Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

'Paradise Papers', Tommy, Mamiek, dan Prabowo Hindari Pajak?

Adhitya Himawan

Senin, 06 November 2017 | 12:59 WIB
'Paradise Papers', Tommy, Mamiek, dan Prabowo Hindari Pajak?
Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus pengusaha nasional, Prabowo Subianto [Suara.com/Syaiful Rachman]

Kehebohan dugaan penghindaran pajak yang diduga melibatkan nama-nama besar di tanah air kembali mencuat. Setelah tahun lalu dihebohkan dengan kasus 'Panama Papers', kini publik kembali dikejutkan oleh kemunculan dokumen 'Paradise Papers'.

Bocoran dokumen 'Paradise Papers' mengungkapkan bagaiamana orang-orang super kaya di Indoesia, seperti Prabowo Subianto, Tommy Suharto dan Mamiek Suharto diduga diam - diam memiliki investasi di luar negeri, di tempat yang selama ini dikenal sebagai surga pajak. Baik Tommy, Mamiek, dan Prabowo merupakan bagian dari Keluarga Cendana. Istilah yang merujuk pada keluarga Presiden Kedua Republik Indonesia, HM Soeharto yang berkuasa sejak 1967 - 1998. 

Tak hanya tokoh - tokoh besar tanah air, dokumen 'Paradise Papers' mengungkap nama - nama besar di dunia internasional. Seperti Ratu Elizabeth di Inggris, Menteri Perdagangan di pemerintahan Donald Trump, dan lain - lain.

Bocoran dokumen yang disebut 'Paradise Papers' tersebut mencakup 13,4 juta dokumen, sebagian besar berasal dari satu perusahaan keuangan luar negeri. Seperti halnya Panama Papers tahun lalu, dokumen diperoleh oleh surat kabar Jerman Süddeutsche Zeitung, yang kemudian meminta International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) atau Konsorsium Jurnalis Investigatif untuk melakukan penyelidikan.

Tommy, yang merupakan pimpinan Humpuss Group, pernah menjadi direktur dan bos dewan Asia Market Investment, perusahaan yang terdaftar di Bermuda pada 1997 dan ditutup pada tahun 2000.

Dalam catatan ICIJ, terdapat alamat yang sama untuk Asia Market dan V Power, perusahaan yang terdaftar di Bahama dan dimiliki Tommy Suharto dan memiliki saham di perusahaan mobil mewah Italia Lamborghini, menurut catatan Securities and Exchange Commision.

Menurut data Appleyby, firma hukum di Bermuda, ada sebuah informasi menyangkut keberaaaan perusahaan patungan di Bermuda antara cabang Humpuss dan NLD, perusahaan iklan Australia. Menurut laporan setempat pada 1997, perusahaan patungan itu membuat Tommy Suharto dan mitranya dari Australia mendirikan bisnis papan reklame pinggir jalan di Negara Bagian Victoria, Australia, Filipina, Malaysia, Myanmar dan Cina. Perusahaan itu ditutup di Bermuda pada 2003 dan dicatat di Appleby sebagai "pengemplang pajak."

Sementara saudara Tommy, Mamiek disebutkan adalah wakil presiden Golden Spike Pasiriaman Ltd dan pemilik dan pimpinan Golden Spike South Sumatra Ltd, bersama Maher Algadri, eksekutif Kodel Group, salah satu konglomerat terbesar Indonesia zaman Suharto, menurut Forbes. Dua perusahaan ini tercatat di Bermuda pada 1990 dan sekarang sudah ditutup.

baca juga

Adapun Prabowo Subianto, dalam dokumen tersebut, disebutkan pernah menjadi direktur dan wakil pimpinan Nusantara Energy Resources yang berkantor di Bermuda. Perusahaan yang terdaftar pada 2001 ini tercatat sebagai 'penunggak utang', dan ditutup pada 2004. Perusahaan di Singapura yang namanya juga Nusantara Energy Resources kini adalah bagian dari Nusantara Group, dan sebagian dimiliki oleh Prabowo.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo, saat dihubungi Suara.com, Senin (6/11/2017), mengatakan bahwa fenomena 'Paradise Papers' adalah puncak gunung es yang selama ini sudah diduga dilakukan oleh banyak orang - orang super kaya.

"Ini yang sekarang terjadi. Makanya pemerintah harus melakukan penguatan sistem supaya praktik - praktik seperti ini tidak berlanjut," kata Yustinus.

Ia mengkritik respon pemerintah yang selama ini minim dalam melakukan tindak lanjut terhadap praktik - praktik yang pernah diungkapan oleh 'Panama Papers' dan sekarang 'Paradise Papers'. Akibatnya, kemunculan dokumen - dokumen tersebut tidak berdampak apa - apa bagi optimalisasi penerimaan perpajakan Indonesia.

"Tida ada efek yang kuat untuk meningkatkan kepatuhan perpajakan di Indonesia," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skandal Pajak 'Paradise Papers' Seret Nama Prabowo Subianto

Skandal Pajak 'Paradise Papers' Seret Nama Prabowo Subianto

Bisnis | Senin, 06 November 2017 | 12:25 WIB

Skandal 'Paradise Papers', Harta Tersembunyi 2 Anak Soeharto

Skandal 'Paradise Papers', Harta Tersembunyi 2 Anak Soeharto

News | Senin, 06 November 2017 | 11:51 WIB

Paradise Papers Ungkap Harta Tersembunyi Elite Dunia

Paradise Papers Ungkap Harta Tersembunyi Elite Dunia

News | Senin, 06 November 2017 | 10:21 WIB

Anies Tutup Alexis dan Tolak Reklamasi, Untungkan Prabowo

Anies Tutup Alexis dan Tolak Reklamasi, Untungkan Prabowo

News | Sabtu, 04 November 2017 | 22:47 WIB

Ini Peta Dukungan Kaum Milenial Sosmed ke Jokowi dan Prabowo

Ini Peta Dukungan Kaum Milenial Sosmed ke Jokowi dan Prabowo

News | Jum'at, 03 November 2017 | 13:41 WIB

Setelah Tolak Revolusi Putih Prabowo, Hashim Temui Menkes

Setelah Tolak Revolusi Putih Prabowo, Hashim Temui Menkes

News | Kamis, 02 November 2017 | 11:48 WIB

Raja Tayan Dukung Cak Imin Maju Cawapres 2019, Siapa Capresnya?

Raja Tayan Dukung Cak Imin Maju Cawapres 2019, Siapa Capresnya?

News | Kamis, 02 November 2017 | 01:33 WIB

Inilah Empat Jurus Reformasi Perpajakan Ala Sri Mulyani

Inilah Empat Jurus Reformasi Perpajakan Ala Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 15:07 WIB

UU PNBP Mau Direvisi, Rizal Ramli Sindir Parpol pada Diam

UU PNBP Mau Direvisi, Rizal Ramli Sindir Parpol pada Diam

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 15:00 WIB

Rizal Ramli Kritik Agresifitas Pemerintah Kejar Pemasukan Pajak

Rizal Ramli Kritik Agresifitas Pemerintah Kejar Pemasukan Pajak

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 14:02 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×