 | 11:57 WIB
Komisi IX DPR Soroti Pengawasan Ketenagakerjaan Pabrik Petasan
Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf. [Suara.com/Dian Rosmala]

Komisi IX DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama sejumlah stakeholder terkait kasus kebakaran pabrik kembang api di Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (27/10/2017).

Pantauan Suara.com, stakeholder yang mengikuti rapat tersebut yaitu Dirjen Kesehatan Masyarakat dari Kementerian Kesehatan, Dewan pengawas BPJS, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Direksi BPJS Kesehatan dan juga Direksi BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Banten dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang serta Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Ketua Komisi IX dari Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf mengatakan sebenarnya ada hari ini DPR masih dalam masa reses. Sebab itu, tidak semua anggota Komisi IX ikut hadir dalam rapat tersebut.

"Memang susah ya mendatangkan anggota DPR yang masih pada masa reses. Tapi ketika saya berbicara di grup itu saya sampaikan kalau kita tunggu masa reses ini selesai, maka seolah-olah Komisi IX tidak memberi perhatian terhadap masalah ini," kata Dede di DPR, Jakarta, Selasa (31/10/ 2017).

Tujuan daripada rapat kali ini yaitu untuk mengecek apakah pabrik yang beroperasi di Jalan SMPN Kosambi berdiri sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku.

"Target utama kita sebetulnya di sini bukan mencari siapa yang bersalah karena penyelidikan Polisi sedang berlangsung. Tetapi adakah aturan-aturan yang selama ini tidak ditepati atau mungkin masih saja ada yang menjadi kendala," tutur Dede.

Selain itu, Komisi IX DPR juga ingin melihat apakah fungsi pengawasan dari pemerintah daerah berjalan baik selama ini, terutama terhadap pabrik pabrik industri yang beroperasi di Tangerang.

"Kita juga mau melihat fungsi-fungsi pembinaan, fungsi pengawasan yang ada di pemerintahan daerah sejauh mana, karena kalau tidak salah baru satu atau dua tahun terakhir pengawas ketenagakerjaan ditarik dari kota ke Provinsi," kata Dede.

Seperti diketahui, kejadiaan naas itu telah menewaskan 49 karyawan dan puluhan orang lagi mengalami luka bakar. Beberapa di antara korban merupakan anak di bawah umur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Didatangi' Korban Kosambi, 2 Kantong Jenazah Ditemukan Lagi

'Didatangi' Korban Kosambi, 2 Kantong Jenazah Ditemukan Lagi

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 10:09 WIB

Polisi Sisir Tulang Belulang di Pabrik Petasan di Kosambi

Polisi Sisir Tulang Belulang di Pabrik Petasan di Kosambi

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 08:06 WIB

Berbekal DNA, Ayah Cari Anak di Antara Mayat Korban  Ledakan

Berbekal DNA, Ayah Cari Anak di Antara Mayat Korban Ledakan

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 18:31 WIB

Polisi Andalkan DNA untuk Cari Korban Pabrik Petasan yang Hilang

Polisi Andalkan DNA untuk Cari Korban Pabrik Petasan yang Hilang

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 17:28 WIB

Tiga Kantong Mayat Ledakan Pabrik Petasan Hanya Serpihan Tubuh

Tiga Kantong Mayat Ledakan Pabrik Petasan Hanya Serpihan Tubuh

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 16:02 WIB

Korban Ledakan Pabrik Petasan Teridentifikasi Bertambah 6 Jenazah

Korban Ledakan Pabrik Petasan Teridentifikasi Bertambah 6 Jenazah

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 14:58 WIB

Bos Pabrik Mercon Ternyata Tak Pernah Bersosialisasi dengan Warga

Bos Pabrik Mercon Ternyata Tak Pernah Bersosialisasi dengan Warga

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 20:36 WIB

43 Jenazah Korban Pabrik Petasan Belum Teridentifikasi

43 Jenazah Korban Pabrik Petasan Belum Teridentifikasi

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 11:36 WIB

Kasus Ledakan Pabrik Petasan, Baru 4 Jasad Teridentifikasi

Kasus Ledakan Pabrik Petasan, Baru 4 Jasad Teridentifikasi

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 11:20 WIB

Pegawai Pabrik Petasan Ada yang Berusia 12 Tahun

Pegawai Pabrik Petasan Ada yang Berusia 12 Tahun

News | Minggu, 29 Oktober 2017 | 08:56 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:47 WIB

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB

Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Dibanderol Rp 2,82 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Dibanderol Rp 2,82 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:34 WIB

IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan

IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:14 WIB

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:12 WIB

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:09 WIB

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:08 WIB

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:02 WIB

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:45 WIB