Komitmen Presiden Jokowi Dituntut untuk Bongkar 'Paradise Papers'

Adhitya Himawan

Senin, 06 November 2017 | 13:45 WIB
Komitmen Presiden Jokowi Dituntut untuk Bongkar 'Paradise Papers'
Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta. [Foto Biro Pers Setpres]

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo, meminta Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, untuk serius menindak lanjuti temuan 'Panama Papers' dan 'Paradise Papers'. Apalagi dengan disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ( Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan menjadi UU seharusnya menjadi bekal Ditjen Pajak.

"Dengan adanya UU tersebut, terbuka akses keuangan di rekening perbankan untuk tujuan kepentingan perpajakan. Saya kira dengan adanya UU ini, ada kemajuan terkait transparansi yang semakin mempersulit orang melakukan skema penghindaran pajak," kata Yustinus saat dihubungi Suara.com, Senin (6/11/2017).

Ia mengingatkan berbagai data serta perangkat UU tersebut harusnya membuat Ditjen Pajak maksimal dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan setiap perbuatan penghindaran pajak. Jika tidak, justru akan memunculkan persepsi negatif di publik bahwa pemerintah tidak serius atau melakukan tebang pilih dalam memberantas perbuatan penghindaran pajak.

"Jangan sampai publik menilai pemerintah tidak punya keberanian mengungkap ini," ujarnya.

Yustinus mengakui kendala awal Ditjen Pajak dalam menelusuri praktik penghindaran pajak selama ini adalah ketidak tersediaan data. Namun dengan segera dibukanya keterbukaan data perbankan untuk kepentingan perpajakan tahun 2018, ditambah dengan telah diberlakukannya UU Akses Informasi Keuangan, masalah ini sebetulnya sudah teratasi.

"Saya sepakat, sekarang masalahnya memang lebih faktor politik. Oleh karena itu dibutuhkan komitmen DPR serta Presiden Joko Widodo untuk mengungkap temuan ini secara serius, dengan melibatkan juga KPK, kepolisian, dan kejaksaan," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, kehebohan dugaan penghindaran pajak yang diduga melibatkan nama-nama besar di tanah air kembali mencuat. Setelah tahun lalu dihebohkan dengan kasus 'Panama Papers', kini publik kembali dikejutkan oleh kemunculan dokumen 'Paradise Papers'.

Bocoran dokumen 'Paradise Papers' mengungkapkan bagaiamana orang-orang super kaya di Indoesia, seperti Prabowo Subianto, Tommy Suharto dan Mamiek Suharto diduga diam - diam memiliki investasi di luar negeri, di tempat yang selama ini dikenal sebagai surga pajak. Baik Tommy, Mamiek, dan Prabowo merupakan bagian dari Keluarga Cendana. Istilah yang merujuk pada keluarga Presiden Kedua Republik Indonesia, HM Soeharto yang berkuasa sejak 1967 - 1998.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Paradise Papers', Tommy, Mamiek, dan Prabowo Hindari Pajak?

'Paradise Papers', Tommy, Mamiek, dan Prabowo Hindari Pajak?

Bisnis | Senin, 06 November 2017 | 12:59 WIB

Skandal Pajak 'Paradise Papers' Seret Nama Prabowo Subianto

Skandal Pajak 'Paradise Papers' Seret Nama Prabowo Subianto

Bisnis | Senin, 06 November 2017 | 12:25 WIB

Skandal 'Paradise Papers', Harta Tersembunyi 2 Anak Soeharto

Skandal 'Paradise Papers', Harta Tersembunyi 2 Anak Soeharto

News | Senin, 06 November 2017 | 11:51 WIB

Paradise Papers Ungkap Harta Tersembunyi Elite Dunia

Paradise Papers Ungkap Harta Tersembunyi Elite Dunia

News | Senin, 06 November 2017 | 10:21 WIB

Kejar Pajak Korporasi, Ditjen Pajak Gandeng Notaris

Kejar Pajak Korporasi, Ditjen Pajak Gandeng Notaris

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2017 | 13:49 WIB

Penggantian Dirjen Pajak Jadi Momen Penting Reformasi Pajak

Penggantian Dirjen Pajak Jadi Momen Penting Reformasi Pajak

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2017 | 14:20 WIB

Viral Bayar Pajak Rp2,5 M, Deddy Corbuzier Dipanggil Dirjen Pajak

Viral Bayar Pajak Rp2,5 M, Deddy Corbuzier Dipanggil Dirjen Pajak

Entertainment | Rabu, 25 Oktober 2017 | 16:01 WIB

Sri Mulyani Belum Cari Calon Dirjen Pajak Pengganti Ken

Sri Mulyani Belum Cari Calon Dirjen Pajak Pengganti Ken

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:05 WIB

Jurnalis Pengungkap Skandal 'Panama Papers' Tewas Dibom

Jurnalis Pengungkap Skandal 'Panama Papers' Tewas Dibom

News | Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:00 WIB

Dirjen Pajak: 81 WNI Transfer Rp18,9 T dari Guernsey ke Singapura

Dirjen Pajak: 81 WNI Transfer Rp18,9 T dari Guernsey ke Singapura

Bisnis | Selasa, 10 Oktober 2017 | 01:33 WIB

Terkini

MK Tolak Diskualifikasi, Gibran Harus Gentleman Buka Bukti Ijazah

MK Tolak Diskualifikasi, Gibran Harus Gentleman Buka Bukti Ijazah

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Messi Thailand Sebut Rekan-rekannya Tak Kalah dengan Pemain Naturalisasi Indonesia

Messi Thailand Sebut Rekan-rekannya Tak Kalah dengan Pemain Naturalisasi Indonesia

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Cara Cek Barcode Sepatu Adidas Original Agar Tak Tertipu Barang KW

Cara Cek Barcode Sepatu Adidas Original Agar Tak Tertipu Barang KW

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Santap Sate Ayam Pahit dan Kecut, 27 Siswa SMPN 1 Mojoanyar Tumbang Usai Makan MBG

Santap Sate Ayam Pahit dan Kecut, 27 Siswa SMPN 1 Mojoanyar Tumbang Usai Makan MBG

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Febrie Adriansyah Didakwa Cuci Uang Lewat 29 Perusahaan

Febrie Adriansyah Didakwa Cuci Uang Lewat 29 Perusahaan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Cadangan Pesangon di UU Ketenagakerjaan Bikin Buruh Cemas, Penasihat Prabowo: Belum Jelas!

Cadangan Pesangon di UU Ketenagakerjaan Bikin Buruh Cemas, Penasihat Prabowo: Belum Jelas!

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Bank Danamon dan MUFG Bergabung, Pakai Nama Baru

Bank Danamon dan MUFG Bergabung, Pakai Nama Baru

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Review Film It Ends: Sajian Sensasi Horor Psikologis yang Bikin Merinding!

Review Film It Ends: Sajian Sensasi Horor Psikologis yang Bikin Merinding!

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir & Syukur Kepada 1.232 Anak Binaan

Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir & Syukur Kepada 1.232 Anak Binaan

Jakarta | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Endingnya Jualan Kelas: Saat Netizen Lelah Jadi Target Pasar Influencer

Endingnya Jualan Kelas: Saat Netizen Lelah Jadi Target Pasar Influencer

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×